|
Hai,
Ada yang kurang,tak bisa merinci karena tidak
pakar,mungkin kurang dari segi kekuatan cerita,seperti kurang nyambung
dan unsur yang membuat ia menjadi samanera kurang greget kali
ya.
Tapi sangat tidak masalah.Langkah awal,dipuji untuk
niat dan keberanian,tidak mudah mewujudkan ditambah lagi keterbatasan
dana.
Buat saya pribadi sangat menerima,apalagi banyak
pemain yang tidak asing,sudah dikenal tetapi kita tetap harus jujur untuk
kekurangannya,demi kemajuan ke depan.
Saya sempat sms-in ipar2 dan mereka bersedia pindah
channel dari acara kesenangan mereka di stasiun tv lain.Ada rasa bangga
lho.
Oh,ya ada alasan mengapa nama2 yang dipakai adalah
nama chinese?mengapa bukan nama Buddhis?
Khan bisa buat ide yang lagi cari nama
Buddhis.
Salut buat semua.Maju terus.
----- Original Message -----
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links
|
Title: Message
- [Dharmajala] Fw: telesinema widiawati padmatjandra
- Re: [Dharmajala] Fw: telesinema Dharmayoga Anwar
- Re: [Dharmajala] Fw: telesinema hardy chung
