KEDUDUKAN TRIPITAKA MANDARIN DALAM DUNIA AGAMA BUDDHA (2) Y.A. Mahabiksu Yin Shun
Jika kita menelusuri berbagai aliran yang berbeda-beda dalam agama Buddha di dunia pada hari ini dari asalnya di India, kita bisa melihat bahwa profil sektarian agama Buddha terjadi sebagai berikut: (1) Naskah suci yang memuat Buddha-dharma berkembang sepanjang waktu. Sutra dan Vinaya Pitaka merupakan yang paling awal disusun dan disebarkan. Kira-kira di abad pertama, peneliti Agama Sutra dan mereka yang berdedikasi pada praktik Sravaka telah berhasil menyusun Abhidharma, memberikan tekanan pada aspek eksistensial Sebab-Musabab Yang Saling Bergantungan. Sebaliknya, kitab suci Mahayana diselesaikan oleh mereka yang memberikan tekanan pada sifat-sifat Buddha dan praktik Bodhisattwa, memberikan tekanan pada aspek kekosongan sebagai pusat pencapaian pengertian sejati terhadap Sebab Musabab yang Saling Bergantungan. Pada abad ketiga Masehi, Nagarjuna menyelesaikan karya Sastranya yang termasyhur yaitu doktrin Madhyamika yang menafsirkan Agama dan Abhidharma berdasarkan sutra-sutra Mahayana dari aliran Sunyata. Kira-kira pada waktu yang sama, kitab suci Mahayana yang condong kepada idealisme �realita-abadi�, seperti Srimaladevi-Simhanada Sutra dan Mahaparinirvana Sutra, sudah mulai dapat ditemukan, diikuti oleh sutra-sutra seperti Lankavatara Sutra. Bersamaan dengan perkembangan ini, pengikut Aster dan Yogacarya dari aliran Sarvastivada menerima aspek �batin saja� dari aliran Mahayana. Mereka menyusun sejumlah Sastra dari Yogacara Vijnanavada dan pada akhirnya berkembang sebagai aliran Mahayana yang besar dengan sendirinya. Lalu, kira-kira di abad kelima Masehi terjadi perkembangan yang lebih lanjut pada Yoga esoteris dari aliran idealisme realita abadi. Jika orang mencoba mengikuti alur perkembangan agama Buddha seperti yang dijelaskan di atas, orang tidak akan memiliki kesulitan untuk menelusuri evolusi dari luasnya perbedaan dalam naskah suci dan doktrin yang dipegang secara rahasia oleh banyak aliran. (2) Dalam hal doktrin, agama Buddha cuma agama Buddha di awalnya dan tidak ada perbedaan sektarian. Agama Buddha tidak terbagi menjadi Sravakayana dan Bodhisattvayana hingga awal zaman Kristen. Lalu dalam kitab-kitab suci Bodhisattvayana kita mulai melihat adanya pemisahan antara Hinayana dan Mahayana. Disebutkan pada abad kedua dan ketiga, kitab suci idealisme realita-abadi mulai muncul dalam Bodhisattvayana. Dalam Sutra-sutra inilah pertama kali ditemukan istilah, �noumena, Sunya, dan Madhya�; dan �Hina-, Maha- dan Eka-yana.� Kitab-kitab suci yang muncul belakangan ini memberikan tekanan khusus kepada pencapaian Kebuddhaan, dan karenanya juga disebut Buddhayana. Pada awal abad kelima, �yana� yang lain, Dharaniyana, tumbuh dari aliran agama Buddha noumena. Aliran ini mengelompokkan semua Buddha-dharma ke dalam Tripitaka, Paramita Pitaka (termasuk segala yang ada dalam aliran esoteris), dan Dharani Pitaka. Ia juga mengelompokkan Dharma sesuai dengan praktik sebagai: Catvari-satyani, Paramita, dan �berakar-pada-keserakahan�. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
