Berbagi waktu dapat dilakukan dengan cara komunikasi yang baik.
Tentu masing-masing punya jadwal yang berbeda. Tubuhnya beda, jenis kelamin 
beda, pekerjaan beda, alamat beda; dll. jelas konsekuensinya akan banyak 
perbedaan.
Inilah fakta pertama yang harus dipahami oleh masing-masing orang untuk mencoba 
MENGERTI pasangannya.
Dari perbedaan itu, cobalah diskusikan mana-mana yang ada PERSAMAANnya.
Mungkin tidak berada di satu tempat dan jenis pekerjaan beda, tetapi waktu 
istirahat siangnya sama, yi 12.00-13.00 WIB, yang biasanya digunakan untuk 
makan siang dan ibadah. Nah di saat itulah perlu dibuat kompromi untuk saling 
berkomunikasi, sekedar say hello dan muach2an... 
Tentu kita dapat mencari titik temu di waktu yang lain.
Pekerjaan beda akan memicu pola pikir dan materi yang sering dibicarakan 
berbeda pula. Tentu ini bisa menjadi konflik atau malah perekat. konflik, 
apabila masing-masing asyik menceritakan diri tapi tak mau mendengarkan cerita 
pasangan. perekat, apabila info beda dari pasangan disimak dan dianggap menarik 
karena infonya beda (baru).
Tapi, jangan sekali-sekali iseng menganggu pasangan yang sedang sibuk tinggi, 
nanti bisa kena efek emosi akibat tekanan kerja. Berikan pasangan peluang waktu 
untuk mengembangkan diri.
Terakhir, saran untuk memanfaatkan waktu libur (weekend) adalah cukup baik 
apabila komunikasi harian sering macet.
 
Semoga saran ini berguna.....
 
Ki Asmoro Jiwo

--- On Mon, 11/17/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: {curhat} kangen banget............
To: [email protected]
Date: Monday, November 17, 2008, 12:11 AM






Hi berbie

Ya memang gitu org yang sudah sibuk kerja. Sepertinya berbie mulai menyibukkan 
diri aja.

Gud luck.

Thank you

Regards 

Richard

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... 
!


From: fresty intani <frestyintaniyovina@ yahoo.com>
Date: Sun, 16 Nov 2008 08:04:17 -0800 (PST)
To: <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: {curhat} kangen banget...... ......





hai berbie where ever you are... apa yg kamu keluhkan, sama seperti yg mantan 
aku keluhkan dulu, kamu udah kerja juga belum? maaf yah kalo kesannya sok 
menggurui, tapi kau disini bermaksud berbagi aja...

mantan aku bilang aku sibuk bgt aku gak punya waktu buat dia, sampe akhirnya 
kita putus ...

jujur dulu kau adalah org yg banyak waktu, nganggurrrr, jadi waktu aku hanya 
untuk dia, sejak aku kerja, di akaget sekali, karena waktu ku bnyk tersita dan 
sebagian bahan omongan ku kini selalu ttg dunia kerja...

menurut sudut pandang aku, org yg baruuuu bgt kerja butuh penyesuaian juga, 
butuh pengertian juga dari pasangannya. ..

coba mengerti pasangan mu kerja pasti capek sekali, khan masih ada weekend, 
gunakanlah waktu weekend sebaik2nya untuk saling mendekatkan satu sama lain..

kalo kamu mengeluh apalagi di saat dia sedang capek, yg ada memicu kalian jadsi 
cekcok...


kamu yg sabar, bilang baik2 sama dia kalo kamu juga ingin "di dengar".. ok?
ok? gudluck... dan buat semua salam kenal yah 






From: berbie_87 <[EMAIL PROTECTED] co.id>
To: [EMAIL PROTECTED] com
Sent: Saturday, November 8, 2008 3:33:06 AM
Subject: {curhat} kangen banget...... ......



wiwik senag banget klo dia kerja, tapi pertama kali dia kerja dia tak
punya waktu sedikitpun buat aku, pdahal aku punya masalah yang sangat
butuh orang yang aku temani cerita tapi orang aku butuhkan itu adalah
dia. Memang sih dia selalu janji klo akan menemaniku dan mendengar
semua curhat aku. tapi tiap kali aku mau cerita pasti dia kecapean dan
dengarnya cuma setengah-tengah karena tidur gara kecapean atau telpon
dari bosnya, dan klo ketemu lagi pasti dia cerita tentang
kantornya... .......dia selalu bilang mengertiin saya tapi buktinya dia
tak mengertiin saya. aku pusing hadapi orang kayak gini.....
tolong saya dong..


 














      

Kirim email ke