Halo papanggo19,

 

Sebelumnya ade ikut sedih ya atas kejadian yang kamu alami.

Hanya ade menyayangkan kenapa kamu mengikuti apa yang diinginkan oleh mertua
kamu, calon anak itu tidak salah terutama memang hasil hubungan yang sudah
'halal' (kamu sudah resmi menikah)

Tapi yang sudah terjadi . jangan disesali jadikan sebagai pengalaman dan
kekuatan diri.

 

Untuk kondisi sekarang diman kamu di cerai oleh suami kamu, apakah sebelum
kamu melakukan aborsi kamu tidak menanyakan hal itu ke suami kamu? Dan sudah
kamu tanyakan kenapa kamu di cerai (kamu masih proses atau sudah cerai? -
sori tidak jelas sih informasinya)

Apabila masih dalam proses cerai, baiknya coba bicarakan kembali dengan
suami kamu, apakah tidak ada jalan lain selain bercerai tapi apabila
keputusan cerai itu sudah ada.

Yang bisa ade sarankan adalah . JALANI HIDUP KAMU dengan CARA yang KAMU TAHU
dan MAMPU.

 

Maaf tidak bisa banyak membantu :-)

 

 

-ade-

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
papanggo19
Sent: Friday, March 21, 2008 6:26 PM
To: [email protected]
Subject: {curhat} Dipaksa Aborsi

 

gw dipaksa mertua untuk aborsi alasan suami gw masih kuliah,setelah gw
lakuin kemauan mereka,gw malah dicerai.betapa hancurnya hati gw.tolong
kasih gw saran dunk..yang terbaik ya...........

 

Kirim email ke