BAGUS SEKALI --- retny22 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yang terindah ...... > > Message: Seorang ayah membeli beberapa gulung kertas > kado. > Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta > satu gulung. > > "Untuk apa?" tanya sang ayah. > "Untuk kado, mau kasih hadiah." jawab si kecil. > "Jangan dibuang-buang ya!" pesan si ayah, sambil > memberikan satu gulungan kecil. > > Pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan > ayahnya, > "Pa, Pa... Ada hadiah untuk Papa." > Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun > belum melek, menjawab, > "Sudahlah nanti saja." Tetapi si kecil pantang > menyerah, > "Pa, Pa, bangun Pa sudah siang." > "Ah, kamu gimana sih? Pagi-pagi sudah bangunin papa. > " Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan > kepada anaknya. > > "Hadiah apa nih?" tanya si ayah. > "Hadiah untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang." > jawab si kecil. > Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. > Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak KOSONG. > Tidak berisi apa pun juga. > > "Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. > Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?" > Si kecil menjawab, "Nggak Pa, nggak kosong. > Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk > Papa." > > Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. > Dipeluknya, diciumnya. > "Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah > ini. > Papa akan selalu menyimpan boks ini. > Papa akan bawa ke kantor dan sekali- sekali kalau > perlu ciuman > Putri, Papa akan mengambil satu. > Nanti kalau kosong, diisi lagi ya!" > > *** > > Boks kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak > berisi, tidak > memiliki > nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki > nilai yang begitu > tinggi. > Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat > tinggi di mata sang > ayah, > di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai > apapun. > Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. > Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang > lain. > Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap > kosong oleh orang lain. > > Kosong dan penuh, dua-duanya merupakan produk dari > "pikiran" kita. > Sebagaimana kita memandangi hidup, > Demikianlah kehidupan kita. Hidup menjadi > berarti, bermakna, karena kita memberikan arti > kepadanya, > memberikan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak > memberikan > makna, tidak memberikan arti, maka hidup ini ibarat > lembaran kertas > yang > kosong. > > > > Milis Curhat The Friendliest Way ... [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/curhat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

