Note: forwarded message attached.


                
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour:
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 
--- Begin Message ---






>From: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>Subject: PAYMENT ADVICE
>Date: Wed, 4 May 2005 08:06:07 +0700
>
>Best regards,
>
>Suyati
>Finance Dept.
>Phone: 62 770 611048
>Fax     : 62 770 612470
>e-mail  : [EMAIL PROTECTED]
>----- Forwarded by Suyati Wong/CV/Novartis on 05/04/2005 08:05 AM -----
>
>                       "Suwarno \(IT\)"
>                       <[EMAIL PROTECTED]        To:       "Handy" <[EMAIL PROTECTED]>, "Willing" <[EMAIL PROTECTED]>,
>                       .com>                     "Suwati" <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, "Suarni,
>                                                 Dewi" <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, "Johan
>                       05/03/2005 08:44          Johan" <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>,
>                       AM                        <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>,
>                                                 <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>,
>                                                 <[EMAIL PROTECTED]>, Suyati Wong/CV/[EMAIL PROTECTED],
>                                                 <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, "Meriyana"
>                                                 <[EMAIL PROTECTED]>, Suyati Wong/CV/[EMAIL PROTECTED]
>                                                cc:       "Soni Tri Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]>
>                                                Subject:  <Breakfast> Makna "Jujur, sungguh jujur" dalam Karaniyametta
>                                                 Sutta
>
>
>
>
>
>Dari: Asen, Jakarta
>Bhante,
>Bagaimana menerjemahkan kata-kata "berlaku jujur, sungguh jujur", juga
>untuk "baik", "ramah" dll dalam kehidupan sehari-hari ?
>Apakah kita harus menerapkan kejujuran, kebaikan dan keramahan dengan
>sungguh-sungguh ? Menurut saya, itu seakan-akan membuat saya seperti
>orang bodoh. Apakah kita boleh "tidak" begitu jujur, baik dan ramah
>apabila ...... (sengaja dikosongkan), jika ini boleh berarti kan
>kejujuran, kebaikan dan keramahan kita tidak unconditional. Karena ada
>pendapat kalau sesuatu yang terlalu, termasuk terlalu jujur, baik dan
>ramah juga tidak baik.
>Bagaimana menurut Bhante tentang hal ini ?
>Anumodana.
>
>Jawaban:
>Agama Buddha memang mengajarkan seseorang untuk berbuat kebajikan,
>termasuk berlaku jujur dan ramah, namun, di sisi lain, umat Buddha juga
>diajarkan untuk selalu bertindak bijaksana. Seseorang disebut bijaksana
>apabila ia dapat membedakan hal penting sebagai hal yang penting, dan
>hal yang tidak penting sebagai hal yang tidak penting. Dengan kata lain,
>orang bijaksana adalah ketika ia mampu melihat saat yang tepat untuk
>bertindak sesuatu. Ketepatan bertindak maupun menghentikan tindakan
>inilah yang menghindarkan dirinya dari sebutan 'orang bodoh baik hati'.
>Ia menjadi orang baik dan bijaksana.
>Semoga pengertian ini dapat dijadikan perenungan agar menjadi bijaksana
>dalam bertindak baik.
>Semoga selalu bahagia.
>Salam metta,
>B. Uttamo
>
>
>
>


Express yourself instantly with MSN Messenger! MSN Messenger Download today it's FREE!
--- End Message ---

Kirim email ke