dear shining..
menurut saya itu karena rasa sayang istri anda terhadap anda..
mgkn karena selama jau anda kurang memperhatikan dia..
jgn salah lho..seorang wanita itu perlu di perhatikan yg lebih..memang walau
kesel dengan tidak percayaan istri anda..selama anda melakukan yg benar saya
rasa anda tidak perlu emosi dalam mengatasi hal ini..
mgkn juga karena istri anda merasa kesepiaan..dan berat dlm menghadapi masalah
sendiri..mgkn anda tidak tau apa yg ia rasakan selama anda di sana..
perasaan tegang memikirkan anda..kangen rasa ingin ia bercerita dengan anda ttg
masalah2nya..
jadi menurut saya..ajak lah istri anda untuk tinggal bersama anda dengan begitu
anda bisa membuktikan itu semua tidak benar..
semoga dengan pendapat saya ini anda sekeluarga dpt hdp bahagia..
*******************************************
Aku mau mendampingin diri mu
Aku mau cintai kekurangan mu
Selalu bersedia bahagiakan mu
Apapun terjadi ku janjikan aku ada
*******************************************
----- Original Message -----
From: imma riesma
To: [email protected]
Sent: Thursday, October 04, 2007 11:42 AM
Subject: Re: [CuRhAt] curahan-hatiku
Ehmm.... Coba imma kasih masukan yah mas..
Jadi gini, kalo imma perhatiin masalahnya adalah kurangnya komunikasi
diantara kalian berdua, kenapa sih mas ga ngusahain keluarga mas untuk mendekat
ke kantor tempat mas kerja, maksudnya kenapa ga pindah rumah aja biar bisa
pulang tiap hari..
Dan mumpung masih bulan puasa, coba cari timing yang pas untuk membicarakan
masalah kalian berdua, menurut imma selama masalahnya bukan karena orang
ketiga, selalu ada jalan keluar deh.. Pokoknya usahakan pas lebaran udah baikan
yah...
Imma doakan deh supaya masalahnya cepet selesai.. OK
sh1n1ng_5t4r <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
salam teman teman milis,
gue mau ikutan curhat nih, gue langsung aja deh.
gue cowok umur 32 thn.
gue lagi kecewa berat dengan pasangan hidup gue, dia selalu nyalahin
gue dengan apa pun yang gue lakukan, dalam hal pekerjaan maupun di
luar itu.
kejadiannya sih simple tapi kalo terus terusan... gue nyerah juga.
beberapa hari ini gue koreksi diri gue terus menerus, apakah ada
yang salah ama tindakan gue, ada kesalahan apa dengan ucapan gue,
apa ada kelakuan gue yang bikin dia kesel.. terus menerus gue tanya
ke diri gue.
kalo di pikir pikir, gue jarang pulang kerumah, pulang paling
seminggu 1 kali atau 2 minggu 1 kali. gue kerja di luar kota. setiap
hari kerja 10 - 12 jam. abis kerja juga kaga ngapa ngapain. mandi
terus tidur adapun hal lain gue kerjakan sebelum tidur, paling baca
buku. dan dia juga tau.... sebab kalo malem jam berapa pun dia
telepon ke pabrik gue pasti ada dan di pabrik itu jelas kalo malem
kaga ada cewek, semuanya cowok.
yang gue rasakan sekarang, percuma dong yang gue lakukan sekarang.
gue kayaknya merasa ngak di hargain. tiap pulang kerumah pasti
ribut. ada aja masalah yang di ributin.
pernah sih gue bilang ke dia, coba sekali sekali jangan pake emosi
pake fakta dan logika deh. tapi yah gitu dia lebih jatohnya ke emosi.
yang jelas apa yang gue lakukan sekarang ini, gue mau buat pasangan
hidup gue bahagia dan anak anak gue bahagia. dan gue tau sekarang
kalo komunikasi gue bedua ngak baik, mungkin lebih baik gue bedua
kaga ketemuan dulu tapi yang jelas gue kangen ama anak anak gue.
gue merasakan kalo dia juga sebenernya masih sayang sama gue dan dia
juga tau kalo gue berusaha sebaik mungkin buat dia dan anak anak.
mungkin hanya situasi sekarang yang sulit buat kita bedua saling
pengertian. mudah mudahan dengan lewatnya waktu, gue juga lebih bisa
sabar dan terima keluh kesah dia.
terima kasih milis curhat, semoga dengan gue menulis ini gue menjadi
lebih baik.
------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.