Aku dah tinggal ama mertua 3 tahun.Kedua mertua saya masih sehat
walafiat dan mereka sudah punya ekonomi yang bisa mencukupi hidup
mereka berdua.Malah secara ekonomi mereka sudah lebih dari cukup.Dan
suami saya pun sudah punya pekerjaan.
Aku bener2 gak betah tinggal ama mertua karena urusan rumah tangga
semuanya sudah diatur ama mertua.Kayaknya aku gak ada fungsinya si
situ.Belum lagi, saudara ipar yang selalu mencampuri urusan rumah
tangga kami.kayaknya gak ada privacy di rumah tangga kita.Mertua
selalu melarang untuk berpisah dengan mereka karena suamiku cuma dia
laki2.Akhirnya, kesabaranku dah gak tertahan lagi.Waktu liburan tahun
baru aku balik ke rumah orangtuaku dan aku gak mau balik lagi ke rumah
mertua.Kunsekuensinya aku dan suamiku hidup terpisah karena suamiku
kerja di sana.Tempat ku sekarang dan tempat suamiku cukup jauh karena
beda pulau.Saya ancam kalo saya mau balik ke sana kalo dah punya rumah
sendiri atau suami ku cari rumah kontrakan.Akhirnya suami
setuju.Soalnya, kalo gak diginiin, suami tuh menganggap remeh
permintaanku dan selalu plinplan untuk pisah dari orangtuanya.Menurut
kalian wajar gak sikapku ama suamiku?
Setelah 7 bulan aku hidup terpisah dengan suamiku,suamiku belum juga
mencari rumah kontrakan disana karena kesibukkannya.Kayaknya darahku
itu sudah mendidih karena gak ada tindakan apa2 dari suamiku?Karena di
satu sisi aku juga kasihan ama dia karena pisah ama aku (walaupun 2
bulan sekali dia datang menemui aku)
Sekarang, aku dalam pilihan apakah aku kembali ke sana tapi saya masih
  tinggal ama mertua?Atau tetap disinI?Soalnya membayangkan untuk
kembali rasanya sudah mimpi buruk dan trauma bagiku.
Ada yang mau kasih masukkan?


 

Kirim email ke