hi gee
liat semua critamu bikin aku terharu
aku ga ada saran apa2 untuk mu
hanya ingin katakan kalo ""hidup itu adalah pilihan"

km sudah memilih bertunangan dengan pacarmu
km memilih kerja di batam

kemudian dlm hidupmu, km mengenal dia
km tau dia beristri dan beranak satu
saat itu km memilih tetap dekat dengan dia
maaf...realitanya kl kita deket dgn seseorang yg punya banyak kecocokan 
akhirnya pasti akan tumbuh kepedulian, saling perhatian ... buntutnya ...cinta

tentang dia...
km jgn terjebak oleh perasaan cintamu sehingga km ga bisa menilai secara 
subyektif
faktanya dia tetap memilih untuk menikahi seseorang meski itu dijodohkan
alasan dijodohkan itu klise banget...jangan terenyuh oleh kondisi itu loooo
apalagi sampe pny anak 1...berarti dia kan menikmati banget pernikahan itu...
maksudku..kl dia bilang dia terpaksa krn dijodohkan...mgkin istrinya jarang 
digauli (maaf kl kasar kata2nya)
dan mungkiin dia blm pny anak...
trus masalah dia yg juga mencintaimu ... dan dia sampe mengorbankan hartanya 
untuk menyelamatkan km ... itu pilihannya dia juga...
aku maklum km sampe bingung krn cintamu dan ditambah pengorbanan dia buat km 
semakin mrasa bersalah dan buat cintamu ke dia smakin besar....
ttg pengorbanan dia...kuharap dia iklas menolongmu agar pengorbanannya tida 
sia2 di mata Allah
krn kl kita menolong nyawa seseorang scr iklas, itu seperti kt menyelamatkan 
nyawa manusia sedunia loooo

itu dulu dr aku, smoga km bs memilih apa yg terbaik untuk km dan untuk orang 
lain...

i hope this could help




----- Pesan Asli ----
Dari: gee_flore <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 29 Januari, 2008 6:42:01
Topik: {curhat} ga tau musti gimana??

allow...semuanya,
aku biasa di panggil baby, 
aku ikutan milis ini, karena ada hal yang nggak bisa aku ceritain ke
siapapun yang aku kenal...
oya .. aku 26 tahun, dan semua yang aku ceritain di sini adalah apa
adanya, karena hatiku berat... sekali, andai ku pendam aku takut akan
semakin rusak jiwaku,

8 bulan yang lalu aku tunangan dengan kekasih ku yang telah jadi
pacarku selama 5 tahun... selama itu hubungan kami baik2 saja, nggak
ada masalah yang berarti, kami bahagia, singkat kata hubungan kami
sempurna, dan aku menjalani kehidupan yang semua orang impi2kan,

setahu yang lalu aku pinadah kerja ke Batam, dan pacarku ke Surabaya,
sebelumnya kami sama2 kuliah & kerja di jakarta,

di Batam aku sering nginap di rumah kakaknya teman SMA ku, yang
sekarang udah anggap aku adiknya sendiri, aku juga ikut pengajian di
daerahnya, dan di pengajian itu ada seorang pemuda yang pertama aku
lihat dia anak2 banget...kukira pertam2 anak SMU.. ternyata dia 25
tahun punya istri dan 1 anak, karena kegiatan pengajian dua bulan yang
lalu kami dekat dan ternyata kami cocok dalam banyak hal, dia bik
banget, sopan, dan ternyata dulu dia menikah di jodoh kan oleh paman
nya, dan yang lamar dia adalah istrinya sekarang...sebenarn ya
kehidupan dia pun bahagia, istrinya cantik...lebih cantik dari aku,
bijak..sabar, penyayang, romantis, dan mencintai dia apa adanya,
begitupun dia

entahlah... mengalir begitu saja, aku semakin dekat dengannya dan
sekarang jatuh cinta, sebulan lagi pernikahanku. ..di rumahku sudah
segala persiapan dilakukan, pacarkupun sudah sibuk urus ini itu,
disini aku menderita... pertama2 aku coba lupain dan fokus ke rencana
pernikahan ku, tapi terjadilah peristiwa 4 hari yang lalu... saat aku
sedang pulang jalan sendiri dari rumah teman ku aku di cegat oleh 2
orang rampok dan pria yang dekat denganku sekarang itu, datang karena
sebelumnya kami memang ingin bertemu di suatu tempat, ada sesuatu yang
ingin kuberikan untuknya

refleks dia membelaku, pisau sudah di leherku, dia harus meyerahkan
motor besarnya (yg sangat di sayanginya), HP, dan uang begitu juga
aku, tapi tetap saja dia di hajar sampai berlumur darah..dia nggak
bisa ngelawan karena pisau sudah mengancam di leherku, dia pasrah
..setelah puas rampok itu meninggalkan kami, dan aku langsung membawa
dia kerumah sakit dan dirawat, baju ku dari atas hingga sendalku semua
berlumur darahnya selama perjalanan bawa dia kerumah sakit, 12 jahitan
di kepalanya, dan malam itu aku menunggui dia..pagi nya aku pulang
tanpa ada keluarganya yang tau, dan aku datang kerumahnya sebagai
tamu...dia menutupi keterlibatan ku...bentar lagi aku pergi...tapi
nggak tega rasanya ninggalin orang yang udah bertaruh nyawa untuk ku,

dia sih nggak nuntut macem2 dari aku,dia bilang aku menikah aja,cuma
dia bilang...nanti kalo aku janda...dia akan selalu nuggu aku
selamanya... cuma aku nggak yakin..benar nggak ada takdir untuk kami?
dan sekarang aku bertambah cinta ...





      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke