http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/metropolitan/10/08/21/131231-perampokan-dengan-senjata-api-marak-patroli-diperketat
Senjata Api Marak, Patroli Diperketat
Sabtu, 21 Agustus 2010, 19:17 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sepanjang bulan Agustus 2010, ibu kota Jakarta
diguncang aksi kejahatan bersenjata. Sedikitnya, telah terjadi enam peristiwa
kejahatan yang menggunakan media aksi senjata api dan senapan angin. Peristiwa
terbesar terjadi pada Jum'at (6/8) lalu, saat kawanan perampok bersenjata api
beraksi di tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan. Dari
aksinya ini pelaku berhasil menggondol perhiasan emas dengan berat total
sekitar 6 kilogram.
Terkait dengan maraknya aksi kejahatan bersenjata api (bersenpi), Polda Metro
Jaya menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di sejumlah titik di
Jakarta. "Operasi akan difokuskan untuk pengamanan wilayah. Beberapa petugas
dari satuan Pegamanan Kota (Samapta) dengan dibantu Brimob akan berpatroli,"
kata Kabid Humas Polda Mero Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar ketika dihubungi
Republika, Sabtu (21/8).
Selain operasi keamanan wilayah, polisi, ujarnya, akan mengusut kasus kejahatan
bersenpi yang marak terjadi sepanjang bulan ini. Fokus penyelidikan polisi
terletak pada kepemilikan senjata serta tindak kejahatan yang dilakukan. "Kita
akan teliti dari mana senjata itu didapat. Umumnya, para pelaku kejahatan
bersenpi mendapatkan senjata dari pasar gelap," ujarnya. Dia membantah, pistol
yang umumnya beredar di tangan pelaku kejahatan merupakan senjata organik--yang
biasanya dimiliki anggota Polri/T