Halo... salam buat mas Adji dan om BJ....
saya baru bergabung dengan milis ini...wah gak sangka2x...banyak sekali komentar dan tulisan yang luar bisa....terutama yang ttg ini nih....menarik sekali....tp saya mau bertanya....apa kita harus tau siapa yang menulis kitab ini ?? atau bukan kah kita bisa membaca kitab ini sebagai suatu tulisan yang membangun... sorry yah...saya yang ilmu nya cetek cuman hendak mengajukan pertanyaan...soalnya saya bingung....kalo tujuannya alkitab itu untuk memberi pendidikan dan pengajaran (teaching) bagi para jemaat...why does the author of this book become a big thing ? maksudnya...saya baca tulisannya Max Lucado....itukan jelas bukan alkitab...tp tulisanya bisa mencerahkan/mencelikkan mata rohani saya...so saya anggap tulisan nya di ilhami oleh Tuhan/Roh Kudus untuk mendidik kita... so menurut saya ....pengarang suatu buku/kitab di bible...gak terlalu penting... gitu.....mohon pencerahan teman2x dari milis ini...tp jangan di tembak dulu yah....saya masih baru nih hehehe :) rgds, Andre --- In [email protected], "Adji AS" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- Adji AS <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >> Adji: > >> Ojo ke susu, Oom Bob :)) > >> Silakan simak ayat selanjutnya: > >> "untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu KERASULAN > >> yang ditinggalkan > >> Yudas" (1:25). > >> Jadi, yang bisa jadi rasul hanyalah saksi mata dari > >> Yesus (eyewitness). > > BJ: > > Kutipan ayat diatas mengukuhkan pergantian KERASUALN > > YANG DITINGGALKJAN YUDAS 8-)) Tidak menunjukkan > > definisi rasul yang menyeluruh di PB. Bahkan Yesus > > sendiri oleh penulis Ibrani disebut Rasul (3:1). > > Kontradiksi dong dengan syarat 'saksi mata' 8-)) > > Adji: > 1. Jika Benar pendapat Oom Bob bahwa tidak ada definisi rasul yg menyeluruh > di PB; > bagaimana mungkin Oom Bob bisa menggunakan "KERASULAN" sebagai alasan atau > filter kanonisasi? > 2. Lebih dari itu, kagak salah dong kalau saya pakai definisi "Kerasulan" di > Kisah? > ------------------------------- > > BJ: > > Kalau syaratnya 'saksi mata' bagaimana dgn sisa dari > > 120 murid yang berkumpul pada hari Pentakosta. Apakah > > mrk juga rasul? Justru the rest of the 12 gang itu gak > > pernah disebut rasul tuh. > > Adji: > 1. Oom Bob tahukan mengapa "the rest of the 12 gang itu gak > pernah disebut rasul tuh"? > 2. Coba aplikasikan jawabannya ke kasus Paulus. > Apa iya Paulus memenuhi syarat utk disebut "rasul"? > ----------------------------------- > > >> Adji: > >> Benar. > >> 1. Paulus bukan rasul sebab ia bukan saksi mata atau > >> murid Yesus > >> langsung. > >> Itulah inti dari kriteria "rasul" di Kis 1:21-22. > > BJ: > > "Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan > > Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk > > bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu > > kemuliaan pelayananku," > > "Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, > > juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus > > Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia > > dari antara orang mati," > > "Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai > > pemberita dan rasul--yang kukatakan ini benar, aku > > tidak berdusta--dan sebagai pengajar orang-orang bukan > > Yahudi, dalam iman dan kebenaran." > > Menurut mas Adji semua pernyataan diatas adalah dusta > > ya, sebab diucapkan oleh orang yang ngakun-ngakunya > > Rasul Paulus padahal ia hanya 'paulus-paulusan" 8-)) > > 8-)) > > Adji: > Teeetttt, Oom Bob salah. > Menurut saya: > 1. Paulus tidak memenuhi syarat Kerasulan di zaman jemaat awal sebagaimana > yang dirumuskan di Kis 1. > 2. Paulus tidak diakui sebagai rasul oleh para rasul "saksi mata", yaitu > para rasul Palestina (Yerusalem). > 3. Paulus harus membuat pembelaan sendiri terhadap "kerasulan"-nya. > Kutipan2 Oom Bob itu justru bukti tertulisnya (hard evidences). > ------------------------------ > > >> (c) Di zaman sesudah Paulus, penulis Injil Lukas > >> harus merekayasa cerita > >> bahwa Paulus pernah "melihat" penampakan Yesus > >> (Kebangkitan). > > BJ: > > "merekayasa" ini adalah prasangka, yang tidak bisa > > dijadikan dasar. Apakah kita harus perdebatkan lagi > > siapa sebenarnya penulis Lukas? Untuk si Om tak > > perlulah. Tak ada gunanya sebab kita sudah punya > > posisi masing-masing. Paling mutar-mutar spt diskusi > > penulis 2 petrus ini 8-)) > > Adji: > 1. Tak ada guna bukan "sebab kita sudah punya posisi masing2". > Tapi, tidak tak ada guna sebab Oom Bob tidak dapat memberi argumen sendiri. > 2. "Merekayasa" memang bukan dasar. > Itu kesimpulan (yang berdasar). > Dasarnya ada dua: > (a) Inkonsistensi Kis 9:3-30 dan Kis 22:6-21. > (b) Bertentangan dengan kesaksian Paulus sendiri (Gal 1:11-2:10) > ---------------------------------- > > BJ: > > No komenlah. > > Siapa penulis Injil Lukas dan Kisah? Om masih percaya > > adalah 'tabib ' Lukas itu. > > Adji: > No komenlah. > Oom Bob cuma "percaya" tanpa argumen. > -------------------------------- > > >> 3. Berdasarkan kriteria itu, kerasulan Paulus > >> sebenarnya hanya "CLOSE > >> ASSOCIATION with an apostle". Itu pun "close" yang > >> patut dipertanyakan, > >> sebab Paulus pernah disidang oleh para rasul > >> Yerusalem karena dianggap > >> mengajarkan ajaran sesat. > > BJ: > > Kalau si Om lebih percaya pengakuan Rasuk Paulus itu > > sendiri 8-)) > > Adji: > Ini bukan soal "percaya" atau "lebih percaya". > Ini soal kriteria dan penerapannya. > ---------------------------- > > BJ: > > Nope. Kalau si Om demikian. > > Harus konsisten dan konsekwen, kalau memang para > > penulis PB tersebut tidak terhisab pada wibawa > > apostoslicity-nya Unger. Anggap saja sama dengan > > tulisannya Chairil Anwar, HC Anderson dsb. apa > > bedanya. > > Dalam tulisan-tulisan mrk ada juga 'kebenaran' yang > > dapat dipelajari. > > Adji: > Hehehe, bawa-bawa "Unger" lagi :)) > ------------------- > > > Adji: > >> Oom Bob bukan hanya kolot, tapi sukanya berlindung > >> di balik wibawa orang > >> lain dan bila sudah terdesak segera berlindung di > >> balik wibawa ilahi > >> ("kehendak Tuhan"). > > BJ: > > Krn mrk memang jauh lebih pandai dari si Om dan juga > > Om percaya ajaran Tuhan: > > "Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun > > seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di > > luar kehendak Bapamu.Dan kamu, rambut kepalamupun > > terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, > > karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung > > pipit." Tiada yang terjadi dalam hidup percaya di luar > > dari kehendak Tuhan. Kalau orang lain gak mau percaya, > > ya itu haknya. > > Adji: > Amin. > ------------------------ > > >> Adji: > >> 1. Oom Bob rupanya belum menangkap bahwa dari awal > >> Oom Bob sudah tidak konsisten. > >> 2. Bila saat ini Oom Bob bilang "mengikuti ajaran > >> Reformasi"; coba > >> sebutkan apa kriteria kanon Reformasi tsb. Isunya > >> bukan "mengikuti atau > >> tidak mengikuti". Isunya adalah "kriteria" dan > >> konsistensinya. > > BJ: > > Si Om tahunya ajaran reformasi tidak memasukkan > > deutero ke dalam kanon PB.Tentu dapat saja Om kutipkan > > lagi alasan-alasannya atau 'kriteria'nya, namun tak > > perlulah sebab semua juga bisa cari atau tahu sendiri > > 8-) > > Adji: > Semua kecuali Oom Bob :)) > -------------------- > > >> Adji: > >> Percuma :(( > >> 1. Rekan-rekan lain sudah tunjukkan hal itu dan > >> kalau Oom Bob tidak > >> menerimanya, saya semakin meragukan kejujuran Oom > >> Bob dalam berdiskusi. > >> Lebih dari itu, rupanya Oom Bob suka bawa-bawa nama > >> Tuhan untuk > >> melarikan diri (escaping) dari tuntutan memberi > >> argumen yang konsisten. > > BJ: > > lho kok begitu, bawa-bawa nama Tuhan untuk melarikan > > diri apa maksudnya? > > Adji: > Contoh: "kehendak Tuhan". > ------------------------------- > > BJ: > >> 2. Di posting yang lain, Oom Bob mengaku diri > >> "bodoh". > >> Namun dari kutipan2 Oom Bob atas berbagai artikel > >> berbahasa Inggris, > >> saya menyimpulkan Oom Bob sebenarnya tidak bodoh. > >> Kutipan-kutipan itu > >> adalah seleksi yang tepat, yang mendukung pendapat > >> Oom Bob. Jadi, dalam > >> hal ini lagi-lagi Oom Bob memberi kesan tidak jujur. > > BJ: > > Mas Adji gak perhatikan ya Om ngaku bodoh dalam > > membuat kesimpulan dan berdiskusi 8-)) Benar gak. > > Buktinya mas Adji mengatakan si Om gak konsisten > > sedang Om yakin Om konsisten. Nah berarti dalam > > diskusi ini Om tidak bisa > > meyakinkan mas Adji akan ke-konsisten-an si Om. Untuk > > si Om itu bodoh. Benar gak? > > Adji: > Sudah saya jelaskan di atas. > Saya ulangi: Oom Bob tidak bodoh. Tidak konsisten memberi kesan tidak jujur. > ---------------------------- > > BJ: > > Bagi Om sendiri masih percaya bahwa penulisnya adalah > > rasul Petrus, Apakah gak boleh? > > Adji: > Siapa yang bilang gak boleh? > "Percaya" mah urusan pribadi, tapi buat publik di milis ini, kasih dong > argumennya. > ----------------------------- > > > 3. > Kalau Oom Bob mau kembali ke titik awal diskusi > >> atau --seperti kata Mas Han-- mau menepis penilaian > >> saya, silakan Oom Bob sebutkan kriteria > >> kanon Kartago dan kanon Reformasi. > >> Kriteria "kehendak Tuhan" kagak cukup sebab tidak > >> "discerning" (dapat > >> memilah atau membedakan). Kriteria yg "discerning" > >> justru yang penting. > > BJ: > > Wah repot juga nih. Om sudah tuliskan bbrp kali bahwa > > kriteria kartago = kriteria Unger yang 4 itu: > > apostolicity, content, universality dan divine > > inspiration. sdg meng kehendak Tuhan, Om ulangi lagi > > bahwa baik keputusan kartago ataupun reformator bisa > > terjadi krn kehendak Tuhan. Apakah mas Adji gak > > percaya bahwa keduanya bisa terjadi krn kehendak Tuhan > > atau diizinkan Tuhan? > > Adji: > 1. Oom Bob punya kebiasaan buruk dlm diskusi. > a. Tidak bisa memberi argumen utk pendapat sendiri. > b. Mempersoalkan "kepercayaan" lawan diskusi. > c. "Tuhan" atau "kehendak Tuhan" masih dibawa-bawa. > > 2. Saya ulangi (terakhir kali) hal yang sudah dipersoalkan rekan-rekan lain: > a. Kehendak Tuhan -> Kartago -> Kanon X. > b. Kehendak Tuhan -> Reformasi -> Kanon Y. > c. Masalahnya "kehendak Tuhan" tidak cukup sebab hasilnya 2 kanon yg > berbeda. > d. Masalahnya "apa kriteria Kartago?" (sehingga -> Kanon X) dan "apa > kriteria Reformasi" (sehingga -> Kanon Y). > > Salam, > Adji ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/.1VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _____________________________________________ Situs milis http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki Situs laci http://www.cybergki.net Moderator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Administrator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Klik alamat sesuai maksud, kosongkan subject dan body. posting [email protected] nonaktif [EMAIL PROTECTED] aktif lagi [EMAIL PROTECTED] berhenti [EMAIL PROTECTED] digest [EMAIL PROTECTED] daftar [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
