Refleksi : Mengapa harus diawasi? Apakah dianggap  yang merayakan adalah 
orang-orang sinting yang tidak tahu aturan?   

Di Dubai, Oman di Mesir saya lihat tidak ada ormas-ormas dan polisi mengawasi 
hiburan malam. Polisi patroli seperti biasa.

http://www.suarapembaruan.com/index.php?modul=news&detail=true&id=22650

2010-08-07

Menyambut Ramadan 1431 H Aparat Keamanan dan Ormas Mengawasi Hiburan Malam 


Dok SP
Djoko Suyanto

[BOGOR] Aparat keamanan dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) akan 
melakukan pengawasan hiburan malam pada saat bulan puasa. Namun, bukan berarti 
ormas bisa bertindak sendiri-sendiri. "Ada aturan yang harus dipatuhi sesuai 
dengan kesepakatan yang sudah diambil," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto 
seusai rapat kerja pemerintah di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/8).Namun, 
sambung Djoko, ormas dilibatkan sepanjang tidak mengganggu, seperti bertindak 
merugikan masyarakat banyak, tidak menghakimi sendiri, serta berbuat kerusakan. 
"Pengawasan harus dilakukan bersama-sama, misalnya ormas bersama kepolisian 
atau dengan Satpol PP," katanya.


Tentang wacana pembubaran ormas tertentu, yang selama ini dinilai bertindak 
seenaknya, Menurut Djoko, pembubaran tidak menyelesaikan masalah. "Jika 
dibubarkan, bisa saja mereka membentuk ormas baru, sifatnya serupa, tapi hanya 
ganti nama saja. Perbuatannya pun bisa tetap sama," katanya.Yang penting kata 
Djoko, perlu dilakukan pendekatan. "Sebaiknya, dibuat aturan agar tindakan 
melawan hukum, seperti berbuat onar dan anarki, harus ditindak. Siapa pun 
pelakunya, baik ormas, orpol, maupun pihak mana pun tetap harus ditindak. 
Aparat penegak hukum, seperti kepolisian bersama masyarakat, harus mencegah 
tindakan mereka yang anarki dan main hakim sendiri," tutur Djoko. [D-12]




Kirim email ke