halo...
   
  mau kasih sedikit komentar nih...
   
  aku pikir sebaiknya kamu harus lebih berpikir agak 'ekonomis'... bagaimanapun 
yang namanya cinta aja itu nggak cukup untuk membina suatu hubungan... nggak 
usah munafik deh, loe mau nggak pacaran cuma makan angin doank?.... bagaimana 
pun harus ada duit buat makan dan jalan2... 
   
  kalau aku sih, idih mana mau sama cowok kere... emangnya aku mau makan 
cintanya aja... nggak usah kaya banget2 deh.. paling enggak mencukupi dan 
enggak miskin2 banget.... jangan sampe deh malam mingguan cuma duduk dan 
ngobrol berduaan doank... ujung2nya kan malah bikin dosa... mending jalan2 dan 
nonton ke bioskop, jadi pacaran itu bisa lebih sehat...
   
  buat merry.... KAMU JANGAN MAU MAKAN CINTA DOANK... harus lebih REALISTIS... 
kalau kamu memang serius sama cowok kamu yang kere itu, berarti kamu harus 
tanggung segala resikonya... 
   
  kalau aku jadi kamu, aku lihat kira2 cowok itu punya masa depan yang jelas 
nggak?... kalau hidupnya masih kere dan luntang-lantung... idih, gue nggak 
perlu berpikir dua kali untuk menendang pantat burik cowok itu keluar dari 
kehidupan gue...
   
   
  

merry <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
temen2, thank you yah atas semua pendapat dan sarannya..
emang mungkin aku terlalu mudah percaya sama omongan orang ketiga..
harusnya aku tanyain langsung ke cowokku.. tapi aku takut dia tersinggung kalo 
aku tanya langsung
kadang aku juga suka kasihan sama dia, makanya kalo lagi di rumahku aku kasih 
makan banyak2 lalu aku bawain makanan, buah, ato cemilan buat dia di kostnya
yah.. aku emang harus lebih memahami keadaanya ya

merry

  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

         

 
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.

Kirim email ke