Buat penulis email ini....
Saya tau email kamu ini akan banyak mendapatkan tanggapan pro dan kontra,
lebih lagi di negara kita ini tidak banyak yang bisa dan mau menerima hal-hal
nyata yang ada disekitarnya, mulai dari hal menghujat ortu dan keluarga,
mengakui bahwa kamu punya kelainan menyukai sesama jenis atau bagaimana..
Menurut saya cukup bagus kalau kamu bisa intropeksi diri lagi, menata hidup
dan tujuan hidupmu lagi dengan lebih baik. Mungkin kamu perlu mendekatkan diri
pada Tuhanmu dengan kesadaran dan rasa syukur akan nikmat yang telah Dia
berikan, mulai dari badan sehatmu, pekerjaanmu yang menghasilkan...itu penting
lho, mengenai keluargamu, kamu sudah dewasa untuk mandiri dan berani untuk
mengatakan "tidak" bila bertentangan dengan hati nuranimu, contohnya ketika
mereka meminta uang padamu, gajimu, lebih baik kamu berikan pekerjaan, atau
"kail" daripada uang secara langsung, contoh, beri saja toko kecil buat
berjualan atau apa yang kiranya kamu mampu..dan itu jadikan yang terakhir,
ingat, kamu hidup untuk masa depan, kamu yang menentukan hidup kamu
sendiri...aya yakin kamu sanggup, sesanggup kamu menghujat
mereka...dewasalah...Saya doakan semoga kamu bisa keluar dari masalah kamu
dengan baik. Pecahkan dengan kepala dingin...Saya tau perasaanmu karena saya
juga pernah mengalaminya.
NB: buat yang lainnya, ini kan tempat curhat, jadi dewasalah dalam
menganggapinya.
Regards,
Rinda P.
saphi_pera <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
entah kenapa... aku jadi benci banget sama ortu ku, terutama sama
ayah ku... mereka itu matre banget... (maaf, aku sampe
bilang 'anjing' untuk mengekspresikan kekesalanku sama mereka
berdua)...
aku ini bisa dibilang sakit jiwa... aku bingung, aku ini homoseksual
atau biseksual... namun aku merasa lebih cenderung ke homoseksual...
namun aku simpan rahasia ini serapat-rapatnya hingga aku mati...
dari awal aku ingin meninggalkan rumah, orang tuaku, dan seluruh
keluargaku untuk selamanya... aku ingin hidup mandiri... karena aku
nggak ingin mereka kecewa karena aku ini seorang biseksual... aku
nggak mau menikah dan aku nggak mau punya anak... aku hanya ingin
hidup untuk diriku sendiri... untuk itu aku kerja keras untuk
memenuhi kebutuhanku sendiri...
sejak aku mendapatkan pekerjaan yang cukup mapan dan gaji yang
lumayan... aku jadi seperti diperas sama orangtua ku (memang dasar
anjing mereka, padahal selama ini mereka nggak pernah membuatku
bahagia, aku sebagai anak selalu berusaha tau diri... tapi mereka
sama aku... nggak tahu diri... MEMANG DASAR ORANG TUA ANJING!!...)...
Apa-apa aku yang harus bayarin... padahal aku kerja banting tulang,
belum sekalipun aku menikmati hasil keringat ku... aku terlalu royal
sama orang tua ku, jadi mereka kelewatan sama aku... gajiku diminta
mereka, THR ku diminta mereka... pesangonku diminta mereka... memang
dasar orang tua anjing... kalau saat ini mereka tiba-tiba dipanggil
tuhan... atau mati... jujur2 aja aku nggak sedih2 banget... karena
mereka tidak sedikitpun meninggalkan kenangan manis padaku sebagai
orang tua... jadi kalaupun mereka mati, tinggal inget2 aja waktu
mereka kasar dan mengecewakanku... jadi aku nggak sedih2 banget....
aku juga benci sama kakak dan adikku... mereka sama anjingnya dengan
orang tua ku... dasar anjing...
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people
who know.