Setahu saya,
Beberapa vihara sudah mempunyai team utk hal2 sosial tersebut. Yang saya tahu hampir semua vihara Tridharma sudah melakukan hal tersebut tapi memang hanya untuk kalangan yang dikenal atau diminta saja. Selain itu beberapa vihara lain seperti Mahayana yang di Mangga Besar (saya lupa namanya), juga sudah melakukan kunjungan rutin seminggu 3 kali ke rumah2 sakit seperti Husada, Mitra Kemayoran dan Sumber Waras.
Dalam hal ini yang diperlukan adalah kerja sama yang lebih baik di antara aliran2 yang ada. Jangan terlalu mementingkan alirannya sendiri.  Siapa yang meminta, harus siap melayani selama orang yang memintanya tidak berkeberatan.
 
Namaste,
 
Iwan
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, May 31, 2005 3:50 PM
Subject: [Dharmajala] Team Kunjungan Kasih (Was Kunjungan ke RS Husada)

Bro Teja yang budiman,

Sekuntum teratai untuk anda, seorang calon Buddha.

Sungguh ide yang mulia.

Sebenarnya saya sangat berharap team seperti itu dapat terbentuk di
milis Dharmajala ini. Hanya saja, untuk itu diperlukan orang yang
komit untuk menjadi motor penggeraknya. Kalau saya sendiri jelas belum
bisa karena selain sudah OVERLOADED, juga sering keluar kota.

Jika Bro Teja bersedia, silahkan gerakan. Di milis Dharmajala juga
sudah ada DKD (Dana Kemanusiaan Dharmajala)dan kordinatornya adalah
Sis Jenty.

Beberapa teman yang peduli tidak selalu dapat online. Mereka paling
hanya bisa menchek email seminggu 2x. Jadi, yg paling tepat untuk
berfungsi sebagai penggerak jelas adalah orang yang bisa online setiap
saat (pagi-sore).

Rencana sih sudah ada untuk mengadakan follow up pertemuan milis
Dharmajala. Jika bisa dalam bulan ini, jika tidak memungkinkan, ya
terpaksa bulan depan.

NB:

Di luar dari komunitas maya milis Dharmajala (yg belum terorganisir
dan tergali potensinya), kami ada KPD (Komunitas Praktik Dharmajala)yg
berkumpul untuk saling belajar, berlatih, dan berbagi praktik Hidup
Berkesadaran dan Socially Engaged Buddhism (SEB) selama 3 jam/minggu.

Kalau di KPD sih sudah ada teamnya. Kegiatan bulan ini boleh dibilang
sudah full. Selain Okky, masih ada satu teman KPD juga yang saat ini
sedang tergolek di rumah sakit. Sekarang sedang diatur untuk bezuk
bersama juga.

Jika terkesan saya melulu yang menjawab,...itu cuma kesan saja
bro...hahaha...mungkin dalam topik2 seperti ini, sementara ini belum
banyak yang tertarik, sedangkan yang concern, mungkin lagi tidak
online. Maklum aja ya.


Anumodana
Let us try to be mindful
Salam Perjuangan

JL











--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasammbuddhassa (3x)
Namo Pen She Se Jia Mu Ni Fuo (3X)
Namo Sakyamunaye

Rekan rekan sedhamma yg berbahagia, berdasarkan email dari "Pelayan
Buddha"
(kalo bisa pake nama Buddhis aja untuk mencerminkan jati diri), bagusnya
kita bentuk suatu persaudaraan Puja khusus datang menjenguk orang
sakit dan
membacakan paritta disana, yg mewakili
Theravada,Mahayana,Tantrayana,Buddhayana .

Mettacittena
Ahmiduofuo
Sarva mangalam

--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> maaf,  kunjungannya tgl berapa ???
> Thanks
>
>
>                                                                   
                                      
>                                                                   
                                      






Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke