> > Adji: > Jangan cepat-cepat setuju, Bung Andre :)) > 1. Saya masih mendapat kesan bahwa anda masih mempertahankan paradigma > historis. > Tampaknya anda masih menganggap bahwa entah Yesus-Historis atau entah Injil > sebagai laporan historis "pertama" mempunyai nilai yang lebih tinggi, lebih > berharga, lebih dapat dipercaya, dan serba-lebih lainnya DIBANDING > Yesus-Iman dari Bapa-bapa Gereja dan para pewaris Iman Kristen masa kini. > Secara tidak langsung anda melecehkan penghayatan iman umat Kristen masa > kini.
Andre: hahaha....mas Adji paling bisa bikin saya kusut nih hehehe... maksudnya bukan menghina penghayatan iman dari bapa-bapa gereja, tp kan pengenalan akan kristus kan dasarnya adalah alkitab yang kemudian berkembang dengan hubungan pribadi dengan Yesus dan Roh Kudus. Tapi tetep harus ada dasar..nah dasar nya tuh seperti yang kita tau dari alkitab > > 2. Aneka "Yesus" untuk setiap zaman setiap generasi. > a. Setiap zaman setiap generasi Kristen mempunyai penghayatan imannya > masing-masing. Implikasinya: "Yesus" zaman ini tidak lebih buruk sekaligus > tidak lebih baik dari "Yesus" zaman para rasul (jemaat awal). > b. Bung Andre tampaknya mengandaikan bahwa "Yesus" yang dihayati dan > diungkapkan di PB (termasuk atau terutama Injil2?) otomatis lebih benar, > lebih baik, lebih akurat, dan serba-lebih lainnya SEHINGGA hanya "Yesus" > yang itu yang layak dijadikan rujukan baku (beku?). Saya menolak pengandaian > atau pemikiran yang bersifat normatif ini. > c. Selain itu, ada kelemahan hermeneutis dalam pengandaian Bung Andre. > Anda mengira atau berharap bahwa anda akan mampu menjumpai "Yesus-asli" atau > "Yesus-historis" --suatu pengandaian dan cita-cita dari "kelompok" Jesus > Seminar. > Ini hanya ilusi sebab usaha rekonstruksi apa pun yang akan anda lakukan > selalu akan melibatkan diri anda sendiri sebagai Subjek yang merekonstruksi. > Hasil akhirnya adalah "Yesus" yang diberi label "asli" -- versi anda > sendiri. > > Salam yang AsPal aja, > Adji Andre: wah....bukan masalah asli atau tidak mas....tapi lebih kemasalah dasar kepercayaan. Kalo ada org yang bilang Yesus tuh seperti Sai Baba misalnya...apa mas Adji percaya ? kalo ada yang bialng semua agama sama...nyembah ke Tuhan yang sama...jadi Yesus = Budha = Dewa2x lainnya....apa mas Adji setuju ? kan gak setuju....loh kenapa gak setuju ? kalo mas Aji blom tau ttg kekristenan...tentunya bingung jawabnya....tp kalo kita tau...kan kita bisa bilang "secara bodoh" bahwa alkitab gak pernah bilang gitu bahkan Yesus bilang He is the ONLY way.....nah berarti kan apapun penghayatan kita ttg Yesus..tentu harus ada dasarnya....lah trus apa dasarnya ? rgds, Andre _____________________________________________ Situs milis http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki Situs laci http://www.cybergki.net Moderator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Administrator [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Klik alamat sesuai maksud, kosongkan subject dan body. posting [email protected] nonaktif [EMAIL PROTECTED] aktif lagi [EMAIL PROTECTED] berhenti [EMAIL PROTECTED] digest [EMAIL PROTECTED] daftar [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/cyber-gki/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
