Hbm: ada yg menarik di sekolah anak kami (SD katolik) yi mulai tahun ini, tidak lagi ada penulisan ranking di setiap rapor siswa. ini kebijaksanaan/keberanian yg hemat saya luar biasa. selama ni ranking dan nilai cenderung mengaburkan tujuan2 pendidikan pada anak.
Mq: saya berpendapat bahwa system ranking lebih merusak ketimbang memacu, mudaratnya lebih besar ketimbang manfaatnya. Bayangkan kalau ada anak didik yang dari kelas 1 sampai kelas 6 Cuma dapat "nomor sepatu" alias nomor paling bawah terus. Kalaupun naik, paling-paling naik 3 tingkat. Dapat dipastikan bahwa anak ini akan tumbuh menjadi anak yang minder atau anak yang dipaksa melihat dirinya sebagai anak bodoh. Apakah karakter semacam ini yang hendak dibentuk oleh sekolah atas anak didiknya. Lha kalau Cuma mau membodoh-bodohkan muridnya, nggak perlu sekolah sih. Setiap orang tua pasti bisa melakukan atas anak-anaknya sendiri. Padahal apakah benar bahwa anak itu memang bodoh? Belum tentu, pdt. arly pernah ngomong bahwa pada dasarnya tidak ada anak bodoh, yang ada adalah anak dengan potensi yang berbeda-beda. Nah apakah system pendidikan kita memang telah memacu semua potensi anak didik? Kayaknya sih belum. System pendidikan kita hanya memacu potensi tertentu saja, sementara potensi lain yang barangkali dimiliki oleh si anak nomor sepatu tadi tidak pernah tersentuh. Sebagai pemacu dan reward bolehlah disebutkan siapa anak yang dapat ranking 1-3. tapi di bawah angka 3 tidak perlu dituliskan dan orang tua tidka perlu tahu anaknya di ranking berapa. Barangkali guru bisa saja membuat perankingan sendiri. Tapi itu berfungsi hanya sebagai catatan untuk mengetahui kondisi anak didiknya sehingga di semester berikutnya ia bisa memberi perhatian kepada mereka yang dianggap kurang mampu. Catatan itu nantinya akan diteruskan ke guru kelas berikutnya sehingga perhatian terhadap anak yang kurang mampu bisa terus berkelanjutan. Catatan semacam ini tidak boleh bocor ke telinga orang tua murid. Pernah ada guru yang mengatakan "itu permintaan orang tua". Saya bilang ke guru ini "anda khan guru, orang yang kami anggap paling tahu soal pendidikan ketimbang kami orang tua murid. Ya jangan mau menyerah pada tuntutan orang yang nggak tahu pendidikan dong. Tugas anda menyadarkan kami para orang tua bebal ini untuk menyadari bahaya diberlakukannya ranking untuk semua siswa". Mungki _____________________________________________ Situs milis http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki Situs laci http://www.cybergki.net Moderator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Administrator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Klik alamat sesuai maksud, kosongkan subject dan body. posting [email protected] nonaktif [EMAIL PROTECTED] aktif lagi [EMAIL PROTECTED] berhenti [EMAIL PROTECTED] digest [EMAIL PROTECTED] daftar [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
