Pendekatan Buddhis Terhadap Pembangunan Sosial dan Ekonomi:
Sebuah Pengalaman Dari
A.T. Ariyaratne
Diterjemahkan oleh: Jimmy Lominto
(bag 5)
Pendidikan. Tingkat pendidikan dalam sebuah komunitas merupakan satu ukuran yang dapat digunakan untuk menemukan derajat pembangunan sosial dalam komunitas tersebut. Di sini, pendidikan bukan berarti belajar dari buku atau lulus ujian saja. Pendidikan utamanya adalah sebuah proses di mana kepribadian manusia dibangkitkan. Yang diperlukan adalah sejenis pendidikan seumur hidup, ditempa oleh kehidupan dan sepanjang hidup sebagaimana yang pernah disampaikan Mahatma Gandhi. Pendidikan jenis ini tidak hanya mendidik kepala tapi juga hati dan anggota tubuh. Orang yang benar-benar terdidik memiliki hati yang mampu
memahami secara mendalam serta pikiran yang disiplin. Orang tersebut tidak akan ragu untuk melakukan apa saja yang bermanfaat secara sosial, termasuk melakukan pekerjaan kasar. Setiap kegiatan konstruktif yang mengembangkan kesejahteraan rakyat dipandang bermartabat tinggi. Secara umum pendidikan yang terlalu tergantung pada buku, berorientasi pada sertifikat, dan pencarian kerja bukan saja menghambat pertumbuhan kepribadian seseorang, melainkan juga menghasilkan manusia-manusia yang tidak mampu menyesuaikan diri di komunitas. Sebaliknya, sistem pendidikan berorientasi Buddhis, formal, non formal, ataupun informal, tergabung dalam satu proses yang menyeluruh, ini sungguh merupakan suatu tanda masyarakat yang progresif. Secara esensial, program pembangunan komunitas Gerakan Sarvodaya adalah program-program pendidikan yang dirancang, di antara berbagai pertimbangan lain, untuk mengoreksi
ketidakseimbangan yang muncul dari sistem pendidikan formal yang masih terbelenggu warisan kolonial. Sesungguhnya, Gerakan Sarvodaya dimulai sebagai tanggapan korektif terhadap sistem sekolah yang tidak efektif ini.
Kesehatan. Tingkat kesehatan masyarakat adalah patokan kemajuan sosial lainnya. Bukan saja kesehatan pribadi yang penting, kesehatan komunitas dan kesehatan lingkungan juga penting. Buddha mengatakan kesehatan yang baik merupakan keuntungan terbesar. Sekarang kita dihadapkan dengan berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh kemiskinan maupun kemakmuran. Bukan hanya kemiskinan materi, kemiskinan spiritual juga telah menyumbang pada terpuruknya kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Selain penyakit konvensional, penyakit mematikan seperti AIDS adalah hasil dari keruntuhan tatanan moral masyarakat kita. Kebutuhan untuk mengembangkan kesehatan batin adalah hal terpenting saat ini. Buddha telah menunjukkan kita caranya lewat praktik meditasi yang Beliau anjurkan.
Hak Asasi Manusia dan Kewajiban. Hak dan kewajiban ditekankan secara mendetil sekali dalam agama Buddha. Buddha telah mengajarkan kita prinsip-prinsip yang menjadi landasan bagi kita sebagai individu, keluarga, dan komunitas dalam berhubungan satu dengan lainnya. Ketika orang tua tidak dapat memenuhi kewajiban terhadap anak-anaknya atau anak-anak terhadap orang tua; guru terhadap murid dan murid terhadap guru; pemberi kerja terhadap pegawai dan pegawai terhadap pemberi kerja; penguasa terhadap rakyat dan rakyat terhadap penguasa; dalam lingkungan sosial yang seperti ini, masyarakat manusia menjadi kacau balau.
Perlindungan Lingkungan hidup. Ini adalah patokan kemajuan sosial lainnya. Kesadaran kita akan lingkungan hidup hilang sejak satu setengah abad lalu. Kita telah menghancurkan hutan kita, mencemari sungai kita, dan meracuni tanah kita. Kita telah merusak sistem pendukung kehidupan kita sendiri. Kadang semuanya ini dilakukan atas nama pembangunan. Namun hasilnya sama sekali bertolak belakang. Kita semakin terpuruk di sektor ini dan kecuali pendekatan Buddhis terhadap hidup, dengan rasa puas sebagai kekayaan terbesarnya, kita terima dan kita jalani kehidupan yang bersahaja, kalau tidak, kita akan buat daratan kita tidak dapat dihuni lagi.(bersambung)
==============================================================
Bagi saudara-saudari seDharma yang tertarik untuk Belajar, Berlatih, dan Berbagi Hidup Berkesadaran serta mengembangkan Socially Engaged Buddhism* (SEB) di Indonesia silahkan bergabung dengan kami di Milis Dharmajala.
*Agama Buddha yang terjun aktif ke dalam segala aspek kehidupan manusia seperti urusan sosial kemasyarakatan, budaya, ekonomi, politik, perlindungan lingkungan hidup�dsbnya tapi yang dilakukan secara PENUH KESADARAN atau dengan PERHATIAN PENUH.
Silahkan kunjungi:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
Untuk bergabung, kirimkan email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Dharmajala bertujuan untuk:
Menyingkap Tabir Ketidaktahuan
Membongkar Sekat Ketidakpedulian
Menganyam Tali Persahabatan
Merajut Jaring Persaudaraan
Saling Asah, Asih, dan Asuh dalam Semangat Sanggha
Aktif Mengupayakan Transformasi Diri Transformasi Sosial
Melalui Hidup
Berkesadaran
|
========================================================= |
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
