CMIIW... Dari perkataan Anda di POINT 2, saya menyimpulkan bahwa :
Anda mempunyai beberapa report, yang disimpan dalam bentuk RTM, tetapi anda HANYA MEMAKAI 1 "SET" KOMPONEN RBUILDER YANG TERDIRI DARI 1 buah ppReport, 1 buah ppBDEPipeline, dan 1 buah TQuery.... Anda menggunakan 1 SET KOMPONEN RBUILDER YANG SAMA untuk design report dan print report saat execute program Sedangkan pada POINT 3, anda mengatakan bahwa anda tidak pernah meload RTM secara runtime... ... lalu... gimana caranya Anda menunjuk ke report yang anda kehendaki untuk di-print ? (sorry, di sini - kantor - saya tidak punya email2 delphindo, jadi saya tidak bisa lihat lagi cara anda memanggil report). Ada 2 hal yang bertentangan dari keterangan anda : Pada POINT 2 : "...Jadi selalu pakai tiga komponen itu..." pada POINT 3 : "langsung panggil report pakai ppreport1.Print. (karena ppreport nya kan udah ada desainnya sendiri2..." Jadi... anda sebenarnya pake berapa komponent ppReport ? Untuk menyamakan pandangan, saya buat satu contoh ilustrasi kasus, semoga sesuai dengan apa yang anda buat. Ilustrasi ini jika Anda hanya memakai 1 ppReport. ---- Program perpustakaan, terdiri dari 3 form editor, yaitu editor daftar buku, editor data anggota perpus, dan editor peminjaman buku. Report yang dihasilkan adalah report listing daftar buku, report listing anggota perpus, dan report buku2 yang sedang dipinjam dan dipinjam oleh siapa. Semua komponen tabel/query, ditaruh di Datamodul, komponen RBuilder (1 set) juga ditaruh di Datamodul. Jadi, di setiap form editor TIDAK ADA komponen RB satupun. Di setiap form editor ada button untuk menampilkan / mengeprint report yang sesuai dengan tema form editor itu. Artinya, form editor daftar buku akan menampilkan report listing daftar buku, dst. Saya agak kurang jelas dengan apakah anda HANYA menggunakan 1 TQuery, karena jika iya, maka anda harus buat SQL runtime. Jadi, saya anggap aja di contoh ini, dipakai 3 TQuery untuk masing2 tabel (buku, member, buku join member). Saat DESIGN, saya membuat report, 1. pada ppPipelinenya, set datasource. karena mau buat report buku, maka diarahkan ke Query1. 2. saya double click komponen ppreport (saat ini masih brand new, jadi belum ada report didalamnya) untuk menampilkan report designernya. 3. saya buat layout reportnya, dengan langsung mengkoneksikan field2nya ke ppDBTextnya. (saya ingin tahu kenapa anda tidak langsung mengkaitkan field & ppDBText. apakah agar bisa reusable ?, lalu bagaimana cara anda mengkaitkannya agar bisa menampilkan data ?) 4. setelah selesai, saya simpan sebagai file external (RTM File). Saat mau membuat report ke 2, ketika meng-double click komponen ppreport, maka hasil design sebelumnya akanmasih tetap ada di report designer. jika hendak membuat report yang designnya berbeda (tidak mirip sedikitpun), maka harus pilih New Report untuk "menghapus" design lama yang masih tertinggal. jika mirip, tinggal ubah apa yang masih tertinggal, lalu di save dengan nama lain. jika miripnya dengan report lain yang pernah disimpan sebelumnya, tinggal di-load baru diubah. Anggap saja sudah punya 3 report dalam bentuk file. Pada Form Editor Buku, pada button reportnya, diberi koding : ppBDEPipeline.Datasource.Dataset := Query1; ppReport1.Template.FileName := 'Report_Buku.RTM'; ppReport1.Template.LoadFromFile; ppReport1.Print. Pada Form Editor Member, pada button reportnya, diberi koding : ppBDEPipeline.Datasource.Dataset := Query2; ppReport1.Template.FileName := 'Report_Member.RTM'; ppReport1.Template.LoadFromFile; ppReport1.Print. Pada Form Editor Pinjam Buku, pada button reportnya, diberi koding : ppBDEPipeline.Datasource.Dataset := Query3; ppReport1.Template.FileName := 'Report_Pinjam_Buku.RTM'; ppReport1.Template.LoadFromFile; ppReport1.Print. ---- Pada report designer (paling tidak versi 6), ada fasilitas Query Designer. di sana Anda bisa membuat query yang sesuai dengan data yang dibutuhkan report anda, dan saat menyimpan, maka query itu akan ikut tersimpan bersama layout reportnya. Jika anda menggunakan TQuery & ppPipeline, (query diluar), maka sebelum mengaktifkan report, setting pipeline & querynya HARUS dilakukan terlebih dahulu sebelum report diload / diprint (kalo ngga reportnya binggung kok datanya beda). Dari kasus anda, coba dicek beberapa item berikut ini : 1. Pada saat anda melalukan printah "ppReport1.print", apakah komponen data (TQuery) sudah sesuai dengan apa yang diminta / dibutuhkan oleh report tersebut. 2. Saya tidak tahu kenapa anda tidak mengkaitkan field & ppDBText, tetapi, coba kaitkan dulu mereka. buat seperti anda hanya membuat 1 (SATU) report saja. cek juga bagaimana cara anda untuk mengkaitkan field & ppdbtext-nya. 3. Bug pada RB (setidaknya punyaku), KECUALI anda punya 1 ppReport untuk SETIAP report, setelah anda selesai melakukan design report, dan akan mengexecute program, hapus dulu itu komponen ppreport (bener2 dihapus), taruh yang baru, lalu layout report yang sudah disimpan baik ke database maupun file extrenal, di load secara runtime. 4. apakah report yang menghasilkan AV adalah report yang sama (itu2 saja). Kalau anda mau pake lebih dari 1 ppReport, gunakan ppBDEPipelin dan TQuery yang berbeda untuk semua report (jadi tidak ada kemungkinan timpah menimpah) sehingga koneksitas diantaranya lebih terjamin. Jika mau "ngirit", hnya menggunakan 1 ppreport, 1 pipeline, 1Query, gunakan Load Report Runtime (cara +/- lihat contoh diatas). Jika anda melakukan load report saat runtime, jika tidak dihapus maka layout report itu "menempel" di file DFM dari form / datamodul tempat komponen itu berada. dan kadang2 dihapus (new report) saja pun masih masalah. jadi sebaiknya, hapus saja komponennya... dijamin nggak ada sisa komponen design Rbuilder yang tersisa di dfm. :) UNTUK MASALAH PRINTER Coba buat report dengan RB (gunakan komponen baru), nggak usah pake tabel, cukup dnegan ppLabel saja. lalu coba diprint bergantian dengan yang under dos. kalau bermasalah, artinya, masalah di RB-nya / printernya. kalau nggak... mungkin ada efek samping dari masalah AV yang anda alami. Moga2 anda nggak bingung baca email saya ini (kok jadi panjang ya...:) ) Salam, ikka > -----Original Message----- > From: P. Bagus Andrianto [mailto:[EMAIL PROTECTED] > POINT 1: > > 3. apakah format report anda disimpan dalam bentuk > > file / database ? > Yup, saya simpan dlm bentuk *.rtm. Oya misalnya hasil > exe dari prog, saya copy ke komp lain, apa sebaiknya > file reportnya (*.rpm) ikut dikopikan? selama ini aku > tidak meng copynya. POINT 2: > Aku kalo bikin gini: > Setiap kali aku mau bikin report, aku ambil > tppreport+tppBDEpipeline+Tquery. Trus tak taruh di > data module. Jadi selalu pakai tiga komponen itu. Dan > fieldnya langsung tak kaitkan ke tppDBText nya. > Setelah itu disimpan jadi *.rtm. > Bila ada report yg mirip dgn yg pernah saya buat, saya > open file report yg mirip tsb kemudian aku save as > pakai nama lain. POINT 3: > Saat runtime saya gak pernah ngeload file rtm tsb, > tapi langsung panggil report pakai ppreport1.Print. > (karena ppreport nya kan udah ada desainnya sendiri2, > jadi aku nggak nge-load rtm nya) > Nah bedanya mungkin mbak Ika pakai load dulu saat > runtime. Mungkin aku perlu coba pakai cara load ini > ya? > -------- > Report Explorer? fasilitas baru ya di RB, kayaknya di > RB 4.2 gak ada ya? Wah, saya nggak tahu... Kenalnya udah langsung yang versi 6... :) > > Printer nya FX1170, setting2 nya standar semua kok > > Makasi bantuannya, > sekecil apapun pasti ada manfaatnya kok :D > > Salam -- ANDRI > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Upgrade to 128-Bit SSL Security! http://us.click.yahoo.com/p7cEmB/s7qGAA/yigFAA/i7folB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Stop Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Keluhan Milis(Unbouncing,spam,dll): [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
