Apa yang patah, akan selalu tumbuh. Yang dulunya satu, karena patah, maka jadi
dua. Jadi lebih banyak, 'kan? Dan apa yang hilang akan selalu berganti,
tentunya dengan yang lebih baik. Tinggal kita mau mensyukurinya atau tidak.
Singkatnya : "patah-tumbuh; hilang-berganti".
Biarin aja dech dia (V) 'usil'. Biarin aja dia lupa ma ultahmu, yang penting
kamu jangan sampe lupa ultah dia. Boleh jadi kamu merasa dia bukan sohib
baikmu, tapi coba dech kamu jadi sohib baik dia. Ku yakin suatu saat nanti
(kalo kamu masih mau bersabar dan emang ngga pengen kehilangan sahabat; yang
pasti bukan dalam waktu dekat ini) dia akan jadi sohib baikmu. Tapi semua tu
bergantung keihklasan kamu mo jadi sohib baik dia ato ngga. Jadi jangan terlalu
banyak berharap dulu. Okay?
Walaupun begitu kamu tetap harus berusaha meng-clear-kan masalah dengan ngomong
langsung ke orangnya. Kalo kalian emang sohiban, saling pengertian itu akan
ada. Tapi kalo ngga ada... mh... (kamu akan lebih tahu nanti). Kamu kan ngasih
tahu " Khususnya yang 1 (blg aja V)", berarti yang satunya lagi (blg aja X)
lebih baik dari V. Nah kalo ngga bisa ngomong langsung ke V, coba dech via X.
Dengan cara begini sekali tepuk dua lalat kamu dapatkan. Minimal kamu udah
berusaha, lah. So percaya dirilah.
Nadia Wahika Putri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Akhir2 ini gw kesel banged ama my two bestfriends...
Mereka itu kegirangan banged mentang2 ulang tahun orang yang mereka
ngaku kesel...
Khususnya yang 1 (blg aja V),
Si V itu bahkan sempet lupa ulang gw, tapi inget ulang tahun VJ Daniel
(and percaya deh, dia nggak nge-fans) and ulang taon orang itu.
Orang itu cowok, dan udah berkali-kali bestfren gw lebih milih orang
yang baru mereka kenal daripada gw..
gw harus ngapain dumms?
gw ngga maw kehilangan sahabat lagi...
Hadiy Sutrisnu
Sistem Informasi - FTIf
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.