Lilin Kehidupan

Banyak musisi, calon musisi, penyair, calon penyair, esais atau calon 
esais, blogger atau pembaca blog; yang terinspirasi oleh sebuah lilin. 
Tulisan dan ekpresi beraneka ragam dan akan senantiasa tetap beragam 
seiring dengan banyaknya sudut pandang yang diambil.  Lilin, benda kecil 
dan berfungsi sementara jika hal primer (aliran listrik atau lampu 
petromak) tidak ada, adalah sebuah benda yang sering kali dikerdilkan 
karena peran pengganti minimalis dan bercahaya seadanya.
 
Sebenarnya, kehidupan sebuah pribadi tidak berbeda jauh dengan peran 
lilin.  Hidup sebentar, menerangi sekitarnya, kemudian mati.  Lilin yang 
dibakar itu adalah kehidupan dunia yang jatah usianya dibakar hari demi 
hari, jam demi jam, detik demi detik; sampai habis di saat kematian 
datang.  Tidak ada yang nampak tersisa, selain asap, panas dan cahaya yang 
kemudian hilang dalam sekejap.
 
Kehidupan boleh berakhir, tapi tidak dengan kebaikan kita.
 
Seperti halnya para Nabi, Rasul, ulama shaleh, pribadi yang besar, 
pemimpin yang adil, orang tua yang tulus; kebaikan mereka tidak terkubur 
bersama jasadnya yang dikafani.  Bahkan kemuliaan dan manfaat kehadirannya 
makin besar dan besar, seiring dengan kesadaran manusia pada kebaikan.
 
Sebuah lilin, walau membakar dirinya, tetap dapat menerangi asalkan 
membagikan apinya.
 
Sesaat setelah memiliki api, bersegeralah berbagi api dengan lilin 
lainnya.  Bersegeralah membagi api dengan lilin yang baru akan dinyalakan. 
 Berbagilah api dengan lilin yang padam tertiup badai.
 
Sahabat-sahabat, api sebuah lilin tidak akan pernah padam jika tidak penah 
berhenti membagikan apinya.  Dan nama kita tidak akan pernah benar-benar 
terkubur bersama tanah, jika setiap waktu dalam irisan perjalanan hidup 
kita adalah hanya berisi berbagi kebaikan.  Bahkan jika hal-hal baik yang 
kecil dan berulang itu dilakukan dengan ketulusan dan strategi yang baik, 
akan mampu menerangi sebuah stadion olah raga yang besar dalam waktu yang 
berabad-abad.
 
Sebuah lilin yang membakar dirinya kemudian habis, tetap sebuah kualitas 
yang baik, walau hanya untuk dirinya.
Tetapi hal yang besar dalam kehidupan adalah sebatang lilin yang mampu 
menerangi perjalanan hidupnya sendiri, kemudian juga menjadi sumber 
penerang bagi ribuan pribadi lain dalam rentang waktu yang panjang.  Ini 
lah pribadi yang besar.
 
Sahabat-sahabat, berbagilah saat bisa berbagi kebaikan.  Nyalakan lilin 
lain saat api-mu masih menyala.
 
Jadilah lilin yang menyalakan lilin lainnya.
 
Terima kasih atas kesediaan menerima tulisan sederhana ini.
 
Syarif Niskala


---------------------------------------------------------------------------
This message (including any attachments) is confidential and may be privileged. 
If you have received it by mistake please notify the sender by return e-mail 
and delete this message from your system. Any unauthorised use or dissemination 
of this message in whole or in part is strictly prohibited. Please note that 
e-mails are susceptible to change. ABN AMRO Bank N.V, which has its seat at 
Amsterdam, the Netherlands, and is registered in the Commercial Register under 
number 33002587, including its group companies, shall not be liable for the 
improper or incomplete transmission of the information contained in this 
communication nor for any delay in its receipt or damage to your system. ABN 
AMRO Bank N.V. (or its group companies) does not guarantee that the integrity 
of this communication has been maintained nor that this communication is free 
of viruses, interceptions or interference.
---------------------------------------------------------------------------

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke