============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Satu hal lagi yang bisa membuat burung-burung Jabotabek suka datang ke
event-event Iluni, adalah PERHATIAN dari (Pengurus Organisasi) Iluni. Selama
ini, komunikasi yang dilakukan oleh (pengurus) Iluni baru sebatas permintaan
'friend, organisasi butuh ini dan mau itu, tolong dibantu yaaa'. Pengurus
Iluni kurang mengimbangi dengan pertanyaan 'friend, kamu punya ide apa untuk
organisasi kita ?', atau 'friend, di organisasi kita ini, kamu pengin apa
?'. Jadi, komunikasinya masih cenderung satu arah, belum dua arah. Pada
dasarnya, setiap individu ingin mengemukakan uneg-unegnya dan ingin didengar
pendapatnya. Memang, pada beberapa event Iluni, ada session 'dialog', tetapi
waktunya terlalu singkat, sehingga yang tampil ngomong orangnya cuma itu-itu
saja. Burung-burung yang dari sononya nggak suka (atau sungkan) ngomong di
depan publik, tidak memperoleh waktu yang cukup untuk mengungkapkan
uneg-unegnya dalam bentuk tertulis.

Kita yang ikut milis DBnet ini lebih beruntung, karena bisa setiap saat
nulis. Tetapi kita harus ingat, banyak burung De Britto Jabotabek yang nggak
ikut milis DBnet, meskipun punya alamat email. Banyak juga yang ikut milis
tapi jarang mbukak milboks. Banyak juga yang nggak punya alamat email.
Mereka ini perlu DIPELIHARA komunikasinya dengan organisasi. Pakai apa ?
Pakai KERTAS ! Kalau pakai telpun, materi komunikasinya lebih gampang bias
ke sekedar ha-ha-hi-hi. Nah, selama ini, kalau ada kertas-kertas kiriman
(pengurus) Iluni sampai ke alamat mereka, isinya gampang ditebak, antara dua
: Kalau nggak 'cuma' Undangan yaaa 'todongan' Bantingan. Lama-lama mereka
jadi BOSAN, dan tidak tertutup kemungkinan sudah ada yang 'alergi'
(mudah-mudahan saya salah tebak).

Alangkah sia-sianya kalau setiap kali (pengurus) Iluni mengirim amplop
berperangko atau berkilat khusus (alias berbiaya), isinya cuma kertas
undangan-reuni atau permintaan-bantingan. Mengapa kita tidak MENCOBA untuk
sekali-sekali mengirimkan atau melampirkan kertas SURVE BURUNG ? Banyak hal
yang akan bisa kita ungkap melalui surve itu. Sambil menyelam minum air,
kertas surve itu akan bermanfaat sekaligus untuk menyalurkan uneg-uneg para
burung yang mulai bosan atau alergi, sekalian bisa dipakai untuk updating
data burung (her-registrasi). Mengisi formulir registrasi menjelang Misa
dalam setiap event Iluni, saya perhatikan, menghasilkan tulisan-tulisan yang
jelek dan sulit dibaca, karena mereka nulisnya terburu-buru, takut terlambat
ikut Misa. Lagipula, yang terdata cuma yang datang, sedangkan yang tidak
datang tidak bisa terupdate datanya. Mungkin sudah pindah, mungkin sudah
ganti nomor telpun, kita nggak tahu. Memang, surve pakai kertas yang dikirim
liwat pos juga tidak menjamin apakah para burung sudi mengisi dan
mengirim-balik. Tetapi, apa salahnya kalau diCOBA ?

Bagaimana Pak Ketua ?

Salam De Britto,
mBilung/83

Kirim email ke