saat ini saya sedang terlilit hutang atas kelemahan saya dalam mengatur keuangan saya, mungkin juga disebabkan oleh kecerobohan dan kebodohan dari saya, dari tahun 2006 saya meminjam uang ke beberapa Bank mulai dari KTA hingga kartu kredit untuk biaya menikah, jujur pada waktu itu pekerjaan saya sangat stabil dan dari segi keuangan saya juga sangat percaya diri untuk bisa membayar pinjaman saya kepada Bank apalagi saya sudah bekerja hampir empat tahun lebih di perusahaan saat itu, karena dari hasil gaji bulanan pun sudah sangat cukup untuk membayar angsuran KTA dan kartu kredit namun apa daya pada tahun 2007 akhir perusahaan tempat saya bekerja bangkrut yang akhirnya saya harus mengundurkan diri karena gaji saya sudah tidak dibayarkan selama tiga bulan, sampai saat ini pun saya masih dalam jeratan hutang Bank yang terus dan makin melilit saya, karena hingga saat ini pun saya hanya bekerja dengan penghasilan yang kurang baik dibandingkan masa lalu, di tambah saat ini saya sudah mempunyai tanggungan keluarga, benar-benar cobaan yang sangat luar biasa untuk saya, tiap bulannya saya mencoba mencicil dan membuat perjanjian kepada pihak Bank untuk dapat membayar sisa hutang saya sesuai dengan kemampuan saya, namun saat ini dengan kebutuhan keluarga saya sudah benar-benar merasa putus asa dan frustasi, saya sudah coba berbagai cara untuk dapat segera melunasi hutang Bank tersebut, sampai hilang akal sehat saya berniat untuk menjual ginjal atau pun bekerja apapun untuk dapat menyelesaikan kewajiban saya terhadap Bank, saya cuma kasihan dengan istri saya, apalagi saat ini dia sedang hamil muda, hari-hari pun untuk makan sangat susah di tambah harus untuk membeli vitamin atau susu untuk kandungannya, keluarga saya pun tidak dapat berbuat banyak dikarenakan mungkin saya hanya anak angkat, sampai saat ini saya selalu seorang diri untuk dapat menyelesaikan semua ini.
sungguh saya hanya ingin bisa melunasi lilitan hutang saya dan bisa membahagiakan keluarga saya dan calon anak kami yang sedang dalam kandungan, walaupun dalam keadaan sederhana atau berkecukupan pun namun setidaknya saya berharap bisa mempertahankan keluarga saya dan tetap bisa berkumpul bersama, seandainya boleh saya mengharapkan bantuan dari dermawan yang ingin membantu bisa mentransfer ke rek. istri saya via.bca a/n yusniar no.rek. 5270 387235, email saya [email protected] maaf bukan bermaksud mengemis atau meminta-minta tanpa usaha dan kerja tapi saya sungguh-sungguh sudah bingung harus bagaimana lagi dan semua ini bukan karangan atau cerita bohong, saya hanya ingin agar istri dan anak yang sedang ada dalam kandungannya bisa hidup normal tanpa ketakutan lagi. terima kasih atas perhatiannya.

