Dear Dian,

Orang tua tidak selalu benar tapi juga tidak selalu salah. Makanya bicarakan
baik2 sama orang tua dan dengarkan dulu keinginan mereka. Jalankan apa yang
bisa diterima, dan diskusikan apa yang tidak bisa diterima. Bicara dengan
orang tua harus lemah lembut dan sopan santun. Cobalah memberikan penjelasan
yang bisa diterima oleh mereka. Tidak ada jaminan bahwa menikah dengan yang
mapan itu akan membuat hidup bahagia. Kebahagiaan hidup tidak ditentukan
oleh materi belaka. Punya menantu yang mapan dan sukses dalam karir, belum
tentu menjamin sukses dalam rumah tangga.

Menikah itu mendatangkan rejeki, jangan berpikir bahwa hidup akan susah
karena menikah. Sudah banyak terbukti orang yang dulunya susah, begitu
menikah rejekinya pun mengalir. Dan perlu diingat, rejeki itu "Tidak identik
dengan UANG".

Secara ekstrim bisa dibilang begini : kalau memang kita sudah ditakdirkan
untuk hidup senang, maka walaupun menikah dengan orang yang susah, ke
sananya Insyaallah kita akan senang. Sebaliknya, kalau kita ditakdirkan
untuk hidup susah, maka walaupun menikah dengan yang mapan, ke sananya kita
akan susah.

Tapi jangan jadikan itu patokan yah, soalnya takdir itu bisa dirubah,
kecuali takdir kematian tentunya. "Sesungguhnya Allah tak akan mengubah
nasib suatu kaum kecuali jika kaum itu mengubah nasibnya sendiri". Ini juga
ada hubungannya dengan kamu. Kalau kamu merasa malas tanpa mau berusaha,
maka tak akan ada yang akan kamu dapatkan. Semua orang pada dasarnya punya
potensi. Tinggal dicari saja apa sebenarnya kelebihan kamu. Mungkin potensi
kamu bukan dalam soal kuliah, tapi di luar itu. Cobalah pelajari dan lakukan
hal2 yang tidak biasa kamu lakukan. Misalnya masak, bikin kue atau kerajinan
tangan dll. Siapa tahu di antara kegiatan2 itu ada yang kamu sukai dan
ternyata kamu berbakat untuk itu. Siapa tahu bisa dikembangkan jadi
wirausaha.

Ini cuma sekedar saran, bukan guide book untuk hidup kamu. Maaf kalau ada
kata2 yang salah dan menyinggung.

Brgds
Gun




On 7/8/06, diandian_aza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   dian di sini nih, sekarang aku mahasiswa masuk semester5 di UI,
> SEBENERNYA aku ngaku deh ga punya kemampuan, apa2 manja, ga bisa
> apa2 sendiri/tergantung banget deh sama orang lain, ga pinter, ga
> rajin, ip pas2an, kuliah juga males2an kalo ga di doroong sama cowok
> ku. pemalas sih iya banget deh! aku punya cowok anak UI juga dia
> lumayan pinter gitu. rencana2 nya sih abis lulus kita b2 mau
> ngeyakinin orang tua masing2 untuk ke jenjang yang lebih serius!
> tapi orang tua cowok ku pingin punya menantu yang ga ngebabanin
> alias mandiri n suxes gitchuh! wah repot deh padahal kan ku ga punya
> keahlian apa2 sama sekali, kuliah juga sebenernya cuma untuk syarat
> aja, cita2 ku dari dulu cuma ingin jadi ibu rumah tangga yang
> mengabdi ke suami hek hek,,, dangkal banget yach! ,,, cowok ku sih
> baik banget dia juga ngertiin aku tapi dia tu terlalu nurut sama
> ortu, aku takut dia berubah pikiran cari cewek yang madiri dan suxes
> seperti yang diharapkan ortu nya! jujurnya aku udah hampir 2 taun
> pacaran sama dia n dia itu juga My first Love, pasti berat banget
> deh kalo harus lepas dari dia yang begitu pengertian! aku tau kita
> berdua saling sayang tapi kenapa sih orang tua suka ikut campur aja!
> sebel,,kalo yang ga di harepin itu terjadi aku pasti syok syok n
> syok beraaaaaaaat dddech... aku harus gimana dong sobat????
>
>  
>



-- 

*** Too Mei Li Too Dangerous ***


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/hGu1lB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/curhat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke