Sekedar saran,

Bantulah tunangan kamu untuk :
1.Bersyukur 
Karena at least dia masih punya ayah dan ibu walaupun
kurang harmonis. Sebab berapa banyak di dunia ini anak
yatim piatu yang sangat mendambakan kehadiran orang
tua.

2.Berpikir positif
Yakinkan bahwa semua kesulitan pasti ada jalan
pemecahannya. Ada hikmah dibalik musibah. Kasus ini
bisa jadi pelajaran untuk kalian agar di masa
mendatang merencanakan hidup yang lebih baik, dan
tidak membuat kesalahan seperti orangtua tunangan
kamu. Yakinkan bahwa tidak selamanya hidup seperti
ini. Keadaan bisa berubah. 

3.Tetap berusaha
Bersedih dan berkeluh-kesah saja tak akan
menyelesaikan masalah. Harus ada action. Dalam hal ini
"KOMUNIKASI" adalah hal yang terpenting. Memang tidak
harus langsung tunangan kamu yang bicara sama
orangtuanya. Tapi menurut saya, tetap saja kata-kata
anak akan jauh lebih menyentuh perasaaan orangtua
daripada orang lain yang bicara. Kalau bisa, cobalah
support tunanganmu untuk mengumpulkan seluruh anggota
keluarganya dan memberanikan diri bicara secara lemah
lembut pada orangtuanya bahwa dia tidak mau melihat
kedua orangtua yang disayanginya bertengkar, bahwa dia
tidak mau punya keluarga yang hancur, bahwa dia ingin
punya keluarga yang utuh dan saling menyayangi dan
bekerjasama dalam menghadapi segala kesulitan. Siapa
tahu mereka akan tersentuh oleh kata-kata sang anak
INGAT ! hasil bukanlah hal utama. Yang penting adalah
"MENCOBA". Selama kita tak mau mencoba, maka jangan
berharap keajaiban datang begitu saja.

4.Jangan berhenti berdoa
Sekeras apapun usaha kita, yang menentukan adalah Sang
Maha Pencipta. Maka sambil berusaha, tetaplah berdo'a
mohon dikembalikan keutuhan keluarga, mohon diberi
petunjuk menuju kebaikan, minta hari esok yang lebih
baik dari hari ini dsb. Tidak semua do'a akan
dikabulkan dengan cepat, tapi jangan pernah berhenti
berdo'a, dan yakinlah bahwa DIA akan memberikan yang
terbaik untuk kalian. 

Semoga membantu
> 
> lucky_boy947 <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>   hiiii, sekrang hati gue lg ga enak ngapa-ngapain
> coz gue ada masalah. 
> Ortu tunangan gue berantem trus hny karena Bokapnya
> ga kerja. trus 
> tunangan gue suka nangis klo liat ortunya bertengkar
> udah itu tunangan 
> gue suka ngomong ama gue klo dia kasian ngeliat
> nyokapnya karena 
> kejadian tsb menjadi tekanan batin bagi nyokapnya.
> tunangan gue udah 
> ga kuat ngeliat ortunya tengkar trus. Selain itu
> tunangan gue sering 
> curhat ma gue. Gue ga bisa ngasih saran ma tunangan
> gue coz gue 
> sendiri punya banyak masalah. Gue pengen nolongin
> tunangan gue yg 
> sekarang perasaannya ga karuan karena tekanan batin
> yg dialaminya. Gue 
> ga bisa berada trus disisi tunangan gue coz gue
> kerja hny gue sering 
> telepon untuk meringankan beban yg di pikulnya dan
> gue selalu 
> menghiburnya walaupun itu lewat telepon. Sekarang yg
> ingin gur tanyain 
> gimana tindakan gue dalam menghadapi masalah
> keluarga tunangan gue? 
> sedangkan gue ga ingin tunangan gue maupun
> keluarganya berantakan coz 
> gue sangat menyayangi tunangan gue dan keluarganya.
> Please bantu gue 
> untuk mencari jalan keluarnya.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!




***TOO MEI LI TOO DANGEROUS*** 






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/curhat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke