============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Ry, iku dudu mujahir utomo marlin, ning wader cethul. Tongkol pun bukan,
meskipun pengucapannya mulutnya pakai dicekethem. Wis, konfrim wader
cethul.
Dulu kalau lewat Sokaraja di pinggir-pinggir jalan(makanya dipinggir jalan
karena kalau ditengah jalan ketabrak mobil) itu banyak orang jualan
lukisan panorama kok sekarang nggak ada lagi ya Ry? Pindah kemana? Iku
murah meriah, lebih mahal sedikit dari soto sokarajanya. Sakjane para
penggemar lukisan iku lak ming pada snob. Angger lukisan ketok susah
dimengerti malah mahal, coba lukisan Sokaraja itu kan malah sedap dipandang
to. Danau kecil di tengah hutan, ada yang waktu senja ada yang waktu parak
esuk umun-umun, menyegarkan hati. Lukisan jam ndledek wae terkenal seluruh
dunia, apa bagusnya to. Apalagi itu lukisan yang dibilang abstrak,
mendingan bikin asbak dari batu nisan seperti prakarya jaman SR dulu malah
ada gunanya. Ning aku seneng lho melihat gambarane si Dede Erie Supria itu.
Teknik detilnya tinggi sekali, walaupun idenya nyleneh juga.
Tanggal 17 Agustus lak ada harpitnas, mancing kemana Jo?
Salam,
Antonius Bardhono
"Aryanto Purnomo" <[EMAIL PROTECTED]>@dejava.com on 06/05/2001
17:13:46
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
Sent by: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: Re: [debritto] Lukisan
============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Ini sekedar meluruskan : Sak jan-jane tatto di perutku itu tatoo ikan
mujahir.
Sakjane karepku iwak marlin ben ketok gagah. Ning wetengku ora sedeng......
iwak-e kegedhen....