Rekan Huang dan semuanya, Pertama baca topik ini, saya sudah meragukan kejujuran tukang kwamia tersebut. Tapi karena nggak ngerti, ya diem saja.
Si penulis mungkin berpikir,"Berbohong demi menyelamatkan domba yang sesat, adalah justru kebaikan." Ia pikir itu adalah kebaikan. Yang begini ini sulit disadarkan. Kalau orang melakukan kesalahan, dan tahu itu adalah kesalahan, LEBIH gampang disadarkan. Saya usul. SETIAP ada tulisan demikian agar Ko Huang atau yang mengerti soal hal tersebut mengulas secara tuntas, dengan argumen, dasar, data yang jelas, telak, tidak emosional. Kemudian ada yang mengedit dan menjadikan satu tulisan,"Jawaban Buddhis buat tulisan GGGG, oleh Si ZZZ". Saya pikir ini lebih produktif, efektif dan efisien, elegan dan terhormat. Daripada kita secara pribadi membahas topik tersebut berulang-ulang, penuh emosi, yang malah membuat umat Buddha nampak EMOSIONAL, MENCAK2, akhirnya malah kesannya negatif di mata umat lain. Jawaban kita tersebut lalu kita sebarkan ke semua milis Buddhis, buletin maya, milis K yang pernah menulis tulisan GGGG tersebut. Kalau cara ini sering kita lakukan, lama2 mereka akan malu sendiri, paling tidak umatnya yang yang masih punya nurani. Tapi kalau kita HANYA MENCAK2, EMOSIONAL, kurang terarah, maka ini banyak buang waktu dan pikiran. Dan di mata Umat K yang masih punya nurani, kita nampak jelek! Banyak ruginya. Nanti, kalau ada milis yang melempar topik GGGG tersebut(di milis manapun) kita tak perlu emosi lagi, cukup kirim "Jawaban Buddhis buat tulisan GGGG, oleh Si ZZZ". Pikiran dan waktu bisa kita manfaatkan buat ngurus yang lain. Masalahnya, apa ada diantara yang mampu, mau mengerjakan tugas ini? Salam metta, Wijaya ----- Original Message ----- From: "Huangdi_98" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, May 11, 2005 1:23 PM Subject: [Dharmajala] Fwd: Re: [lemb_kristologi_buddhist] Bagi yg suka pd Ramalan > --- In [EMAIL PROTECTED], Andrew Huang > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia di > kalangan etnis > Tionghoa. Apa yang Bapak lakukan setiap kali pasien > datang? > > JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang diterima. > Tetapi, > harus saya uji dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan > tanggal > lahirnya lengkap dengan jam kelahirannya. Lalu > didaftar,tunggu, antri > dan jam berapa bisa diterima. > > TANYA: Maksud Bapak? JAWAB: Dari tanggal lahirnya, > kita harus bikin > Pek Jie. Pek Jie ialah sebuah daftar di mana kita > dapat menghitung > dengan mengutak atik angka berdasarkan tanggal lahir > sehingga > menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan, tahun > kelahiran > diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut > Bintang ("Xing"). > Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai > dengan apa yang sudah > ditentukan oleh Pek Jie. > > TANYA: Dan, ternyata memang tepat? > > JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah > diuji. Jadi, saya > menerima pasien tak sembarangan. Jika menurut > perhitungan berdasarkan > masa lalunya, kapan menikahnya, kapan punya anaknya, > sudah 90 % tepat > barulah saya jadikan pasien. Tetapi, kalau kurang > dari segitu tak mau > saya jadikan pasien. Bisa saja saya katakan bahwa > tanggal lahir yang > diberikan kepada saya itu salah tanggalnya, karena > orangtuanya memang > salah mencatatnya. > > -->ndak juga , sistem meramal menggunakan Ba Zi atau > pek jie itu berdasarkan sistem Tian Gan dan Di Zhi , > jadi wajar tidak semua tepat. > Ce Wei Dou Su sendiri tidak bisa tepat terhadap semua > org atau Tie Suan Pan tidak bisa tepat hingga 90 % > apalagi cuma berdasarkan hitungan standard. > Ba Zi yang digunakan oleh tukang ngibul Harun itu yang > termasuk teknik mana ? > Lagian juga gak ada tukang kwamia yang bener2 berani > bilang 90 % tepat kecuali tukang ngibul. > Ketepatan sistem Ba Zhi itu paling2 cuma 20 % , > makanya lu tuh licik , diliat dulu ditanya dulu bisa > dikemek gak tuh org , kalu bisa lu lanjut. > Tukang kwamia yang jago sih kagak perlu pekji. > > TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, > rohnya sudah > dikuasai terlebih dulu ? > > JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah > berada di dalam cengkeraman roh yang saya pelihara. > Sejak itu roh > pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang saya > perintahkan. > Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, > maka rohnya > tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai! > Padahal sebenarnya belum tentu ia akan bercerai. Roh > kamilah yang > justru menakdirkan, merencanakan semuanya itu. Ini, > yang saya pikir > paling tepat. Makanya, tukang kwamia yang makin jitu, > makin > berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat. > Bekingnya makin > hebat. > > -->huahahahahaha > mas dukun Harun , sistem kwamia itu berdasarkan > perhitungan dan menilai karakter org yang di kwamia , > gak pake roh2an. > Gak percaya ? Cari sekolah Yi Jing di Taiwan sono. > Meliat face muka , meliat garis tangan utk meliat > karakternya dan kemudian digabung dengan perhitungan > yang berbasiskan pada Ding Li dan meliat bintang apa > yang bernaung ( 28 rasi) dan bahkan ada yang > menggunakan 36 Rasi. > Jadi kalau pasutri yang sifatnya sudah bertolak > belakang maka dapat diperkirakan bahwa rumah tangganya > mengalami gejolak, tinggal dihitung berapa lama > kekuatan mereka ber2 dalam membina rumah tangga. > Kalu pake roh2an segala , itu sih DUKUN alias gak bisa > KWAMIA secara bener. > Mana ada sistem ngeramal pake roh ? > Gak usah jauh2 , sistem Gua/kua aja gak pake roh2an. > Apalagi yang dipake sistem pek jie. > Ngibulin anak kecil ya ? > Masak tukang kwamia gak bisa liat muka ama tangan ? > Liat muka buat ngeliat karakter. > Kalu kwamia boong2an sih , tinggal beli buku terus > buka tuh buku , liat tanggalnya , bulannya terus baca > dari buku karakter si A begini begitu , kalu cocok > alias bener silahkan lanjut. > Itu sih bukan tukang kwamia tapi tukang tipu. > > TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru > dari si tukang > kwamia kepada si pasien? > > JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai > oleh roh yang > ada dalam diri saya untuk mengutuk manusia atau > pasien yang datang! > Dengan begitu setiap pasien berada dalam cengkraman > kami. Melalui > mulut kami, tukang kwamia keluar kutukan-kutukan yang > harus > dijalankan secara tak sadar oleh si roh pasien itu. > Misalnya, jika > dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat orang > perusahaannya, biar > bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan > disikat orang lain. > Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada > roh kami si > tukang kwamia! > > -->huahahahahahahahaha > Lu belajar ilmu apa tuh ? > Apa lu denger dongeng2 Ekku jadi gak mo kalah > ngedongengnya ? > Kalu dikutuk jadi kaya gimana ? > kalu dikutuk dapet bini cakep en seksi gimana ? > Emangnya kwamia lu itu yang jelek2 melulu alias > nyumpahin org melulu ? > > TANYA: Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang > Kristen yang masih > datang untuk dikwamia atau diramalkan kehidupannya? > > JAWAB: Orang Kristen yang pergi ke tukang kwamia? Oh, > banyak. Banyak > sekali. Dulu, sebelum saya bertobat, sudah bukan > rahasia lagi jika di > antara sekian banyak pasien saya, banyak yang > beragama Kristen. Cuma, > setelah saya bertobat, saya ingin memberitahukan > kepada > mereka untuk menghentikan hal tersebut. Sebab, jika > masih tetap > percaya atau pergi ke tukang kwamia, nasib mereka > sudah tak ada di > tangan Tuhan lagi. Ia harus tunduk atau menuruti > kepada > ramalan-ramalan yang dia pegang. Setelah saya > bertobat, saya membaca > > Firman Tuhan dalam Roma 6 : 16 . Kepada siapa kita > taat, kita > menjadi hambanya. Nah, jika orang Kristen masih pergi > dan percaya > kepada tukang kwamia, ia menjadi hamba dari roh > tukang kwamia. > Menjadi hamba roh tukang kwamia, pasti ada imbalan > atau tumbal yang > harus dibayar. Ingin diramal baik, sudah tentu tak > gratis. Jadi, > harus ada bayarannya dan bayarannya mahal yaitu nyawa > salah seorang > keluarga kita. > Seperti yang dulu pernah saya alami. Dua orang anak > saya meninggal > dunia. > > --> anak lu mati ? kesian amat!!! > Dosa lu sih nipuin org melulu. Lha lagian anak lu mati > gara2 lu dikwamia ama org laen ? > Lagian emangnya org2 Kristen itu gak pernah punya anak > yang mati ya ? > Semua org Kristen yang bener itu anak2nya pada panjang > umur semua ? > Lu bikin statistik sono. > Yang jelas tukang kwamia itu terima duit alias angpao > dari org2. Jadi gak gratis hehehehehehe > > > TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika kita > meminta sesuatu > kepada tukang kwamia? > > JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI, > air susu ibu yang > kita minum. Kita pinjam uang kepada bank. Tak mungkin > bank memberi > secara gratis. Kita harus membayar bunganya, bukan? > Kita pinjam uang > sama teman. Namanya hutang, bukan? Kecuali dari > orangtua kita. Di > alam roh juga begitu. Harus ada harga yang harus > dibayar. Karena itu, > jika memperoleh hasil, maka hasil itu harus jelas, > apakah dari Tuhan > atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia akan memberi > tanpa imbalan. > Gratis! MisalnyaIamenciptakan matahari. Orang > jahatpun bisa > menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. > Air, Tuhan berikan > secara gratis. Kalau kita harus membeli air, itu > karena kita harus > membayar ongkos pembuatan air. Airnya kangratis. > > --->pendeta abis khotbah juga dapet duit hehehehehe > Emangnya gratis ? > Yesus lebih kejem , gak percaya ama die , > mampusssssssss > Masih mending Buddhism , Hindu , Taoism dan > Confuciusm. > > > TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang > tradisi lamanya, > peranan Shio sangat penting dalam perjalanan > hidupnya. Bagaimana > sebenarnya hal itu? > > JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak > manusia sudah tak > berfungsi sebagai watak manusia yang sebenarnya. > Sifat dan watak > manusia sudah seperti berubah menjadi sifat dan watak > binatang. Hal > ini terjadi karena sejak zaman dulu, orang Timur > sudah ditaklukan > oleh gambaran hewan dalam Shio-shio itu. > Mau tahu artinya Shio? Shio artinya persis atau sama > dengan! Siapa > yang bisa mengutuki anak kita, kalau bukan > orangtuanya? Melalui shio > itu akhirnya kuasa jahat itu, memakai mulut orangtua > supaya mengutuki > anaknya! > > -->bedeh > Yang jelas itu sistem Tian Gan yang dipermudah pake > nama2 binatang biar gampang buat ngitung umur. > Contohnya aja Jia Zhi , tau itu shio apa ? tau itu > umur berapa ? > Maksud lu itu watak org2 Tionghua dah kayak binatang > gara2 shio atawa tradisi ? > Cuma watak org2 Kristen yang bener gitu ? > > TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik? > > JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang bagus. > Kelinci artinya > playboy. Rumah tangga bakal hancur. > Naga, artinya kesombongan. Ular artinya licik. Tikus > merusak, kerbau > bodoh, macan sadis atau buas, kuda diperbudak atau > ditunggangi orang. > Kambing, kebangetan atau "awban" atau berjiwa > pemberontak, monyet > nakal. Apa saja berani dia coba. Ayam jadi santapan > orang banyak, > anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, > dia akan > membela perampok atau majikannya saat melawan polisi. > Tak mungkin dia > membela polisi saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia > kanbinatang jorok. > Selalu kembali ke tempat yang kotor dan nasibnya > selalu berakhir di > tempat pembantaian. > > -->kelinci playboy ? nonton bokep melulu kale lu. > Dari cerita lu itu soal karakteristik shio aja ngaco > hehehehehehehehehe. > Sekarang ini kalu diliat kadang nasib binatang bagus2. > Contohnya aja anjing2 ras tuh. Makannya aja lebih enak > daripada babu. > Anjing geladak yang nasibnya sial , dipotong buat > dimakan ataw digebukin. > > TANYA: Kalau dengan horoskop? > > JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui horoskop > yang mengambil > sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam > perangkap iblis dan > iblis sudah berkeliaran di dunia ini dan mempengaruhi > manusia agar > jiwanya tidak seperti manusia melainkan berjiwa dan > bersifat seperti > binatang. Ajaran manusia membunuh, merampok, > memperkosa. Kita lihat > anak membunuh orangtuanya, ayah memperkosa anaknya, > jiwanya sudah > seperti binatang. > > -->ajaran Kristen aja ngajarin perbudakan,makanya > banyak org2 Afrika dipaksa jadi budak hehehehe > Ngajarin kalu nyebarin agama mesti pake Anceman. > Liat sono perjanjian Wang Xia dan perjanjian2 lain. > Inget pepatah ya "macan aja gak makan anaknya" > Dukun model kayak lu sih cuma lakunya ngejual dongeng2 > kayak begini. Nasib lu apes sih , mo kerja bener males > , mo usaha gak bisa. Jadi bisanya jadi tukang kwamia, > eh gak taunya gak bisa kwamia nyang bener en ngetop > model Kang Hong Kian atawa mpe Wong Kam Fu. > Akhirnya jadi tukang ngibul. > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > The New Yahoo! Shopping - with improved product search > http://shopping.yahoo.com > --- End forwarded message --- > > > > > > > Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. > > Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; > tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; > serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. > Kami mengikuti jalur perhatian penuh, > latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam > agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, > sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. > Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
