Jadi meski jadi cowok ya.. ada aturannya. meski cowok diciptakan untuk menjadi pemimpin dalam rumah tangga tapi bukan berarti segala sesuatu (termasuk keputusan berpoligami) menjadi hak tunggalnya.
Bukan perkara mudah berpoligami itu. Karena tanpa berpoligami pun, seorang lelaki akan mempertanggungjawabkan perbuatan empat orang yaitu ; perbuatan istrinya, ibunya, saudara kandung perempuannya, dan anak perempuannya. Jadi kalau dia seorang lelaki berpoligami 2 maka dia bertanggungjawab terhadap perbuatan 5 orang dan seterusnya..
Walaupun begitu, Anda jangan tersesat dengan wacana "poliandri". Karena meski seorang wanita dipertanggungjawabi oleh empat orang yaitu ; oleh suaminya, ayahnya, saudara kandung laki2nya dan anak laki2nya... itu bukan berarti bahwa semakin banyak yang bertanggungjawab terhadap perbuatan Anda justru akan semakin me-'nyaman'-kan Anda. Karena jika Anda berpoliandri itu berarti bahwa Anda mengambil hak orang (perempuan) lain untuk mendapatkan suami.. padahal Anda tahu sendiri jumlah lelaki dan perempuan di akhir jaman seperti sekarang ini adalah 1Pria : 5Wanita. Padahal Anda tidak menginginkan suami Anda beristri lebih dari satu. Selain itu, Anda juga mungkin tahu kemana 4 orang perempuan yang tidak "kebagian" tadi akan (maaf) melampiaskan hasrat humanis mereka....
Anda juga jangan tersesat dengan wacana betapa malunya memiliki ayah beristri lebih dari satu. Karena wacana seperti itu adalah wacana yang busuk tebaran kaum hedonis barat... Wacana seperti itu sama saja dengan "memalukan punya orang tua beristri lebih dari satu" padahal nabi saw. (kecuali jika Anda non-muslim) beristri lebih dari satu. Yang ekstrimnya, "memalukan punya nabi beristri lebih dari satu".
Berpoligami juga tidak sembarangan begitu saja. Poligami bukan berarti merasai yang namanya setiap keperawanan. kalau kita perhatikan ketiga istri nabi adalah seorang janda bukan seorang gadis. Barulah istri ke4 beliau lah yang benar2 seorang gadis.
Jadi, kesimpulannya, kalau mencontoh sifat poligami nabi saw...
hanya satu istri yang benar2 seorang gadis dan sisanya adalah seorang janda.
Memiliki tujuan bukan untuk menghalalkan syahwat.
Mendapat izin dari istri yang sudah ada.
Dan perhatikan juga tanggung jawab yang wajib dipikul nantinya.
... setiap orang termasuk (Anda dan saya) jika ada yang tidak bisa ia dapatkan dari sesuatu itu.. kemungkinan besar dia akan mencari ke sesuatu yang lain. mengerti kan maksudku? Contoh kasus kecil.. jika Anda menikah pada usia 20 tahun lalu satu tahun kemudian ternyata suami Anda (misaaaalll) meninggal dunia padahal Anda belum memiliki anak dan butuh kasih sayang.. akankah Anda menjanda sampai akhir hidup Anda? Jika tidak, bukankah Anda sudah pernah mendapat kasih sayang dari suami itu..?
Suami Anda juga sama kira2... mungkin ada yang masih kurang dari Andanya... karena pada dasarnya wanita itu memiliki 4 perbedaan utama. Ada wanita yang pandai bersolek.. kedua, ada wanita yang pandai memasak.. ketiga, ada wanita yang mengurus RT... keempat, ada wanita yang pandai menyenangkan hati suaminya. Namun itu tidak menutup kemungkinan bahwa ada seorang wanita yang memiliki keempat2nya sekaligus. Nah, Anda termasuk yang mana? Apakah hanya salah satunya ataukan beberapa diantaranya ataukah kesemuanya? Introspeksi dirilah, apa yang menjadi kekurangan Anda..
Saran untuk thazya.. Jika ternyata Anda tidak memiliki semuanya.. maka cobalah untuk menggenapinya... jangan menyerah dengan semboyan "no body perfect" kalau ada cewek yang bisa keempat2nya, kenapa Anda bisa "tidak bisa" padahal sama2 ceweknya dan makan minum makanan dan minuman yang sama pula... iya kan?
Sekiranya itu sudah sempurna, akankah suami Anda akan berpaling? Contoh kasus keciiiiiil lagi... misal usia pernikahan Anda sampai tua akankah Anda menikah lagi saat Anda janda di usia 55 tahun? Padahal Anda sudah merasakan kasih sayang suami sejak usia 20 tahun?
... setiap orang termasuk (Anda dan saya) jika ada yang bisa ia dapatkan dari sesuatu itu.. tidak ada jaminan bahwa ia tidak akan mencari yang lain. Mengerti kan maksudku? Jika itu memang yang kita lakukan, maka sungguh betapa keterlaluannya kita... padahal Tuhan tidak menyukai orang yang berlebih2an...
Dan jika hal itu yang menimpa kita (kita yang dizhalimi), maka bersabarlah dan banyak2 berdoa untuk kebaikan dia dan kita.. karena Tuhan tidak akan pernah putus asa memberi petunjuk kepada hamba-Nya meski hamba-Nya itu tidak menginginkannya (petunjuk) sekalipun.
<!-- dari seseorang yang tidak tahu apa2 tentang kerasnya hidup, karena semua itu bergantung pada bagaimana cara kita memandang hidup itu sendiri -->
thazya_06 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
hai...aku mo curhat nih...juga pengen advis kalian smua...
aku tuh da punya suami duda branak 2. denganku punya anak 1 suamiku
pernah ninggalin aku beberapa tahun lalu karena wanita lain dan hidup
bersama wanita itu dan pny 2 anak. stelah itu ia kembali padaku karena
aku memaafkannya berharap dapat memperbaiki dan memberi kesempatan
saling intropeksi...selama kembali padaku, ia juga tidak putus bgt
saja dengan wanitanya karena alasannya ada anak. aku masih toleran.
yang pasti dia bilang sudah menceraikan wnt itu dan hanya ada tanggung
jawab anak. tapi setelah 2 tahun ini belum sempat aku bernafas lega
dan pulih menutup luka lama, karena selama 2 tahun itupun seolah
berbagi cinta. kini, ia minta poligami lagi dg wanita itu alias ingin
kembali pada wanita itu lagi. aku jelas gak sudi, tapi dia cuek saja
dan gak peduli aku mau marah atau minta cerai. dia justru menantangku.
aku jadi mikir ko ngelunjak banget sih, dikasi ati minta ampela...dulu
pernah menghianati lalu kumaafkan ketika meminta kembali karena dia
diusir perempuan itu setelah baik denganku sekarang ingin kembali lagi
dengan wanita itu...duhhhhhhhh aku bener2 stresssssss deh...
/*****************HADIY SUTRISNU*****************
Program Studi Sistem informasi
Fakultas Teknologi Informasi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business. __._,_.___
Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]
SPONSORED LINKS
| Call indonesia | Romance relationship | Hati |
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___

