WAhai segenap warga pemukiman, bersatulah. Bila akses internet mulai terasa mahal karena kenaikan harga pulsa telepon, cara gotong rotong barang kali akan bisa menurunkan biaya akses internet tersebut. Di komplek pemukiman anda barangkali sudah berlangsung gotong royong untuk menggunakan antena parabola secara bersama-sama. Setiap rumah yang mau bergabung, tinggal menarik kabel dari lokasi parabola tersebut. Selanjutnya tinggal dibayar iuran bulanannya. Ide yang sama juga bisa berlaku untuk akses internet. Warga sebuah pemukiman bisa bergotong royong membeli bandwidth langsund dari satelite. Kemudian mereka yang berminat bergabung, tinggal menarik kabel jaringan ke lokasi antena parabola penerima bandwidth tersebut. Seperti halnya BCA memasang ATM yang terkoneksi dengan menggunakan VSAT, maka kira-kira demikian jugalah akses kita ke internet secara gotong royong. Bahkan ada keuntungan lain lagi yang muncul. Akses gotong royong tersebut telah membentuk jaringan komputer di pemukiman itu. Maka komunikasi antar warga pemukiman bisa menjadi lebih lancar melelui jaringan komputer. Dapatkah anda membayangkan sebuah pemukiman yang terkoneksi oleh jaringan komputer? Banyak hal yang bisa dilakukan. Misalnya undangan rapat RT dapat dikirim via pop-up message Windows atau menggunakan e-mail. Bahkan bisa juga di lingkungan pemukiman tersebut dibentuk intranet, situs Web lokal, dan sebagainya. Saya bayangkan, gengsi sebuah pemukiman akan terdongkrak apabila disalah satu rumah atau ruko terpampang tulisan : Internet Access Center Bagi para pengusaha yang berhidung tajam tentunya ini merupakan kesempatan emas yang patut dienduskan. Buat proposal, dan tawarkan ke pemukiman-pemukiman. Dari pada mengakses internet melalui jalur telepon, tentunya akan lebih memuaskan melalui jaringan komputer langsung. Investasi untuk ini memang lumayan juga. Paling tidak mirip dengan sebuah ISP begitu. Mesti disediakan komputer server, router, transceiver antena, dan kabel jaringan. Tidak lupa juga keperluan IP Address. Situasi akan menjadi lebih baik apabila lokasi pemukiman tersebut berdekatan dengan prusahaan penyedia bandwidth (network provider). Sebab kita tidak perlu repot memasang antena parabola. Tinggal tarik kabel jaringan saja langsung. Dengan bergotong royong menyediakan jaringan akses internet di pemukiman ini, mungkin kita tidak perlu risau lagi kalau tagihan telepon akan mebengkak. Silahkan bikin proyek percontohan ini...dan dulu sempat populer dengan nama Internet RT RW
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = Tahukah Anda? Bahwa ada Cewek Bandung yg usianya baru 25 thn tetapi penghasilannya sdh $10,000 Per Bulan hanya dari Internet. Ikuti kiat suksesnya di http://www.PensiunYuk.com = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term' [Non-text portions of this message have been removed] o> Stop LANGGANAN >> [EMAIL PROTECTED] o> WEB >> http://www.egroups.com/group/clipper-indonesia o> FILE Arsip >> http://www.egroups.com/files/clipper-indonesia o> MAIL Arsip >> http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED] --<Dimohon untuk tidak menggunakan format HTML>--- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/clipper-indonesia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
