http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2010080608562616
Jum'at, 6 Agustus 2010
BURAS
Korupsi Naik Dua Kali Lipat!
"ICW-Indonesia Corruption Watch-mengungkap, korupsi pada semester pertama
2010 meningkat dua kali lipat dari periode sama 2009! (Kompas, [4-8])," ujar
Umar. "Rekor tertinggi korupsi pada sektor keuangan daerah, terkait dengan dana
APBD!"
"Kenyataan pahit itu menunjukkan pengelolaan negara ini semakin buruk!"
sambut Amir. "Laju pemburukan terjadi bukan kepalang, dalam satu tahun bisa
mencapai 100 persen!"
"Jika korupsi naik, tentu kinerja memberantasnya merosot!" tegas Umar.
"Lebih parah lagi jika pada sisi pemberantasnya juga terjadi korupsi, seperti
jaringan mafia hukum yang terbongkar di tubuh kepolisian, kejaksaan, dan
pengadilan terakhir ini! Membersihkan lantai dengan sapu kotor, lantai jadi
tambah kotor! Itu salah satu penyebab laju peningkatan korupsi bisa begitu
pesat!"
"Penyebab kedua mungkin karena pemberantasan korupsi juga dilakukan
secara simbolis!" timpal Amir. "Contohnya ketika Tim Anti-Mafia Hukum dari
lembaga Kepresidenan sidak ke Rutan Pondok Bambu dan menemukan "istana"
terpidana dalam penjara, tim itu bukan memproses hukum secara formal aparat
yang terlibat, tapi menyerahkan kasusnya pada menteri terkait untuk
diselesaikan secara internal! Jadi, penindakan cuma simbolis!"
"Lebih parah lagi penyebabnya adalah pembiaran terhadap indikasi korupsi!
Contohnya di balik ledakan beruntun tabung gas yang menelan banyak korban jiwa,
ada sembilan juta tabung gas dan perantinya dipasok tak sesuai dengan kualitas
yang dibayar dengan uang negara!" tegas Umar. "Pemerintah menarik kembali
sembilan juta tabung dan perantinya itu, tanpa mencari siapa yang bertanggung
jawab atas kerugian negara dalam pengadaan tabung yang ditarik dan harus
diganti dengan kualitas standar itu! Tak ada kontraktor, subkontraktor, atau
pejabat yang menanganinya diproses hukum! Pembiaran atas masalah yang potensial
korupsi itu bisa membuat tindakan penyimpangan sejenis menjadi hal biasa!"
"Dan banyak faktor lainnya, seperti pelemahan KPK, perpecahan di tim
antimafia hukum, yang secara komprehensif menjadi paduan kekuatan memacu laju
pemburukan usaha pemberantasan korupsi!" timpal Amir. "Karena itu, jika semua
faktor pelemah pemberantasan korupsi itu tak dibereskan satu per satu, laju
peningkatan korupsi bisa terus semakin pesat! Celakanya, pihak yang berwenang
membereskan masalah itu tak terlihat berusaha ke arah sana! Sebaliknya, malah
beretorika usaha memberantas korupsi telah maksimal dan sukses!"
H. Bambang Eka Wijaya
<<bening.gif>>
<<buras.jpg>>
