============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


----- Original Message -----
From: "Gandung" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, 22 August 2001 1001 KOERNIA
Subject: [debritto] SEPERAHU DG BARDHONO


> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
> kami melihat punggung satu-dua ekor ikan lumba2. Terima kasih Neptunus.
Anda
> telah mengirim hewan2 cerdas itu utk siaga menolong Bardhono. Tapi
nyatanya
> perahu tdk pernah tenggelam. (Gandung)
> ===================================

Gandung itu pesert yang merapat ke Komando paling akhir, saya yakin 1001
alasan bisa dibuat, wis lah nyatanya yo tekan.
Selain dia telah 'menahan' waktu berangkat tidur sebagian peserta, juga
'memotong' jam tidur peserta, karena kedatangannya yang bagaikan polisi yang
biyayakan mencari Tommy Soeharto, menyebabkan Korman excited, terus
gunjal-ginjal. Sampai-sampai kita-kita 9 orang yang tidur di Apartemen D2
bising dengan ulahnya Korman, ndilalah Gandung parkir Kidang Kencononya
didepan Apartemen kita.
Wis bubrah, kabeh njenggelek, menghambur keluar, jebule diluar masih gelap
gulita - maklum di Anyer, matahari terbitnya agak lebih siang.
Rupanya, dendam minum jenewer dilampiaskan dengan nyruput persediaan, yang
sebetulnya memang disediakan untuknya.
Karena itulah, pada saat seperahu dengan Bardhono dan melihat punggung
Lumba-lumba, sebetulnya yang dilihat adalah punggung Gumulyo, yang secara
diam-diam menyelinap untuk menyaksikan kehadiran Gandung CS.

Soal kapal yang lebih kecil, memang kenyataan yang tidak dapat dipungkiri,
tetapi bukan itu yang menjadikan kapal ini mengkhawatirkan, sebetulnya
adalah air yang berada dipalka, yang harus ditawu ber menit-menit oleh semua
crew, lebih membuat ketar-ketir, ditambah engkol mesin (starter) ketinggalan
di rumah kapitan.
Lha kalu mesin mogok, apa ya bisa kapal didorong????


koer


Kirim email ke