Juga beredar di banyak milis, pak.
Mudah-mudahan kebaca sama petinggi pulisi.

SomY
zec77

----- Original Message ----- 
From: iqbal 
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, 30 May, 2007 18:31
Subject: Re: [ZEC] Slip Biru



waduh...
ternyata email saya msk ke dalam detik yah...

 
On 5/30/07, Wayan Lindu Niko S. <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

  Berikut ini cuplikan surat pembaca di detik:



  Kisah Tilang dan Slip Biru 
  Pengirim: Moehamad Iqbal 

  Jakarta - Maaf saya hanya mau share sedikit tentang slip biru yang sedang 
ramai dibicarakan di milis. Pada Sabtu lalu saya kena razia di jalan raya 
Ciputat. Jelasnya di jalan Situ Gintung. 

  Di situ saya ditanya SIM dan STNK. SIM C saya ternyata ssudah hangus dan 
belum sempat saya perpanjang. Akhirnya STNK saya ditahan. Ini sedikit cerita 
krnologinya:

  Polisi : selamat siang pak !!!
  Saya : Siang, pak... 
  Polisi : bisa minta SIM dan STNK?
  Saya : Silakan pak (sambil memberikan SIM dan STNK)
  Polisi : Wah mas SIM udah habis nih masa berlakunya.
  Saya : Waduh pak, mohon maaf saya lupa kalau harus diperpanjang.
  Polisi : Sidang aja ya tanggal 5 besok ya? (sambil mengeluarkan buku 
  tilang).

  Saya : (Ingat berita dimilis) Pak, gini aja deh, saya ngaku salah nih, 
  saya nggak usah ditilang tapi langsung bayar aja ke bank yah, saya minta slip 
yg warna biru deh jangan yang merah, saya nggak ada waktu buat ikutan 
sidang-sidang gitu deh. 
  Polisi : Wah nggak bisa mas, mas harus sidang.

  Saya : Sejak kapan pak? Kayaknya kemarin teman saya cerita, dia ditilang di 
Depok, dia minta slip biru dikasih tuh. Emang siapa yan memberi perintah slip 
biru tidak berlaku lagi? 
  Polisi : Atas perintah Kapolda. 

  Saya : Pak, masa kapolda kasih perintah tiap daerah beda-beda sih, pokoknya 
  saya nggak mau disidang, tetap saya minta yang biru, terserah bapak.
  Polisi : Nggak bisa mas sini (sambil menarik STNK yang ada di tangan saya 
dengan cepat bagaikan maling dan langsung menulis di slip warna merah no stnk 
saya di 
  slip tersebut).

  Saya : Terserah bapak, saya minta yang biru yah.
  Polisi : Tanda tangan pak di sini (sambil memberikan slip merah dan pulpen).
  Saya : nggak mau pak, saya maunya tetap slip biru, gimana sih, maksa betul 
jadi aparat, saya tahu hukum pak, dan saya mengaku salah, makanya saya daripada 
  sidang kan buang waktu, lagian kalau disidang saya kan tidak mengakui saya 
salah atau melanggar pasal makanya ada isitlah disidang, tapi kan di sini beda, 
saya mengaku salah dan mau langsung bayar ke bank saja, gitu aja kok repot sih. 

  Eh dia malah main tanda tangan aja di slip merah tersebut, disobek dari buku 
  dan diberikan kepada saya. Nah dari situ mulai teman-temannya berdiri di 
belakang sang polisi dengan arogannya memaksa saya harus menerima slip 
tersebut. Namun saya tetap memaksa meminta yang biru. 

  Saking kesalnya saya minta ketemu dengan komandannya yang ternyata tidak jauh
  dari lokasi razia. Di situ saya bertemu pak komandan, kebetulan beliau yang 
bertugas sebagai kepala operasi. Setelah negosiasi yang sangat alot akhirnya 
  daripada kelamaan saya mengalah dan memberikan uang Rp 50 ribu kepada anak 
buahnya. Setelah itu saya pulang dengan hati yang masih bertanya-tanya kenapa 
slip biru tidak berlaku lagi?

  Moehamad Iqbal
  PT Astra International, Tbk - Honda
  Email: [EMAIL PROTECTED] 



  Thanks & Regards, 

  Wayan Lindu Niko S 






-- 
Moehamad Iqbal
PT Astra International Tbk - honda 
Jln. dewi Sartika No. 255 JakTim
0852 100000 64
021 98 0000 64 

 

Kirim email ke