Refleksi : Barangkali perlu dipikirkan agar supaya listrik Jakarta harus tetap aman, maka apakah tidak sebaiknya MUI keluarkan keputusan untuk Ramadhan istimewa extra sepanjang tahun khusus di Jakarta, sebab di Jakrata berdiam SBY dan konco-konco penguasa serta elit lainnya.
http://tekno.kompas.com/read/2010/08/09/17352117/PLN.Ramadhan..Listrik.Jakarta.Aman PLN: Ramadhan, Listrik Jakarta Aman Senin, 9 Agustus 2010 | 17:35 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Ramadhan, PT PLN Distribusi Jaya dan Tangerang menjamin amannya pasokan listrik di Jakarta dan sekitarnya. Hal ini disampaikan langsung oleh General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy di sela keterangan pers Kartu KiAR di Hotel Four Season, Senin (9/8/2010). "Masalah pasokan di bulan Ramadhan, dari data yang ada memang cukup," tuturnya. Menurut Purnomo, kondisi Jakarta berbeda dengan kota-kota lain yang beban puncaknya berada di malam hari. Beban puncak Jakarta terjadi pada siang hari. Pada siang hari, daya maksimalnya mencapai 5.500 megawatt, sementara malam hari hanya mencapai 4.900 megawatt. "Jadi kalau malam ada sesuatu, kami masih sanggup mengatasinya,tapi kecuali kemarin kalau seperti di Muara Karang, memang agak sulit ya. Jadi sampai malam. Pasokan listrik pada malam hari selama bulan Ramadhan, Insya Allah cukup," tegasnya. ++++ http://www.jakartacitydirectory.com/news/item/pln-lampung-no-jamin-power-during-ramadan- Wednesday, 04 August 2010 17:59 PLN Lampung Tak Jamin Listrik Selama Ramadhan BANDARLAMPUNG, JCDnews - PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Lampung tidak menjamin ketersediaan listrik aman selama bulan Ramadhan 1431 Hijriah. "Kondisi kelistrikan Lampung saat ini masih mengalami defisit," kata General Manager PT PLN Wilayah Lampung I Gusti Agung Suteja di Bandarlampung, Rabu (04/08). Ia menyebutkan, rata-rata beban puncak harian yang terjadi pada pukul 17.00-22.00 WIB mencapai 456 MegaWatt (MW). Sementara, kondisi rata-rata pasokan daya dari pembangkit listrik lokal yang ada di Lampung maupun transfer energi melalui sistem interkoneksi Sumatera bagian Selatan 480 MW. Pasokan daya listrik sebanyak 480 MW itu rinciannya yakni daya mampu pembangkit lokal sebesar 320 MW yang dipasok dari PLTU unit 3 dan 4, PLTA Way Besai, PLTA Batu Tegi dan PLTD tersebar dan transfer energi sistem interkoneksi Sumbagsel 160 MW. Untuk menghadapi puasa, lanjutnya, PLN wilayah Lampung menyatakan kondisi waspada. "Jika terjadi gangguan di pembangkit besar atau gangguan jaringan sistem interkoneksi maka pemadaman bergilir tidak dapat dihindari," kata I Gusti. General Manager PLN wilayah Lampung itu menjelaskan, pemadaman bergilir juga bisa terjadi karena gangguan alam, misal jaringan tertimpa pohon, tanah longsor dan lain-lain. Untuk mengantisipasi pemadaman listik bergilir selama puasa, I Gusti meminta masyarakat untuk melakukan penghematan minimal mematikan dua lampu yang tidak terpakai untuk menjaga sistem kelistrikan Lampung. Pembangkit listrik di Provinsi Lampung sendiri terdapat di PLTU unit tiga dan empat di Tarahan, Lampung Selatan, hanya dapat menghasilkan daya listrik sebesar 200 megawatt (MW). Sementara pembangkit listrik lainnya yakni PLTA sebanyak empat unit berkapasitas 119,60 megawatt, dan PLTD satu unit dengan kapasitas 21,35 MW. Totalnya, daya terpasang seluruh pembangkit listrik di Lampung sebesar 320-an MW, sementara beban puncak 456 MW. Jakartacitydirectory.com (Ddy/Ant) ++++ http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2010/04/22/brk,20100422-242450,id.html Listrik Jawa Aman Sampai 2016 Kamis, 22 April 2010 | 14:46 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan menjanjikan pasokan listrik untuk Pulau Jawa aman sampai enam tahun ke depan. Alasannya, proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt tahap satu dijadwalkan sudah selesai pada 2014. Tahun lalu pembangkit listrik yang telah selesai dikerjakan sebesar 300 megawatt. Tahun ini dijadwalkan pembangkit berdaya 3.200 megawatt selesai dikerjakan, yaitu pembangkit Rembang, Indramayu, Suralaya 8, dan Paiton. sisanya sebesar 6.500 diharapkan kelar dalam kurun waktu 2011-2014. "Karena itu hingga 2016 tidak ada masalah pasokan listrik di Pulau Jawa," ujar Dahlan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Energi dan Sumber Daya Mineral Dewan Perwakilan Rakyat di gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/4). Untuk Pulau Jawa, krisis listrik telah berakhir 1 Maret lalu. Adapun di Bali byar-pet berakhir 30 Maret lalu. Untuk krisis listrik di daerah lain dijadwalkan berakhir hingga 30 Juni nanti. Krisis listrik di Kalimantan dan Sumatera direncankan selesai 30 Mei. Sementara Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat usai pada 30 Juni mendatang. Dahlan menegaskan, pemadaman listrik yang disebabkan oleh kurangnya pasokan, tidak bakal terjadi. "Untuk pasokan sudah aman, bila masih ada listrik mati di satu-dua tempat, penyebabnya lebih sederhana," katanya. RATNANING ASIH
