|
Sounds familiar to me.
Aku punya klipingnya 3 serial di koran ttg feng-shui.
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June 09, 2005 15:04
Subject: RE: [Dharmajala] Fwd: Re:
Pengusaha Buddhis
Jubah & Gaya emang lbh OK.
apalagi kalo si pemakai jubah membawakan acara
feng shui rumah2 mewah di Metro TV.
kalo rumah mewah pasti kan bayarannya
mahal.
Yah... setidak-tidaknya, jubah & gaya khan lebih OK dr pada
boneka pengusir burung di sawah, atau penjual
daging/bakmi/bakso.
Sekarang banyak tuh di mal2, suhu yg berkeliaran & berhenti bentar2
sm kt yg lg makan, bilang "Omithofo" sambil menjulurkan tangan.
Yah, lebih keren dr pd boneka pengusir burung di sawah lah.
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June 09, 2005
14:25
Subject: [Dharmajala] Fwd: Re:
Pengusaha Buddhis
Tergantung. Kalau yang cerai dan patah hati akhirnya
jadi ok melalui Bhiksu dan Bhiksuni ya tidak ada masalah.
Yang
jadi masalah Jadi Bhiksu dan Bhiksuni tapi tidak pernah belajar. tidak
meningkat pengertian dharmanya.
ini yang repot. Perlu dijitak. Kalo
pindapata kita boikot.
Tapi kalo udah jadi Bhiksu dan Bhiksuni, malah
lebih mengerti hidup ini. dan Pengertian Dharmanya semakin
meningkat.
Kita harus banyak belajar dari mereka.
Thank
you Tsukudu
--- In [email protected],
"EasyCoolSmart" <[EMAIL PROTECTED]...> wrote: >
Thanks khususnya utk yg cerai & patah hati. > Akhirnya mengambil
jalan OK utk menjadi bhiksu & bhiksuni. > Inilah lokomotif Dharma,
betulll? :) > > ----- Original Message -----
> From: Tsukudu > To: [email protected]
> Sent: Thursday, June 09, 2005 12:38 >
Subject: [Dharmajala] Fwd: Re: Pengusaha Buddhis > > >
> Orang-orangan yang disawah juga memutar roda dharma.
karena > tanpa mereka. Kita sangat sulit mendapat
makanan. Jagung, > Padi bisa disikat sama Burung Burung.
> > Katanya Dharma yang membumi. he he he. >
> > > > > > --- In [email protected],
"EasyCoolSmart" > <[EMAIL PROTECTED]...>
wrote: > > Tapi maksudnya karena jual
daging/bakmi/bakso sebagai bagian > memutar roda Dharma
atau gimana? > > "kemungkinan pemutaran roda Dharma
sudah lama macet." Berati hanya > kemungkinan yah?
Belum pasti yah? > > Tapi ngga apa", syukurlah, karena
toh tidak macet. Cuma jalanan > Jabodetabek saja yg
macet. > > > > Oh yah, Li Zhia
Cheng itu orang Suku Tio-Ciu lhooo. > > Beberapa tahun
lalu, sodara saya ikut meeting Suku Tio-Ciu se- dunia
> [mewakili daerah di Indonesia] di Hong Kong & semua
disponsori oleh > Li Zhia Cheng. >
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
--------------------~--> Would you Help a Child in need? It is
easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~->
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam
diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam
kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih
kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh
**
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga
terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk:
berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi
perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan;
dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru,
serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links
<*> To
visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*>
To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED]
<*>
Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
**
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian
yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta
membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami
mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara
mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari
belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara
dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap
pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke
banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami
**
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi
SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali
tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami
benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang
kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat
dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami
belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih,
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
|