Halo semua buat teman2 BUddhis,
nama saya sylvia, skarang lagi kuliah di Swedia. Udah lama dsuruh 
aktif di milis ini (sama Jimmy) cuma berhubung agak sibuk..:) baru 
sempet sekarang nih.
Terus Terang aku bingung mau nulis apa karena aku baca2 messages yg 
lalu2, tulisannya rada2 berat dan serius, tapi nggak semua, jadi aku 
cerita sedikit aja tentang pengalaman aku dsini.

Sejak pertama aku sampai di swedia aku merasa beruntung banget 
karena orang2 yg aku temuin, teman2 di sekeliling aku baik2. 
Perjalanan aku, fine no problem. Fasilitas yg aku dapat juga bagus, 
dibanding orang lain( hoki). terus terang aku merasa terlalu baik, 
jadi teringat karma. Bukan bermaksud serius tapi aku benar2 merasa 
kalau aku menuai karma baik terus, kapan karma baik aku habis???

Dan ada beberapa kesempatan di mana saya benar2 merasa pengaruh 
karma sangat berperan, saat saya berniat kurang baik situasi pun 
seakan sangat tidak mendukung. Namun saat saya kehilangan sesuatu yg 
bernilai, saya benar2 mengharap dan mencoba berbuat baik, barang 
tersebut kembali. AMAZING!! Kalau bagi saya jika saya berbuat 
sesuatu dgn niat baik biasanya wlaupun tidak mulus tetapi akhirnya 
relatif baik. Dan pengalaman2 tersebut benar2 membuat saya hati2 
dengan karma saya. Dan saya harap teman2 semua juga. 

Dan saat2 sebelum saya berangkat sampai selama saya di sini saya 
benar2 merasa kalau orang tua saya sangat  sayang dan support kepada 
saya, bahkan saya harap saudara saya ngga merasa dinomorduakan 
(walaupun awalnya ortu saya sgt menentang idea saya kuliah ke luar 
negeri, butuhh tarik urat and syaraf, sih...).
 
Tinggal dsini hampir setahun ada ups and downnya juga. Kadang aku 
merasa sangat kesepian, tapi aku dapet teman2 yg baik2 di sini. Ada 
pendapat klo org Bule very individualism, di beberapa hal ada 
benarnya tapi mereka juga bisa kolektif, cooperative and setia 
kawan. Terutama di kota saya, Jonkoping, Swedish dan international 
students lainnya(56 negara)sangat ramah dan tenggang rasa satu sama 
lain. Bahkan ada satu yg saya jadi ikut2an, senyum sama org yg 
sering kita temuin, walaupun ga kenal langsung.

Yang saya paling kangen terus terang(selain makanan dan temen2) 
yaitu pergi ke vihara karena sweden itu 90 % catholic, dan Vihara 
dsini cuma di 3 kota besar: Stokholm, Gothenburg, and Malmo. kota 
saya ukurannya middle dan cuma ada Gereja, jadi saya benar2 kangen 
ama VIhara. Well saya ngaku jujur kalau dulu wkt di indo saya sering 
ke Vihara, tapi biasanya tergantung bangun atau tidak, dan biasanya 
telat karena itu sering duduk di belakang. Di sini kadang2 saya cuma 
baca paritta di kamar kalau lagi pengen, dan namaskara sendiri 
walaupun ga ada Buddharupang, karena saya percaya Buddha is 
everywhere.

Dsini saya ketemu macem2 opinion dari macem2 orang, ada yg 
menganggap Indonesia is very cool, tapi ada juga yg menganggap 
Indonesia agak terbelakang, well ada benarnya juga sih. Tapi waktu 
orang2 tanya agama saya , and saya jawab Buddhism (karena mereka 
pikir Indonesia is 100% moslem), mereka menganggap itu sgt "cool" 
(bukan berarti agama lain tidak cool). Ada teman dr eastern Europe
(saya lupa negaranya) yg bilang kalau "Buddhism is the most peaceful 
religion in the world", saya setuju banget. Dia christian tapi dia 
punya pandangan yg sangat menyanjung agama <Buddha, sampai ga enak 
iyain nya. Well I'm really proud of it!!!!

Dan University saya, Jonkoping University, juga ada subject 
Buddhism, dan agama2 lainnya. Karena itu saya pernah mengoreksi 
pendapat teman saya dr Bulgaria and Swedish yg pikir kalau meditasi 
itu seperti  roh yg keluar dr badan dan kembali lagi, well mungkin 
sih di beberapa situasi tapi kan intinya bukan itu. Saya bilang sama 
mereka kalua Buddhism, being a Buddhis is not always serius, cause 
we're fun!!! 

Tapi yg jelas saya pikir University itu menawarkan class buat 
mempelajari suatu agama sgt positif, siapapun bisa ikut classnya 
wlalupun dr agama lain.Daripada seperti pengalaman saya waktu kuliah 
di Indo, hampir semua  anak kuliahan (tidak semua) pasti merasa 
pelajaran agama seperti beban, yg diambil sebagai keharusan, karena 
wajib. Boro2 bisa tertarik mempelajari agama lain, belajar agama 
sendiri saja terpaksa.  Karena itu saya lebih mendukung kalau 
pelajaran agama tidak dibuat sebagai "wajib", baik di tingkat 
manapun, SD sampai University karena bisa merupakan beban. Dan di 
indonesia beragama merupakan kewajiban terus terang saya pikir itu 
munafik. Kalau seseorang merasa tidak perlu beragama yah biarkan 
saja karena menurut saya agama itu seperi guidance, semua agama pada 
intinya mengajarkan kebaikan.  Kalau seseorang bisa melangkah 
sendiri kan itu haknya, atau kalau seseorang memilih mau merusak 
diri sendiri kan dengan memaksa dia beragama tidak akan ada gunanya.

Weekend ini saya rencana pergi ke Lund and Malmo mungkin sambung ke 
copenhagen. dan kalau mungkin saya ingin sempetin pergi kevihara di 
tempat yg saya lewatin karena saya KANGENN SEKALI, walaupun antinya 
vihara yg saya temuin kecil and seadanya saya pasti bersyukur 
sekali. Teman2 musti bersyukur bisa ke Vihara yg mungkin lebih besar 
dan lengkap infrastrukturnya setiap minggu. KareNA KITA BIASANYA 
KANGEN KALAU SUDAH JAUH.......

WELL NANTI SAYA AKAN CERITA2 sedikit tentang Buddhism disini kalau 
ada kesempatan. 

(Ada messages2 di milis yg saya rasa seperti perseteruan, moga2 saya 
salah tangkap. Tapi alangkah baiknya kalau semuanya disikapi dgn 
kepala dingin dan tenggang rasa daripada menyindir atau menantang 
satu sama lain. Well, maaf kalau saya salah tangkap, karena saya 
baru mulai kenal temen2.)

::Kalau ada yg mau tanya2 soal kuliah atau jalan2 di swedia juga 
boleh::

::kalau ada yg aktif buat lagu2 Buddhis boleh coba2 diaransemen R n 
B donk, mungkin bisa bikin lagu Buddhist tambah diingat and populer::

Regards,
Sylvia





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke