===========================================Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED] =========================================== Ini saya forward tulisan seorang muslim tentang sekolah Katholik......baca dulu...baru kasih komen...OK JB72 From: "Faried Basalamah" <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: Kristenisasi Disekolah Katolik Date: Fri, 20 Jul 2001 13:31:56 +0700 KRISTENISASI DISEKOLAH KATOLIK Ada beberapa tulisan di Milis ini mengenai bagaimana Kristenisasi disekolah Kristen dan beberapa tulisan menunjukkan kecerobohan dan ketidak jelasan. Penulis sempat bersekolah disekolah SMA St. Louis Surabaya dan tidak pernah merubah agama dan tidak ada usaha untuk merubah agama oleh orang lain. Sekolah ini sangat bermutu dan banyak siswa lulusannya menjadi orang terpelajar. Ada juga SMA sejenis di Jakarta ialah SMA Kanisius yang sangat terkenal dimana Wimar Witoelar yang beragama Islam menyelesaikan dan kemudian melanjutkan ke ITB, Ginanjar Kartasasmita juga seorang Muslim yang menjadi alumni Kanisius , begitu pula dengan Sarwono Kusumaatmaja yang tetap menganut agama Islam dan taat, ia menikah dengan Nini Maramis seorang Kristen. Kalau kita berbicara alumni SMA Katolik yang tetap beragama Islam dan tak ada usaha Kristenisasi seperti yang selalu didengungkan oleh kelompok fundamentalis. Pastor-pastor yang selalu kita hormati dan menghormati agama kita, apakah bisa dibantah bahwa sekolah-sekolah Katolik tersebut telah berjasa memberikan pendidikan kepada kita tanpa diskriminasi ? Kenapa hal-hal seperti ini selalu diplintir dan digunakan untuk menghasut ? Jelas agama Islam sangat tidak mengizinkan hasut menghasut, fitnah memfitnah dan sudahkah kita sadari bahwa Tuhan Allah menciptakan kita dengan segala ragam dan bentuk, bukan mempertajam perbedaan. Apa yang diajarkan oleh guru-guru agama di sekolah Katolik adalah cinta kasih dan bukannya meracuni murid-muridnya. Penulis terkesan dengan Ahmad Wahid seorang budayawan yang sering merenungkan masalah agama dan ia mendapatkan pendidikan juga disekolah Katolik sampai ia pernah menulis : " Apakah seorang pastor Katolik yang demikian baiknya tidak masuk surga ? " Hanya karena ia bukan Muslim ? Kalau sudah demikian,tidak ada perbedaan sebab yang disembah ialah Tuhan yang sama. Itulah sebabnya Gus Dur sangat dihormati oleh berbagai kalangan, ia menulis buku " TUHAN TIDAK PERLU DIBELA ", isinya jelas dan dari judulnya sudah jelas Allah Maha Kuasa, kenapa mesti dibela ? Allah Maha Adil, kenapa malah kita melakukan hukuman kepada orang Kristen yang juga umat Allah ? Hasutan-hasutan yang disebar oleh orang yang menamakan dirinya beragama sudah sangat keterlaluan dan penulis yang juga sepaham dengan Wimar Witoelar, Sarwono Kusumaatmaja, Ginanjar Kartasasmita, Djoko Pramono ( purn. May Jen Marinir ), masih banyak lagi kalau mau dicari siapa saja yang pernah mengenyam pendidikan disekolah Kristen dan kita pernah mengenyam pendidikan disekolah Katolik dan tidak pernah bermasalah dengan agama. Orang-orang yang kita sebut tersebut cukup berbobot dan cukup dikenal, apakah meragukan bahwa mereka telah menyelesaikan pendidikannya di SMA Katolik dan tetap dengan agamanya masing-masing tanpa masalah ? Jadi hasutan-hasutan dan fitnah-fitnah terhadap sekolah Kristen dengan judul KRISTENISASI sangat tidak tepat dan cuma merugikan umat beragama. Menyebar kebencian dan memfitnah bukan sikap Muslim yang benar ! Bukankah demikian Bung kalau anda masih percaya Tuhan itu Maha Adil dan Maha Kuasa ! ----- End of forwarded message from Faried Basalamah ----- [
