--- In [EMAIL PROTECTED], "Mei Cien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Anda cuman mendapat info dari web, tapi tahukah anda bahwa saya orang surabaya dan lahir di surabaya dan sampai sekarang saya masih warga surabaya? Apakah anda tahu maksud dari "dolly adalah lokalisasi terbesar di asia tenggara"? Saya kasih tahu anda: di surabaya, secara legal pemkot di sini berusaha melokalisasi pelacuran ke lokalisasi2 supaya para WTS tidak tersebar atau praktik di jalan2. Dan kompleks lokalisasi yang terbesar adalah Dolly. Dan bisa jadi benar bahwa dolly adalah kompleks lokalisasi terbesar di asia tenggara, tapi SANGAT TIDAK BENAR bahwa jumlah pelacur di sana lebih besar jadi jumlah pelacur di thailand. Dan apakah anda pernah pergi ke thailand? Teman sekantor saya yang sering dikirim ke kantor cabang di sana mengatakan kalau pelacuran di sana benar2 parah. Kita dengan gampangnya menemukan klub tari telanjang, rumah bordil dan semacamnya hampir di semua penjuru kota, dengan pelacur mulai dari umur 9 tahun. Bukan point kita disini untuk membahas soal jumlah pelacur di thailand. Tapi apa anda tahu juga apakah mayoritas ajaran yang dianut penduduk thailand? apakah anda tahu mayoritas ajaran yang dianut para pelacur dan orang2 tua yang menjual anaknya sebagi pelacur di sana? Yang mau saya bahas adalah claim anda dibawah ini: > Kenapa dunia makin rusak? > Karena semakin sedikit orang yang mengerti ajaran Buddha (karena > kelakuan evangelist salah satunya), sehingga mereka yang tidak mengenal > Buddhisme melakukan hal hal yang tidak baik, lalu ketika terlahir > kembali juga tidak mendapatkan hasil yang lebih baik. > Jadi kalau dunia ini makin rusak salah satu sebabnya ya karena kecilnya > jumlah mereka yang telah mengenal ajaran Buddha, Tolong anda jelaskan fakta yang terjadi di thailand dengan claim anda di atas!. Daripada anda berputar-putar mencari jawaban yang lain yang cuman akan mengaburkan permasalahan, lebih baik anda fokus menjawab kasus itu dulu. Bukankah selama ini anda selalu mengatakan: "tipikal orang kristen ya kayak gitu, selalu saja memberikan pertanyaan lain yang lebih sulit dijawab" Sekarang giliran anda untuk membuktikan bahwa anda beda dengan orang orang2 Kristen yang anda maksud. bagian email anda yg lain: > dan banyaknya mereka yang mengenal ajaran yang tidak mengutamakan perbuatan baik tetapi lebih > mengutamakan iman seperti kristen. > Karenanya jangan heran yach kalau dunia makin rusak. Kalau anda tidak bisa menjawab kasus thailand di atas, sebaiknya anda cabut pernyataan anda di atas ini, atau boleh anda ganti dengan: "banyaknya mereka yang mengenal ajaran yang selalu bilang selalu bilang paling logis tapi tidak melakukan sesuatu dimana ajaran tersebut menjadi mayoritas" --- In [EMAIL PROTECTED], Abin Nagasena <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apakah saya menutup mata? > Benarkah Thailand adalah daerah pelacuran terbesar di dunia? > Anda mau tau? Dolly di Surabaya adalah kompleks pelacuran legal terbesar > di Asia. > Thailand dan Indonesia sama sama di Asia, lalu dari mana anda mendapat > informasi tersebut? > Ah, saya tahu, anda mendapatkannya dari > http://www.bit.net.id/sahabatsurgawi/kjdn/kjdn_mei03.html > > ini saya kutipkan: > 30. Thailand. > > Thailand, artinya tanah kebebasan, terletak di Asia Timur, dengan > > populasi 61,2 juta jiwa. Ada 60% penduduk berada dibawah usia 35 > > tahun; mayoritas Budha. Simbol dari kuil Shiva (dewa perusak) berada > > dibelakang negara ini. Dengan ibukota Bangkok, negara ini terkenal > > sebagai kota sex di dunia. Sekitar 40% usia 8-15 tahun dipaksa masuk > > dalam kehidupan prostitusi. Selain dibawah tekanan > > polisi, tentara yang korup dan tidak adanya otoritas pemerintah atas > > apa yang terjadi, kemiskinan juga memaksa orangtua untuk menjual > > anaknya. Anak laki-laki dan perempuan muda hidup dalam ketakutan > > karena mengalami pelecehan seksual, kejam dan kebejatan moral. 50- > > 80% anak-anak yang hidup dalam prostitusi terinfeksi HIV. Bersyukur > > untuk YWAM dan Rumah Anugerah melayani anak-anak dan juga para > > wanita untuk keluar dari situasi tersebut. Doakanlah > > agar Tuhan memulihkan mereka dan menghentikan para orangtua yang > > menjual anak-anaknya. Doakan agar mereka bebas, dapat tertawa, > > berteriak, menari dan bernyanyi. Doakan agar pemerintah setempat. > > > > Itu merupakan cara jahat orang kristen merusak citra Buddhisme, terutama > tuduhan soal orang tua menjual anak-anak mereka menjadi pelacur tanpa > bukti otentik. > > Hanya orang bodoh dan orang kristen yang beriman buta yang percaya > dengan tulisan tersebut. > Lihat saja, katanya Thailand berada di Asia Timur. Sejak kapan Thailand > pindah ke Asia Timur???? > > > salam, > abin --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
