Hati Yang Tegar

By: agussyafii

Pada suatu hari di Rumah Amalia kehadiran seorang perempuan muda yang terlihat 
cerdas dan modis, memiliki dua anak, dia mengaku sebagai pendengar setia acara 
'Power of Peace' di Radio Bahana. 'Saya pendengar setia Mas Agus loh di Radio 
Bahana FM Jakarta,' tuturnya. Hari itu dia curhatnya, bahwa dia merasa ada yang 
tidak beres dengan suaminya. Sering pulang malam, jika ditanya dari mana selalu 
mengatakan habis lembur.

Saya kemudian mengatakan kepada ibu muda itu  agar selalu bersyukur atas semua 
karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berserah diri kepadaNya, kemudian 
menyarankan agar memperbanyak istighfar serta instropeksi diri ke dalam dengan 
lebih menghormati dan menghargai suami. 'Karena kunci dari menyelesaikan 
masalah bukan ada orang lain tetapi pada diri kita sendiri,' ucap saya padanya.

Alhamdulillah, pesan itu dilaksanakan dengan baik. Sekalipun dirinya sebagai 
seorang yang aktif dan sibuk bekerja di sebuah perusahaan, senantiasa bersyukur 
dan memperbanyak istighfar telah membuahkan hasil. Perubahan pada dirinya juga 
merubah kondisi suami. Sampai pernah terlontar dari ucapan suaminya, 'Kok 
sekarang mama kelihatan lebih sayang sama papa..kenapa ya?' Kondisi yang 
membaik dalam rumah tangganya namun tidak pernah ada klarifikasi soal adanya 
perempuan lain.

Sampai pada suatu malam, suaminya menghubungi dirinya dan mengakui semua 
perbuatan yang dilakukan, 'aku mau jujur padamu, aku memang telah berselingkuh 
dan sekarang aku ada dirumahnya, menjaga karena dia sedang sakit.'  Mendengar 
pengakuan itu hatinya bagai tercabik-cabik. Hidupnya terasa gelap gulita. 
Hatinya terasa perih, air matanya mengalir dengan derasnya.  Malam itu juga dia 
menjenguk suaminya. Dia bertemu dengan perempuan terbaring lemah sementara 
suaminya terlihat duduk disampingnya. Suaranya terputus-putus meminta maaf.

Ditengah hatinya yang galau, ada kekuatan kasih sayang  yang tanpa disadarinya 
memeluk perempuan selingkuhan suami dan mendoakan, 'semoga cepat sembuh ya..'  
Hatinya mendapatkan limpahan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Baginya 
masalah itu tidak dapat melemahkan dirinya. Ada kasih sayang Allah yang sanggup 
membuatnya menjadi kuat, mengubah kebenciannya menjadi cinta. Ketaqwaannya 
kepada Allah mampu untuk bersyukur juga memaafkan suami dan pasangan gelapnya. 
Hatinya menjadi tegar, justru imannya semakin kuat karena masalah itu sebab 
Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa hadir bersamanya.

---
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapatkan kemenangan.' (QS. an-Naba' : 
31).

Wassalam,
agussyafii
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', 
bazaar, perlombaan anak2, santunan di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 
23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan 
dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke