Refleksi :
SBY adalah presiden semua warganegra, seperti Fauzi Bowo gubernur semua warga,
sahabat FPI. Tidak ada beda antara kedua pemuka ini, bukankah mereka adalah
penjaga kerukunan kaum beragama?
http://megapolitan.kompas.com/read/2010/08/09/22453936/Fauzi.Bowo.Saya.Gubernur.Semua.Warga
Fauzi Bowo: Saya Gubernur Semua Warga
Senin, 9 Agustus 2010 | 22:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia, banyak orang
dari seluruh pelosok tanah air datang ke Jakarta untuk mengadu nasib dengan
harapan terjadi perbaikan hidup. Semua kelompok tanpa pandang bulu diakomodir
dengan tujuan menjaga tumbuh suburnya pluralisme.
"
Tugas saya adalah menjaga kerukunan beragama di kota ini. "
-- Gubernur Fauzi Bowo
"Di Jakarta-lah berbagai kebudayaan, agama, sosial, dan politik bertemu dan
hidup dalam satu daerah. Tidak ada kota lain di Indonesia dengan kemajemukan
seperti yang dijumpai di Jakarta. Karena itulah, ketentraman dan kestabilan
multikultural ini perlu dijaga keseimbangannya," ujar Fauzi Bowo, Gubernur DKI
Jakarta, Senin (9/8/2010).
Oleh karena itu Fauzi Bowo pun membantah keras jika ada tudingan yang menilai
Pemprov DKI Jakarta tidak menjaga pluralisme yang dimiliki Kota Jakarta.
Menurutnya, justru salah satu fungsi dan peranan Pemprov DKI Jakarta adalah
menjaga kehidupan pluralisme itu dengan cara mendengarkan pendapat semua
warganya. "Saya sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah gubernur semua warga. Tugas
saya adalah menjaga kerukunan beragama di kota ini," ujarnya.
Dia pun mengingatkan, Bhinneka Tunggal Ika merupakan warisan dari para pendiri
bangsa yang nilainya harus dijunjung tinggi. Tidak ada satu pihak pun yang akan
dianakemaskan dengan mengesampingkan pihak lain.
Untuk itu, Bang Fauzi, sapaan akrabnya mengingatkan, kepada siapa saja yang
berniat menciptakan kekisruhan dan membuat Jakarta resah, akan ditindak sesuai
hukum yang berlaku. "Saya ingatkan, mereka yang berniat untuk menciptakan
kekisruhan dan membuat Jakarta resah, akan saya kejar mereka dan akan saya
serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses hukum lebih lanjut,"
tegasnya.