Dear all,
Saya sebenarnya udah lam jadi member milis  cuma jarang kasih komen sih..jadi member pasif doang, untuk saran bagi mbak/mas eli (sori, nggak tau) menurut saya adalah percaya diri, saya punya teman yang yang nggak pintar2 amatlah, cuma percaya dirinya kadang terlalu tinggi, dalam wawancara sering kePDan gitu, cuma itu yang menjadi nilai plusnya, banyak perusahaan yang mencari orang yang sesuai dengan kualifikasinya namun sebagai persyaratan tambahan biasanya adalah mampu bekerja under pressure, bekerja tim, dan sebagainya, intinya kita memberi keyakinan kepada mereka bahwa kita mampu bekerja sesuai yang mereka inginkan, agak susah sih memang, tapi kalau berlatih saya pikir bisa. Bukankah mbak/mas eli sudah berkali wawancara? barangkali sudah menemukan "pola"wawancara itu sendiri

Mungkin itu saja pendapat saya, mungkin rekan yang lain bisa menambahkan

Regards,

HWS
On 4/19/06, Aa Gun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Berhubung belum ada yang reply, saya coba jawab sebatas pengetahuan saya ya.

Kalo diliat dari kasus kamu, kelihatannya kamu sudah bisa membuat surat lamaran yang bagus, makanya sering dipanggil untuk tes wawancara. Berarti masalah kamu cuma pada saat wawancara ya.

Gini, pada saat kamu melamar ke suatu perusahaan, usahakan sebelumnya kamu cari tahu dulu informasi tentang perusahaan itu secara garis besar. Dan lebih bagus lagi kalau kamu punya sedikit pengetahuan tentang posisi yang kamu lamar. Dengan begitu kamu akan lebih pede pada saat wawancara. Kemudian hal lain yang saya tahu, pewawancara biasanya menginginkan pelamar bersikap proaktif. Jadi jangan hanya sekedar menjawab singkat, apalagi hanya "ya" dan "tidak". Trus biasanya kamu harus tunjukkan hal yang meyakinkan pewawancara bahwa kamu adalah calon yang kompeten walaupun belum punya pengalaman kerja. Misalnya kamu pernah jadi ketua dalam suatu organisasi, berarti kamu mampu memimpin, dan sanggup bekerja secara team. Kemudian di akhir wawancara, usahakan bertanya pada pewawancara, dan berikan kesan bahwa kamu ingin tahu lebih banyak tentang perusahaan itu.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan berdasarkan pengalaman saya ya. Mudah2an yang lain ada yang mau menambahkan, atau mengoreksi kalau ada yang salah.

Jangan putus asa kalo kamu belum dapat kerja. Kalau gagal dalam suatu wawancara, kemungkinannya ada dua, mungkin usaha kamu kurang maksimal, atau mungkin pekerjaan itu tidak baik untuk kamu. Jangan berhenti berusaha dan berdo'a. Harapan akan selalu ada. Okeh ?

Brgds
Gun



On 4/15/06, eli kerja < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
Aku pendatang baru nih. Aku dah lulus kuliah n skrg lagi cari kerja. Tp aku dah sering banget ikutan tes wawancara kerja tapi gagal terus. Ada yab\ng bisa tolongin aku ngasih bocoran kiat sukses n mesti jwb gmn kalo ada wawancara kerja. Thnx


Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!



--
Regards,

Helvry Wilhem Sinaga

Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]





YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke