Menambahi penjelasan sodara ainul agar sodara irwan yang hanya sekilas mengetahui permasalahan bisa mengerti....
Software BPR yang digunakan saat ini memang berbasis Delphi, tapi akan dimigrasikan ke Kylix yang nantinya berbasis Open Source.....tau kylix kan?? Penggunaan software yang berbasis delphi sebenarnya dikarenakan desakan dari BI agar BPR mulai menggunakan sistem komputerisasi dalam operasionalnya...... karena software yang di delphi maupun di kylix nanti hanya berbeda platform OS, tapi dari segi proses bisnis dan alur program tetap sama, dan karena migrasi ke software berbasis kylix baru selesai pertengahan bulan 9 ini makanya BPR yang menjadi Pilot Project masih menggunakan Delphi dengan catatan akan diganti ke open source saat software siap.... Berhubung nantinya project pelatihan dan migrasi data yang berhubungan dengan software tersebut akan diserahkan sama orang medan (IGOS), maka instruktur tentu memerlukan software tersebut agar dapat dipelajari...sekali lagi, karena software berbasis open source yang menggunakan kylix belum siap dan karena BPR yang hendak mengadaptasi sistem tersebut sudah minta ditraining, terpaksa software yang berbasis delphi yang digunakan.........sayangnya sampai kepulangan pihak pengembang software ke Bandung, software yang diberikan masih dalam bentuk trial... saat ini software tersebut tidak dapat digunakan lagi karena masa trial sudah habis, dan memerlukan serial key agar dapat digunakan kembali dan dapat dipelajari..... kalau mau dicrack tentu bisa, tapi sungguh sangat tidak menghormati HAKI dari pengembang tersebut......Open Source sangat menghargai hak cipta.....so plesss, jangan langsung mengambil pandangan yang sesat seperti itu kalau belum mengerti latar belakang permasalahannya....terima kasih..... maju terus OPEN SOURCE.............
