Subhanallah........
alhamdulillah, kamu telah mendaptkan hidayah dan nikmat Allah...

sungguh, aku sangat terharu akan cerita kamu ini??

aku juga berharap semoga ada hidayah Allah untuk Bapakku, agar mau berubah demi 
istri dan anak-anaknya yang udah beranjak dewasa...

jangan pernah sia-siakan kesempatan yang Allah berikan pada kamu, mempunyai 
istri yang sabar, anak-anak yang solehah, cantik pula...

jagalah mereka dengan baik juga sayangi mereka....

semoga Allah senantiasa selalu menuntun langkah-langkah kamu, 



----- Pesan Asli ----
Dari: sh1n1ng_5t4r <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 24 Maret, 2008 22:59:15
Topik: {curhat} Frodo

semalem gue iseng-iseng nyalain tipi, dan gue liat di trans tv lagi nayangin 
pilemnya "lord of the ring 3", dulu neh pilem gue dah nonton. di saat kali ini 
gue nonton neh pilem, gue menemukan karakter "frodo". gue melihat frodo yang 
"lemah, cengeng dan payah", hanya dengan bantuan dan dukungan teman-temannya 
akhirnya dia bisa menyelesaikan misi-nya itu pun berkat temannya yang bernama 
sam selalu di sampingnya. 
di saat gue menonton pilem itu, gue merasa sebal ama frodo yang payah, dan gue 
berkata dalam hati, "kenapa harus frodo yang jadi lord of the ring-nya?!, 
kenapa bukan sam temannya frodo yang jelas-jelas di sampingnya yang selalu 
mengobar-kan semangat hidup dan lebih kuat dari frodo!". dan gue berkata lagi 
dalam hati, "apa maksud penulis dalam cerita pilem ini?! kayaknya konyol 
banget".  tiba-tiba gue terdiam dan gue mengingat semua apa yang gue udah 
alamin dan jalanin sampai saat ini. dan gue berkata dalam hati, "ternyata gue 
pun seperti frodo selama ini".
gue ingat waktu gue sebelum nikah, gue pernah tabrakan sampe masuk kantor 
polisi dan rumah sakit gara-gara mabok. saat itu gue inget kalo prilaku dan 
tindakan gue bikin sebal orang yang liat. tapi gue inget kalo paman-paman gue, 
sepupu-sepupu gue, kakak-kakak gue dan ortu tetap di samping gue sampai gue di 
rawat. setelah berapa hari kemudian mereka baru nasehatin gue plus omelan dari 
bokap.
dan setelah gue nikah dan istri gue memberikan 3 putri yang sangat cantik, 
dalam pernikahan yang berjalan 9 tahun. gue melihat sekarang kalo dia merasa 
sedih. mungkin dia merasa sedih dengan tingkah laku gue yang ngak mau denger 
opini dia. mungkin dia merasa capek dengan tingkah laku yang semau gue. yang 
gue bisa liat ada guratan letih di wajahnya. tapi di saat gue down dalam 
pekerjaan gue, dia selalu cheer me up.
di saat abang gue meninggal karena kanker ginjal, gue sangat kecewa dengan diri 
gue. karena di saat dia sakit, hanya sekali gue jenguk karena sibuk dalam 
kerja. hanya dalam menjelang kematiannya gue jenguk abang gue lagi. kejadian 
itu sangat memukul gue sampai tenggelam lagi mabuk-mabukan tiap hari. dan gue 
inget yang kesekian kalinya gue mabok dan pulang jam 11 malam, yang bukain 
pintu rumah adalah anak gue yang pertama waktu itu berumur 7 tahun, sambil 
mulut bau minuman gue nanya ke anak gue, "mana mama?".  anak jawab, "mama 
pulang ke rumah nenek". "loh kamu koq ngak ikut mama pulang ke rumah nenek", 
tanya gue. terus anak jawab, "mau tunggu papa pulang, entar kalo semua pergi 
ngak ada yang bukain pintu". dan gue pun terdiam setelah mendengar jawaban anak 
gue.
 (dan gue bertanya lagi dalam hati , "apa maksud penulis dalam cerita pilem 
ini!? kayaknya konyol banget". tiba-tiba gue terdiam dan gue mengingat semua 
apa yang gue udah alamin dan jalanin sampai saat ini. dan gue berkata dalam 
hati, "ternyata gue pun seperti frodo selama ini".)
 


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke