2010/8/31 Muhfi Asbin Sagala <[email protected]> > On Tue, 2010-08-31 at 12:18 +0700, Eko Purwanto wrote: > > Yang paling maknyus itu jika kita lakukan paralel, sebenarnya biayanya > > gak banyak, cuma butuh ETOS. Cuma masih adakah ETOS buat penggiat > > Linux di Medan? hehhehe canda... > > > > Begini rencananya, silahkan di debat: > > 1. Roadshow Linux ke Sekolah dan Kampus materi-materi ringan. > > Ujung dari Roadshow ada 2 yakni : > > - Seminar Kapasitas 1000 peserta, undang tokoh dr jkt (ini perlu > > biaya) tapi aku pikir ini bisa kita lewati. > > - Buka Kelas belajar, bisa gunakan Broadband Learning Center, ada 24 > > unit. > > (based on true story with microsoft community case in Medan) > > - Persiapan membentuk Linux Club. > > No. 1 Sepakat! >
Btw, dimanakah kekurangannya, mengapa hingga hari ini kita masih begini terus? lemah sdm? atau lemah semangat? lemah meregenerasi? > > > 2. Pembentukan Divisi Business, apapun ceritanya ML (Medan Linux) > > butuh dana, ada divisi business yg ngurusi sisi bisnis, karena hasil > > dari kegiatan di atas adalah BISNIS. > > Saya kok kurang sepakat ya pak dengan Divisi Business di medanLinux. > Mungkin bisa dengan membuat Badan Usaha yang terpisah dari medanLinux. > Kemudian ada persen pendapatan yang kembali ke kas medanLinux. Bisa gag > kalo gitu pak? > > **jika saya tidak lupa** Dahulu kala, kita sempat membicarakan semacam ini, sampe ngumpulin tanda tangan pengurus & pendiri, kira2 ada info ttg badan/yayasan atau apalah namanya yang kemarin itu. **mari ashar dulu -- Media Solusi @ http://www.antarmedia.com System & Network Administration | Open Source Software | Online Media Placement
