27 Maret 2005
Dear Loemanz, Artikel Anda bagus sekali untuk menjelaskan arti dari apa yang disebut Kesadaran dan artikel ini tentunya juga berguna untuk orang yang tidak atau belum dalam keadaan "stress". Bolehkah saya memakai Ringkasan Anda ini (dari Bill Moyer's Healing and the Mind, Doubleday;1993) sebagai bahan diskusi diantara teman-teman saya? Menantikan jawaban anda, terima kasih. Surjadi Liunanda On Fri, 25 Mar 2005 16:45:29 -0000, loemanz <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > BM: Apakah tujuan meditasi untuk melambatkan pikiran? > > JK-Z: Saya akan mengatakan bahwa tidak ada tujuan dalam meditasi. > Begitu engkau meletakan suatu tujuan, engkau menjadikan-nya hanya > suatu aktifitas lain untuk menuju kesuatu tempat atau mencapai suatu > tujuan. > > BM: Tapi perusahaan asuransi tidak akan mengcover pasien-pasien > yang ada disini demi tidak ada tujuan. > > JK-Z: Iya sih. Yang mengikuti program kami semua-nya di rujuk oleh > dokter mereka, supaya kondisi mereka dapat membaik. Namun paradox- > nya, mereka justru akan membuat kemajuan lebih besar bila mereka > tidak mengejar untuk mencoba mencapai sesuatu, dan hanya belajar > melalui pelaksanaan meditasi untuk mengalami momen-momen sebagaimana > momen itu merekah. > > BM: Apa kaitan-nya ini dengan stress dan penyembuhan, justru inilah > alasan mereka disini dan mengapa biaya program yang dibayar bisa > dikembalikan? > > JK-Z: Kenyataan yang muncul, relaksasi fisiologi mendalam yang > mendampingi meditasi, hal ini sendiri, adalah penyembuhan. Ketika > saya memulai program ini di tahun 1989, ide-nya untuk mengeksplorasi > kemungkinan mengadakan pelayanan klinik di pusat medis utama yang > menampung mereka yang terlontar dari retakan system pelayanan > kesehatan, dan menantang mereka untuk melakukan sesuatu untuk diri > mereka sendiri sebagai komplemen dari penanganan medis mereka. > > Ide awal-nya bukan untuk menyembuhkan, akan tetapi untuk membantu > mereka meng-akses sumberdaya di-dalam diri mereka bagi penyembuhan, > menenangkan pikiran, dan berfungsi lebih efektip dalam hidup, dan > membantu mereka mengembangkan strategi dan sumberdaya untuk > menghasilkan pilihan-pilihan yang lebih fleksibel dan masuk akal > sewaktu dalam tekanan, menangani stress, merasa lebih baik dengan > tubuh mereka, dan lebih terlibat dalam hidup. Kami ingin melihat > apakan sumberdaya di dalam-diri mempunyai effek terhadap kondisi > medis kronis, dan kenyataan-nya begitulah, dan orang-orang membaik > dalam banyak cara. > > Mengukur efek dari program kami adalah cerita yang berbeda. Butuh > waktu berpuluh-tahun bagi ilmu pengetahuan untuk mendapatkan inti > dasar dari apa itu memasuki kondisi relaksasi mendalam, dan merubah > relasi seseorang dengan tubuh-nya dalam konteks apa yang sungguh > dialami. > > BM: Bagaimana anda menjabarkan penyembuhan pikiran/tubuh? > > JK-Z: Beberapa ratus tahun belakangan kita cenderung melihat > penyakit sebagai kurang lebih sebagai fungsi fisik tubuh, dan > melihat pemikiran, perasaan, emosi, dan interaksi social sebagai > berada dalam ruang cakupan pikiran. Kita berpikir proses penyakit > tidak punya kaitan apapun dengan pikiran. Sebagai contoh, kalau anda > terkena infeksi-bakteri, bagaimana perasaan anda tentang infesi > tidak punya pengaruh apapun- sebaliknya penicillin dapat berpengaruh > besar. Dalam model ini, engkau di-diagnose apa masalahnya dengan > tubuh, obati, lalu lanjutkan perjalanan hidupmu. > > Namun, sewaktu kita mulai melihat penyakit kronis seperti kanker dan > sakit Jantung, yang bukan penyakit infeksi, kita melihat lebih > banyak fakta bagaimana kita menjalani hidup kita, bagaimana kita > berpikir, dan merasa selama masa hidup ini, mempunyai pengaruh > terhadap jenis-jenis penyakit kita. Jadi keterkaitan pikiran/tubuh > sesungguhnya lebih kepada memahami bahwasanya pikiran dan tubuh > hanya terpisah secara semu, dan keduanya selalu bersama-sama, dan > interasi mereka saling mempengaruhi satu sama lain. Pemikiran ini > tidak baru – pemikiran ini sama tua-nya dengan dunia pengobatan. > Saya pikir apa yang baru adalah memperkenalkan-nya pada ilmu > pengobatan Barat modern. > > BM: Mengapa reuni pikiran dan tubuh sekarang? > > JK-Z: Alasan terutama karena beberapa perkembangan sangat menarik > terjadi di dunia keilmuan sehingga memaksa kita untuk melihat ulang > pada topic ini. Juga, kita telah mencapai suatu limit dalam hal apa > yang ilmu kedokteran dapat lakukan. Orang Amerika cenderung > mengharapkan kedokteran dapat menyembuhkan segalanya- namun ilmu > kedokteran dapat memenuhinya jauh dari pengharapan. Kita juga > berharap untuk mengerti segalanya – namun kita bahkan tidak tahu apa > itu pikiran, walau kita tahu kita semua memilikinya. > > BM: Tetapi apakah anda bermaksud mengatakan perusahaan asuransi akan > membayar untuk mu mengajarkan orang orang untuk mengenai diri-nya > sendiri? > > JK-Z: Well, kalau memiliki nilai therapy, mengapa tidak? Ini jauh > lebih murah daripada membedah dan membuka dada mereka. Ilmu > pengobatan telah mencapai batas kenaikan pengeluaran/biaya namun > dengan hasil penurunan pendapatan/penyembuhan. Sebagian dari > permasalah adalah suatu factor penting hilang di dunia pengobatan: > partisipasi aktif dari pasien. Disinilah optimisasi keterkaitan > pikiran/tubuh memegang peran kunci, dan juga biayanya murah di > kantong. > > Kalau memungkinkan mengajar orang-orang untuk me-regulasi diri, > sehingga misal-nya mereka tidak menjadi sering panik, tekan darah- > nya menjadi ngak terlalu sering bergairah dalam kondisi stress, dan > mereka dapat menangani rasa sakit mereka dengan sedemikian cara > sehingga mereka tidak lagi-lagi perlu digiring ke ruang gawat- > dalurat, atau diberikan obat-obatan, dapat anda bayangkan berapa > banyak uang yang dihemat? Jadi ini sepenuhnya menjadi kepentingan > penyedia pelayanan kesehatan dan perusahaan asuransi untuk mendukung > upaya seperti ini. > > Banyak klinik mulai memberi tantangan pada pasien untuk melihat apa > yang dapat mereka sendiri upayakan sebagai pelengkap dari pengobatan > medis. Saya pernah melihat seseorang berusia sembilan puluhan dan > sangat-sangat sehat, ataupun orang di usia tiga-puluhan tapi > kesehatan-nya ambrul-adul. Kalau anda mempunyai semacam kendali- > didalam, anda bisa sangat terbebas dari biaya dalam system > kesehatan, dan terbebas dari banyak kesedihan. > > BM: Maksud anda teknik pengobatan yang memberdayakan saya untuk > dapat memiliki kendali pada kebiasaan dan prilaku saya menjadi lebih > sehat? > > JK-Z: Benar, dan saya pikir salah satu alasan klinik-klinik seperti > ini menghasilkan tingkat kepuasan pasien begitu tinggi adalah karena > kita menjadikannya menyenangkan. Meditasi menjadi begitu mengasikan > sehingga engkau ingin terus mejalaninya. Ini merupakan bagian dari > pengembangan diri, mengembangan kapasitas dalam diri untuk menjadi > diri yang sepenuhnya. > > Terdapat nilai-nilai dari disiplin berkaitan dengan teknik > pikiran/tubuh yang memberdayakan seseorang, dan pada saat yang > bersamaan, pendalaman dan perluasan perspektip nilai dari keberadaan > tubuh dan perawatan-nya dengan pendekatan tertentu. Saya pikir > dokter manapun akan menghargai pasien dengan pandangan demikian > karena ini akan membantu dokter merawat pasien sebaik-baiknya yang > dapat ia lakukan. > > BM: Apakah pada akhirnya meditasi hanya menjadi sekedar plester- > luka, sesuatu yang saya tempelkan ketika saya mula merasa perasaan > ngak enak? > > JK-Z: Banyak orang berpikir demikian akan meditasi. "Saya belajar > sedikit teknik meditasi, dan ketika keadaan menjadi begitu stress, > saya gunakan sedikit teknik-ku dan menjadi relaks". Mereka berpikir > meditasi adalah sesuatu untuk digunakan ketika anda mememerlukannya. > > Sesungguhnya, meditasi lebih tepat di definisikan sebagai `cara- > hidup'. Ini seperti mengenakan parasut. Anda tidak mulai mengenakan > parasut ketika anda hendak melompat dari pesawat. Parasut sudah > dikenakan di pagi, siang, dan malam, setiap hari, jadi ketika anda > membutuhkannya, ia sudah berada disana menahan beban diri anda. > Engkau perlu menyisihkan sebagian waktu setiap hari waktu untuk diri- > sendiri. Dan ketika keadaan stess muncul, anda memiliki kerangka- > kerja untuk menanganinya dan sebuah bendungan ketenangan dalam > diri, dan stabilitas, dan wawasan terang. > > Ringkasan dari Bill Moyer's Healing and the Mind (Doubleday;1993). > Copyright 1993 tulisan Bill Moyers. > > Pelatihan Dasar Meditasi > 1. Duduk dengan penuh kesadarn dan postur tubuh relaks sehingga anda > tetap nyaman dalam keadaan tidak bergerak. (Engkau dapat duduk di > kursi, punggung lurus dengan telapak kaki menyentuh lantai, atau > duduk di bantal setebal sekitar 8 – 16 cm) > > 2. Upayakan tubuh bagian belakang, leher dan kepala segaris lurus, > bahu anda dalam keadaan relaks dan letakan tangan anda di tempat > yang nyaman (biasanya di lutut). > > 3. Letakan perhatian pada pernafasan. Amati nafas masuk dan nafas > keluar. Berikan perhatian penuh pada perasan dari udara ketika ia > bergerak masuk dan keluar. Begitu anda mendapatkan perhatian > berpindah ke hal lain, catat-lah, dan biarlah ia berlalu, dan dengan > lembut gandenglah perhatian kembali pada pernafasan, kembali pada > naik dan turun perut. > > 4. Ketika engkau telah dapat mempertahankan perhatian pada > pernafasan, cobalah untuk memperluasan cakupan kesadaran "sekitar" > perut sampai mencakup perasaan tubuh anda keseluruhannya. > > 5. Pertahankan kesadaran tubuh duduk dan bernafas, dan ketika > pikiran berkelana, bawalah kembali pada kesadaran duduk dan bernafas. > > = Selesai = > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
