============================================ Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED] ============================================ Ide yang cemerlang, dan saya juga tidak terlalu mempermasalahkan vcd bajakannya, selama itu membantu orang-orang ekonomi lemah. Saya juga forward email ini ke teman-teman indonesia yang lain, semoga ada yang tergerak ... Ada yang mau tambahin cara-cara dibawah ???? Gerha ------------------------------------------ > Dear All, > > kiriman dari seorang teman ini mungkin bisa menjadi inspirasi kecil buat > menemukan alternatif lain dari kemelut bangsa akhir-akhir ini .... > > P. Sigit Pramudji Pr > Jl. Gereja 3 Purwokerto 53115 > tel 0281-635632; fax 0281-631611 > > ---------- Forwarded message ---------- > Date: Thu, 31 May 2001 11:51:34 +0700 > > Mungkin bisa dicontoh.... > Sudah beberapa bulan ini saya perhatikan bahwa kehidupan di Jakarta semakin > lama semakin sulit. Saya ngobrol sama banyak orang: sopir bis, sopir taksi, > satpam, tukang jual majalah, etc, mereka semua mengeluhkan keadaan yang sama > bahwa Jakarta semakin berat dan tampak sekali dari cara mereka bercerita > bahwa mereka sudah sangat terjepit dengan kehidupan di sini. > Selain tidak terdistribusinya uang dengan baik, juga memang keadaan politik > yang tidak menentu cukup menyumbang banyak dalam hal ini. > Saya tidak bicara soal kita "menyumbang", karena urusan menyumbang adalah > urusan pribadi. Tapi mau menolong orang kecil dengan cara menyatukan dengan > kehidupan sehari-hari. > Kita lakukan dengan cara membeli jasa mereka atau pun hasil produksi mereka, > ketimbang kita membeli dari rangkaian bisnis yang besar. Saya punya daftar, > yang cukup mungkin untuk dilakukan (saya harap anda bisa menambahkan daftar > ini sehingga bisa lebih panjang): > > > 1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku. > Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu > merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil. > > > > 2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di > rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah > pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan > pembantu/tetangga. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke > orang kecil. > > > > 3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil > tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita > tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah > sekali-sekali membeli dagangan mereka. > > > 4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan kue, > misalnya kue pancong, kue apem, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak > seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan > keseringan, karena nanti kita juga bosen. > > > > 5. Saya orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini masalahnya > udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Saya mulai membeli > VCD bajakan, karena dengan itu uang yg gue keluarkan akan dapat membantu si > penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk membenarkan > pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg lebih > penting untuk di selesaikan. > > > > 6. Untuk yang cowok --> mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, > ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon. Lumayan > bisa menolong mereka. --------->>erased<<----------- _________________________________________________________________ Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com
