Buat Moderator, terima kasih ya.
  Semoga berguna buat rekan milis…..
   
    
   Hipnotis sama-dengan Mistik / Menggunakan Jin ?
  Hipnotis sama sekali bukan mistik. Hipnotis hanyalah peristiwa komunikasi 
biasa. Dasar bekerjanya adalah “kepercayaan”. Setiap manusia didalam merespon 
sebuah stimulus biasanya menggunakan 2 kombinasi reseptor yaitu nalar dan 
naluri. Situasi yang mungkin muncul adalah :
   
      
      Semakin singkat waktu yang tersedia maka persentasi porsi nalar yang 
digunakan semakin kecil. Misal pada waktu seseorang merespon bahaya kebakaran, 
maka respon nalurinya adalah lari, sementara nalar yang digunakan sangat kecil. 
Tetapi  pada waktu latihan kebakaran maka nalarnya mengatakan ini hanya sebuah 
latihan, sehingga instingnya gantian yang tidak bekerja.  
      Semakin “dikenal” sumber stimulus-nya maka semakin kecil nalar yang akan 
digunakan. Contoh : pada waktu kita mendatangi seorang dokter  maka kita tidak 
pernah menanyakan bukti lulus dokternya. Padahal jika yang menggunakan jas 
putih dokter dan stetoskopnya adalah asistennya, kita akan tetap percaya bahwa 
orang yang didepan kita adalah seorang dokter.  
      Semakin “superior” sumber stimulusnya semakin kecil nalar yang digunakan. 
Contoh : Jika atasan melakukan kesalahan disebut kebijaksanaan, namun jika yang 
melakukan kesalah adalah bawahan maka disebut sebagai kebodohan.

   
  Seseorang yang sudah berada dibawah pengaruh hypnosis biasanya sudah terjebak 
pada suatu alur mental, bentuknya bisa rasa takut, tidak berdaya, terpesona, 
terkesima, terkagum kagum, percaya, dsb. Jadi apa yang ditampilkan di TV 
sebetulnya suatu keadaan dimana seseorang sudah terperangkap dalam suatu alur 
mental tertentu. Contoh, kita tidak pernah berani menegur mertua walaupun belum 
tentu mertua benar. Atau semua yang dikatakan guru dianggap selalu benar. 
Seorang pemimpin agama pasti tidak akan berbohong dsb. Seseorang sulit 
menghentikan kebiasaan merokok waktu terjebak pada suatu nilai, dengan merokok 
pikirannya menjadi lebih rileks.
   
    
   Hipnotis menggunakan Mantera / Jimat ?
  Pada waktu proses hypnosis berlangsung, memang ada penghipnotis yang 
menggunakan alat alat tertentu tetapi fungsinya hanya sebagai alat bantu. 
Walaupun tidak menggunakan alat bantu tersebut  hipnotis tetap dapat 
berlangsung demikian pula halnya dengan mantera, symbol dsb. Alat alat tsb. 
berguna al. untuk 
      
      Membantu memusatkan perhatian. Agar pada satu waktu hanya ada satu 
perhatian. Contoh : Bandul, Jari telunjuk, Cahaya lilin, Spiral hypnosis dsb.  
      Sebagai “anchor” atau cantolan mental. Bawah sadar lebih mudah 
memvisualisasikan sesuatu yang konkrit seperti warna, benda, symbol, kata kata 
dsb. Sehingga sesuatu nilai yang diinginkan lebih mudah difahami bawah sadar 
jika dihubungkan dengan “citra” tertentu. Dengan demikian kita bisa menggunakan 
alat apapun, kata kata apapun, symbol apapun untuk menjadi cantolan. Bisa 
sepatu, nama benda, keris, abrakadabra, sim salabim, logo, isim, pesawat 
terbang, kursi, warna karpet, gerakan dsb. Jadi benda benda itu semua sama 
sekali tidak memiliki kesaktian apapun. Maka beruntunglah orang yang tidak 
melakukan syirik.

   
    
   Hipnotis perlu Puasa ?
  “Laku” ataupun “Puasa” yang biasa dilakukan oleh petapa petapa jaman dulu 
untuk mendapatkan kesaktian adalah bentuk lain “latihan mempraktekkan hypnosis” 
sesering mungkin. Semua itu hanyalah sarana agar sipelaku mendapatkan keyakinan 
yang haqul yakin bahwa dia dapat melakukan sesuatu seperti yang dia inginkan. 
Keyakinan tsb. dalam istilah hypnosis biasa disebut “klik mental”. Seseorang 
yang telah mampu mengendalikan dirinya akan dengan mudah menemukan “klik 
mental” seorang suyet ataupun dirinya.
   
    
   Hipnotis berbeda dengan Gendam
  Sebetulnya “sami mawon”. Kalau berbeda tentu hasilnya berbeda. Yang 
membedakannya adalah “tujuan” penggunaan. Gendam banyak digunakan untuk tujuan 
kejahatan. Gendam dalam ilmu hypnosis biasa disebut dengan “stage hypnosis” 
seperti yang sering dipakai dalam seni pertunjukan. Efek yang dimanfaatkan 
adalah efek shock. Seseorang jika dalam keadaan shock / bingung biasanya 
gelombang otaknya menjadi terganggu. Dalam hitungan detik, jika ada seseorang 
yang memandu, maka perintahnya akan serta merta diikuti. Akan tetapi stage 
hypnosis biasanya hanya efektif diawal, dan berikutnya suyet menjadi lebih 
waspada.
   

Isywara Mahendratto

Blog : http://servocenter.blog.com/

Milis : http://groups.yahoo.com/group/TamanBintang/

 

 
   

 __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one�click away.� Make Yahoo! your home page�now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/hGu1lB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/curhat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke