Pernikahan adalah sesuatu yang didamba semua insan. Pastinya tidak ada satu pun
orang menginginkan perpisahan setelah terjalin pernikahan dengan orang yang
sangat Anda cintai. Komunikasi adalah kunci dari sebuah pernikahan, karena
tanpa adanya komunikasi, tentunya akan saling kehilangan informasi. Untuk itu
menjaga komunikasi antar pasangan sangat penting, agar tercipta keluarga
bahagia.
Berikut tip-tip menjaga komunikasi dengan pasangan :
Ciptakan obrolan santai
Rasa lelah kadang datang ketika kita sudah sampai di rumah, dan pasanganlah
tempat untuk mengadu dan berkeluhkesah setelah seharian di luar rumah. Jika
biasanya Anda dan pasangan sering menghabiskan waktu dengan menonton tayangan
televisi, sebaiknya matikan TV Anda sejenak, dan mengobrolah dengan pasangan.
Buatlah nyaman suasana dengan menyalakan musik-musik kenangan Anda berdua.
Hal ini terbukti bisa meringankan stres dan mengendurkan otot-otot yang tegang
sehabis seharian bekerja.
Komunikasi rumah tangga
Jangan hanya masalah pekerjaan saja yang di share pada pasangan, namun masalah
‘dalam negeri’ (keluarga-Red) juga perlu saling diketahui oleh pasangan.
Misalnya saling membantu jika salah satu dari Anda mengalami kesulitan, enah
itu masalah keadaan rumah yang saat ini kurang nyaman, misalnya genting bocor,
kran mampet, atau hal-hal yang sepele yang bisa sekiranya bisa berbagi dan
mencari pemecahan dalam menanganinya. Hal yang terpenting adalah saling
berkomunikasi
tentang hal-hal yang kecil, sehingga tercipta saling pengertian satu sama lain.
Singkirkan rahasia
Dalam perkawinan sebaiknya tidak ada hal-hal yang ditutupi, di dalam rumah
maupun yang di luar rumah. Sebab jika hal itu terjadi, salah satu pasangan akan
merasa tidak dipercaya untuk mengetahui apa yang sedang Anda sembunyikan.
Sebaiknya pasangan tahu apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda inginkan.
Anggaplah
itu sebagai sebuah kerjasama. Rahasia kecil bisa berakibat fatal dalam
perkawinan. Yang terbaik adalah dengan memberitahukan rahasia sekecil apapun
pada
pasangan agar tidak menggangu perkawinan Anda kelak.
Jadi pendengar yang baik
Ketika pasangan Anda ingin bicara, sebaiknya Anda harus bersikap sebagai
pendengar yang baik. Jangan langsung memotong pembicaraan atau bahkan
menyalahkannya..
Biarkan pasangan selesai mengutarakan maksud dan tujuannya sekaligus alasannya,
jika sudah selesai Anda baru boleh berkomentar. Hormatilah pasangan Anda,
sebab pasangan juga akan menghormati Anda.
Pilih waktu yang tepat
Pilih waktu yang tepat untuk masalah yang serius. Jika ada sesuatu pada pikiran
Anda yang mengganjal dan perlu disampaikan pada pasangan, atau tentang masalah
yang saat ini sedang menjadi sumber pertengkaran. Berbicaralah pada saat
kondisi pasangan atau diri Anda sendiri dalam taraf yang normal dan tidak emosi.
Jangan emosional Bicarakan baik-baik dan dengan kepala dingin, utarakan maksud
dan tujuan Anda dan sebaliknya, sehingga terjadi komunikasi yang baik antara
Anda dan pasangan.