Soal statistic memang sangat sulit untuk mempercayaiinnya, karena BPS milik pemerintah maka tak terlepas dari kepentingan pemerintah juga, namun dalam menganalisa kita mesti mengambil salah satu data sebagai acuan. Hal yang terbaik adalah kalau kita sesama Buddhis ini bisa mengadakan “sensus” sendiri sehingga data adalah valid, masalahnya kita belum punya kemampuan kesana.

Terlepas dari itu semua saya menyatakan SALUT pada Sdr Eddy Setiawan yang dengan inisiatifnya bisa memposting data tersebut. Data itu sangat bermanfaat untuk saya pribadi karena dengan data tersebut membuat mata kita terbelalak betapa ada daerah2 yang sangat pincang akan jumlah maupun ratio umat Buddha.

Saya berharap akan ada posting data yang lain yang mungkin bukan berdasarkan seluruh daerah Indonesia saja tapi bisa lebih spesifik satu daerah misal Aceh, atau DKI, atau NTB, atau yang lainnya, atau bisa juga data Dunia, berdasarkan Negara.

Salam,

 

Bachtiar Ismail

 

-----Original Message-----
From: Cao Fu Rong [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent
: Tuesday, May 31, 2005 10:05 AM
To:
[email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Statistik Buddhis Indonesia

 

Namo Buddhaya,

 

Menurut pengamatan saya, angka statistik yg diberikan oleh pemerintah sehub. dgn populasi umat Buddha di Indonesia, tidak mencerminkan angka yg sebenarnya. Demikian juga dgn angka2 statsistik utk hal2 yang lain, yg menyangkut sesuatu yg berbau politik juga ikut dibiaskan dan dimiringkan.

Coba kita bandingkan dgn hasil statistik luar negeri, pasti hasilnya berbeda.

 

Semoga kita semua bisa ikut serta dalam usaha menaikan angka populasi

umat Buddha. :-)

 

Swathi hotu,

 

CFR



Gunawan Garuda Nusa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Nah, ibarat lahan/tanamannya sedikit pabriknya banyak???
Demikianlah yang ku ketahui...
Santai.... santai... santai...

--- Eddy Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Presdium Pusat
> Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia
> The Union of Indonesian Buddhist Students
> Central Board
>
> Bidang I Penelitian dan Pengembangan
>
>
> TERBITAN BERKALA III
> Umat Buddha Indonesia dan Tempat Ibadahnya
>
>
> Pendahuluan
>       Komunitas Buddhis adalah salah satu komunitas
> religius yang berkembang di Indonesia, sebuah
> komunitas yang begitu berjaya di era Sriwijaya dan
> kemudian tenggelam secara meyakinkan. Lalu
> bagaimanakah kondisi komunitas yang kita saat ini?
> Deret-deret angka yang kami olah dari data Badan Pusat
> Statistik dibawah ini semoga dapat memberikan gambaran
> kasar tentang beberapa aspek komunitas Buddhis kita
> seperti tingkat penyebaran, ratio tempat ibadah dan
> umat, persentase umat Buddha per propinsi dan
> lain-lain.
>
>       Semoga data-data yang kami sajikan ini (attachment)
> dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan
> dan strategi pengembangan agama Buddha ke depan oleh
> pihak-pihak terkait seperti pimpinan Sangha, Majelis,
> Organisasi Pemuda, Mahasiswa dan lain sebagainya. Data
> yang menunjukkan bahwa 5 besar propinsi dengan
> persentase umat Buddha terbesar yakni Bangka Belitung
> (7,23%), Kalimantan Barat (6,41%), Riau (4,18%),
> Jakarta (3,75%) dan Sumatera Utara (2,82%) perlu
> mendapat perhatian khusus. Sedangkan data lain
> menunjukkan bahwa di banyak daerah perlu dilakukan
> evaluasi terhadap strategi pengembangan dan pembinaan
> umat Buddha di daerah bersangkutan, kita simak NTT
> rationya 1:2 yang artinya jika didistribusi secara
> merata ternyata 1 tempat ibadah hanya diisi oleh 2
> orang! Maluku 1:7, Maluku Utara 1:8, Papua 1:14,
> Sulteng dan Gorontalo masing-masing 1:15, Bengkulu
> 1:16, Yogyakarta 1:21, Sumatera Barat 1:23, Kalteng
> 1:36 dan seterusnya, ternyata di lebih dari 60%
> propinsi yang ada umat Buddha sebenarnya sudah
> kelebihan tempat ibadah atau mengalami penurunan yang
> signifikan sehingga ratio jumlah tempat ibadah dan
> umat menjadi begitu besar. Apalagi bila mengingat tren
> perlombaan membangun vihara-vihara mewah, yang menelan
> dana ratusan hingga milyaran rupiah, padahal Buddhisme
> pada hakekatnya menuntun pada kesederhanaan.   
>
> Adalah tugas kita bersama untuk melestarikan dan
> mengembangkan ajaran Guru Buddha yang  begitu agung di
> bumi Nusantara ini, karenanya mari bersatu demi
> pelestarian dan pengembangan Buddhisme di Indonesia,
> hancurkan semua pandangan sempit, sektarianisme,
> dendam antar aliran, sikap saling curiga dan lain
> sebagainya karena persatuan akan membawa kebahagiaan
> bagi semua. BERSATULAH KOMUNITAS BUDDHIS INDONESIA!!!
> 
>
>
> Appamadena Sampadetha,
>
> Ttd.
>
> Eddy Setiawan
> Ketua Bidang I
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri
> saya.
>
> Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
> tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
> serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
> Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
> latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
> agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
> sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
> Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi
> perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke
> banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur
> kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.
> 
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 
>



           
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new Resources site
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/




Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

·   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
 

·   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
 

·   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



Yahoo! Messenger
- Log on with your mobile phone!

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.





Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links


--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.322 / Virus Database: 267.3.0 - Release Date: 5/30/2005


--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.322 / Virus Database: 267.3.0 - Release Date: 5/30/2005

Kirim email ke