Dear Diah....,

Saya sudah lama sekali mengamati milis curhat ini, tapi baru sekali ini saya 
tergerak untuk memberikan opini terhadap tulisan anda yg saya nilai sangat 
positif, dibanding curhat-curhat lainya yang saya nilai (maaf agak cengeng).

Saya cukup kagum terhadap keberanian anda untuk berani mengungkapkan kekurangan 
diri, yang saya rasa bukan cuma dilakukan oleh anda sendiri, tetapi juga hampir 
semua orang di jaman sekarang (termasuk saya sendiri) setiap harinya "memang" 
melakukan banyak kebohongan. Hanya saya salut, anda adalah sedikit orang yang 
berani mengakuinya, dibanding kebanyakan orang yang merasa sok suci tapi tetap 
saja melakukan kebohongan, baik dengan kata-kata, gerak tubuh, bahkan tingkah 
laku sehari-hari.

Anda tidak usah merasa benci terhadap diri sendiri, justru anda harusnya sadar, 
bahwa dengan sudah berani mengakui kekurangan diri yang saya nilai mewakili 
kekurangan banyak orang ini, anda sudah menunjukkan, bahwa anda sudah muak 
dengan jaman dimana semuanya saat ini memang cuma berisi kebohongan dimana-mana.

Apa yang tidak, banyak orang bicara berdasarkan dalil Tuhan, tapi kelakuannya 
kelakuan setan (bohong). Ada yang ngomong bermanis manis ujungnya....(bohong). 
Ada yang sok bijak menggunakan kata-kata indah, padahal dalam hatinya tertawa 
dan bangga sudah dianggap benar..(bohong). Berapa banyak bisnis juga memanfaat 
kan banyak kebohongan, pokoknya masih banyak lagi deh.

Selamat, dengan anda merasa tidak nyaman dengan kebohongan dan berani 
mengakuinya, itu berarti anda termasuk dari sedikit orang yang mulai masuk 
kedalam dunia "Hati Nurani...yang bicara"

Saya senang dengan pengakuan anda, saya cuma bisa mengajak anda mari 
perlahan-lahan kita semakin bicara dalam dunia "Hati Nurani", karena kalau 
secara langsung saya juga belum tau bagaimana caranya menghindari diri dari 
kebohongan secara instan.

  ----- Original Message ----- 
  From: Diah wati 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, April 07, 2008 3:19 PM
  Subject: {curhat} kebohongan tiada henti


  aku bingung bagaimana menghentikan sifatku yang selalu berkata bohong. aku 
merasa seperti penipu. aku selalu merasa bersalah setiap hari.aku membohongi 
keluargaku hampir setiap hari. bahkan hal sepele pun aku bohong. misalnya 
masalah gajiku, persoalanku di kantor. aku selalu bersikap seolah semua baik - 
baik saja. aku tak pernah jujur tentang masalahku pada keluargaku. padahal 
mereka sayang sekali padaku. tapi aku merasa tak berani bilang persoalanku. 
setiap hari aku selau khawatir. aku rasanya hampir gila.aku mulai susah tidur. 
aku ingin berhenti tapi setiap kebohongan selalu menarikku ke kebohongan 
berikutnya. aku mudah sekali mencari alasan, aku licik. aku benar - bear benci 
dngan diriku sendiri. 



------------------------------------------------------------------------------
  Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers 

   

Kirim email ke