Anomalies of The World

Sejarah mencatat manusia, menghuni bumi ini sudah lebih dari 4 juta tahun yang 
lalu. Menurut catatan ilmiah versi Darwin, manusia berkembang dari dari waktu 
ke waktu berdasarkan teori evolusi. Bernarkah manusia berasal dari kera? Kalau 
memang manusia berevolusi dari jenis kera, kenapa sampai sekarang masih ada 
kera? Dari pertanyaan sederhana itu, sebenarnya teori Darwin bisa dipatahkan. 

Kalau teori evolusi tidak ada alias gombal, lantas makhluk apa yang ditemukan 
fosil-fosilnya? Para arkeolog menemukan dan mencatat, jenis-jenis kerangka 
manusia, yang berdasar fakta ilmiah, dinamakan Ardiphitus Ramidus (5-4 juta 
tahun yll), Australopithecus Anamesis (4 - 3 juta tahun yll), Australopithecus 
afarensis (3-2 juta tahun yll), Australopithecus africanus, Australopithecus 
Robustus, Homo Habilis, Homo Erectus, Homo Sapien Archaic, Homo Sapien dan 
Neanderthal (400 - 30 ribu tahun yll).

Apakah makhluk-makhluk yang berjalan seperti kera itu, termasuk manusia, atau 
kera? Kalau mereka kera, kenapa pula para arkeolog menemukan peralatan berburu 
di tangan mereka? Menurut para ilmuwan evolusi pula, manusia bisa berjalan 
tegak sejak 2 juta tahun yang lalu. Makanya manusia pertama yang berjalan tegak 
itu dinamakan Homo Erectus. Apakah Nabi Adam diturunkan ke bumi ini dalam 
keadaan seperti Ardiphitus Ramidus, yang berbulu-bulu dan merangkak? Ataukah 
beliau turun sebagai manusia pertama yang berjalan tegak (homo erektus)? 

Oh, barangkali saja Nabi Adam termasuk Homo Sapien yang, menurut catatan 
sejarah, secara alami mengalahkan manusia jenis Neanderthal, sehingga manusia 
Neanderthal punah. Lalu Homo Sapien itu berevolusi menjadi Homo Sapien Sapien, 
yang dimulai sejak 200 ribu tahun yll sampai sekarang. 

Beribu pertanyaan sederhana itu sampai sekarang tidak bisa ditemukan jawabannya 
secara pasti. Lalu muncul teori baru lagi yaitu, sebenarnya manusia yang ada 
sekarang ini berasal dari keturunan makhluk angkasa luar. Kenapa bisa begitu? 
Begini ceritanya:
Manusia menghuni bumi ini sudah demikian lamanya, lebih dari 4 juta tahun, 
seperti disebutkan di atas. Atau okelah, kita mulai saja dari tahun yang lebih 
awal, yaitu 200 ribu tahun yang lalu, di mana manusia disebut Homo Sapien 
Sapien, di mana sejak waktu itu manusia sudah mengenal pakaian, peralatan, 
budaya, dan bahasa. 

Dari sejak manusia menjadi Homo Sapien Sapien, kenapa mobil baru ditemukan awal 
abad 20? Padahal manusia menemukan besi sejak jaman Nabi Nuh? Ya, menurut saya 
besi ditemukan pada zaman Nabi Nuh. Kenapa? Karena beliaulah yang pertama 
ditugaskan oleh Tuhan untuk membuat kapal. Dan  untuk menciptakan kapal harus 
menggergaji batang-batang pohon menjadi lembaran-lembaran papan. Dan tidaklah 
mungkin menggergaji batang pohon menggunakan batu. Jadi mau tidak mau 
gergajinya harus terbuat dari besi.

Sedangkan besi atau logam adalah esensi dari sebuah hasil karya teknologi. 
Lebih mengherankan lagi, bukan hanya teknologi otomotif yang baru lahir awal 
abad 20. teknologi komunikasi dan electronik juga baru-baru ini saja ditemukan, 
hanya 100 tahun yang lalu saja. Bayankan, padahal bumi ini sudah sejak lama 
mengandung mineral-mineral emas, tembaga, minyak dll, yang merupakan bahan 
mentah untuk membuat besi, atau alat elektronik seperti konduktor, transistor, 
kabel, dinamo, dll.

Tapi hanya baru pada awal-awal abad 20 saja mineral-mineral itu diexploitasi 
hingga kini. Nah, kembali ke pertanyaan di atas, kenapa teknologi transportasi, 
komunikasi, industri ditemukan begitu terlambat? Sangat terlambat bila 
dibandingkan dengan umur manusia yang sudah 200 ribu tahun. Karena kejanggalan 
inilah, kemudian ada teori yang menyatakan bahwa manusia modern adalah 
anak-cucu makhluk angkasa luar, yang teknologinya sudah jauh lebih maju.

Memang penumuan-peneumuan ilimiah di lapangan menunjukkan fakta menakjubkan. 
Contohnya saja penemuan batu-batu berbentuk piringan, dan di tengahnya ada 
lobang (jadi bentuknya seperti CD zaman sekarang). Batu-batu itu ditemukan 
tahun 1938 oleh ilmuwan China, Dr. Chi Pu Tei di pegunungan Bayan Kara Ula. 
Batu-batu itu bukan buatan binatang atau kejadian alam, tapi hanya bisa dibuat 
oleh manusia. Tapi yang lebih mengherankan, ternyata batu itu sudah berumur 12 
ribu tahun. Apakah 12 ribu tahun yll ada peralatan  untuk membuat batu itu 
menjadi lingkaran yang demikian presisi? Lebih menakjubkan lagi, di permukaan 
piringan batu itu ada pesan-pesan yang 20 tahun kemudian baru terpecahkan 
kuncinya.

Batu itu kemudian dinamaman Batu Dropa, the Dropa Stone. Tulisan -tulisan di 
Dropa Stone menceritakan bahwa dahulu kala ada pesawat luar angkasa yang jatuh 
di pegunungan itu. Pesawat rusak parah, sehingga tidak bisa direparasi. Jadilah 
para awaknya terdampar di pegunungan itu, dan menjadi penghuni di situ. 
Penduduk asli pegunungan itu, suku Ham, mencurigai makhluk asing itu, karena 
mempunyai wujud yang lain. Maka terjadilah permusuhan antara Dropa dan Ham. 

Tapi lama kelamaan kedua jenis makhluk itu beradaptasi dan berdamai. Hingga 
sekarang masih ada sisa-sisa keturunan orang Dropa di pegungunan itu. Dengan 
kejadian itu, bisa ditarik kesimpulan bahwa, kemudian bangsa Dropa, yang sudah 
maju teknologinya, menurunkan ilmunya kepada bangsa Ham (Cina). Jadi tidak 
heran, bahwa sebenarnya bangsa Cina sudah lebih maju daripada bangsa Eropa 
beberapa ribu tahun yang lalu.

Itu di Cina. Sedang di Afrika Selatan, beberapa dekade yang lalu, para 
penambang menemukan sebuah benda bulat, yang dinamakan The Grooved Spheres. 
Benda bulat itu amat sangat kerasnya, dan berhias motif-motif melingkar, yang 
tentu saja dibuat oleh manusia. Dan penemuan itu menemukan anomaly 
(kejanggalan) ilmu pengetahuan itu sendiri, sebab The Grooved sphere itu 
berumur 2,8 MILYAR tahun yang lalu, di mana ilmu pengetahuan mencatat belum ada 
manusia. Apa atau siapa yang membuat benda itu, sampai sekarang tidak ada yang 
tahu.  

Di negrinya Saddam Hussein, pada tahun 1938 juga ditemukan sebuah belanga tanah 
liat, yang susunan di dalamnya mirip susunan battery zaman sekarang. Bejana yg 
ditemukan oleh Wilhelm Konig itu berisi silinder tembaga, sebatang besi di 
tengah-tengah, dan penutup yg terbuat dari aspal. Kalau bejana itu diisi cairan 
tertentu, seperti juice anggur, akan menghasilkan tenaga listrik. 

Ini juga termasuk anomali yang melawan ilmu pengetahuan sendiri, sebab bejana 
battery yang tersimpan di Museum Baghdad itu berumur lebih dari 2000 tahun. Itu 
berarti listrik telah ditemukan 2000 tahun yang lalu. Tapi kenapa kemudian 
mandeg dan muncul lagi di abad 19? Lengkapnya di 
http://www.world-mysteries.com/sar_11.htm

Dan banyak lagi misteri yang tidak bisa dipecahkan oleh otak dan umur manusia 
yang serba terbatas ini. Untuk lebih lengkapnya lihat gambar di attachment yang 
saya lampirkan. Misteri-misteri yang tak terpecahkan itu kemudian membawa suatu 
asumsi bahwa manusia sebenarnya berasal dari makhluk angkasa luar. 

Terlepas dari segala unsur ilmiah versi Barat dan scientific religi yang kita 
anut, terlepas dari benar tidaknya teori evolusi Darwin dan teori kejadian 
manusia berdasar kitab suci, terlepas dari opini-opini fiksi ilmiah bahwa 
manusia berasal dari luar angkasa, kini kita sudah memasuki era, di mana kita 
sedang menuju ke dalam sebuah kepunahan. Ketika seluruh bangsa, ras, di dunia 
ini berada dalam satu kebudayaan, satu teknologi, bahkan mungkin satu bahasa, 
maka makin kritislah nasib dunia.

Sejarah mencatat bahwa suatu peradaban bisa punah oleh bencana alam atau 
peperangan. Barangkali saja dahulu kala pernah ada listrik, lalu teknologi itu 
punah oleh suatu hal. Barangkali suatu hari di zaman dulu, orang-orang 
bepergian dengan pesawat terbang, tapi kemudian pesawat-pesawat itu lenyap, 
berikut para penciptanya. Hingga generasi berikutnya tak tahu lagi bagaimana 
caranya terbang.

Barangkali suatu saat nanti akan pecah perang nuklir. Manusia musnah berikut 
peradaban dan teknologinya. Sepuluh atau 20 ribu tahun lagi kemudian, para 
arkeolog menemukan fosil kita. Kepala kita diotak-atik, situs-situs bangunan 
kita direka ulang, keheranan melihat fosil kotak besi (mobil), atau kebingunan 
membaca angka-angka yang ada di HP kita yang sudah jadi batu.  

Barangkali di suatu saat nanti, kemajuan teknologi sudah berani mengutak-atik 
kehidupan biologis manusia yang sudah diatur Tuhan. Dan ini sudah terbukti 
dengan dilegalisirnya pernikahan sesama jenis di Inggris. Munculnya resistansi 
akan hukum Tuhan bahwa lelaki lebih berkuasa daripada wanita sehingga muncul 
pelarangan-pelarangan poligami. Pelanggaran-pelanggaran aturan Tuhan yang 
kemudian merubah susunan kosmis angkasa luar, yang mempengaruhi gravitasi bumi, 
sehingga mempercepat terjadinya kiamat. 

Barangkali suatu saat nanti manusia bisa lahir dari rahim siapa saja, di saat 
ilmu rekayasa genetis semakin maju. Kalau Tuhan saja bisa mengkloning Hawa dari 
tulang rusuk Nabi Adam, bisa saja nanti manusia mengkloning manusia baru tanpa 
harus melalui rahim ibu. Di saat di mana agama sudah bukan lagi merupakan suatu 
aturan dan teknologi adalah satu-satunya jalan, kepunahan manusia tinggal 
menunggu tiupan sangkakala.

Dan sang waktu sebenarnya berjalan mundur,  bukan maju. Sebenarnya bukan 
manusia yang berasal dari kera. Tapi kera lah yang ber-revolusi dari manusia. 

Wassalam

emabdulah 

www.x-tronik.com



[Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

===================================================================
        Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
=================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke